Tampilkan postingan dengan label perusahaan kontraktor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label perusahaan kontraktor. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 Juli 2008

tips renovasi rumah

1. Sebanyak mungkin cari informasi untuk memperoleh gagasan tampilan rumah yang diinginkan. Bisa dari buku, majalah, internet, atau sumber-sumber lainnya. Tidak ada salahnya juga jika Ada mengunjungi pameran interior dan furnitur untuk mengetahui produk-produk yang tersedia di pasar dan harganya.

2. Tentukanlah anggaran untuk merenovasi rumah tersebut sesuai dengan kemampuan keuangan yang Anda miliki. Anda bisa menggunakan simpanan dana di tabungan atau deposito, bisa juga Anda meminjam uang kepada pihak lain, baik individu maupun lembaga keuangan. Jika yang terakhir ini menjadi pilihan Anda, maka pertimbangkan pula kemampuan Anda untuk mengembalikan dana pinjaman tersebut.

3. Berkonsultasilah dengan kontraktor rumah ( perusahaan kontraktor )atau desainer interior yang profesional. Tidak ada salahnya jika Anda meminta contoh portofolio mereka agar Anda memiliki gambaran yang jelas tentang kemampuan si kontraktor atau desainer interior tersebut. Anda juga perlu membandingkan antara satu kontraktor dengan yang lain. Ini penting agar Anda bisa mendapatkan penawaran yang paling bagus sesuai dengan selera dan anggaran yang telah ditentukan.

4. Jika telah memilih jasa kontraktor untuk melakukan pekerjaan renovasi rumah, buatlah kontrak perjanjian secara tertulis. Pekerjaan yang paling kecil sekalipun sebaiknya didokumentasikan secara tertulis dalam kontrak tersebut. Ini penting agar tidak timbul kesalahpahaman dengan kontraktor setelah renovasi selesai.

5. Anda juga perlu melakukan manajemen konstruksi di mana akan tinggal selama proses renovasi berlangsung. Ini penting agar kenyamanan Anda tidak terganggu selama proses renovasi berlangsung. Anda juga perlu minta jadwal pelaksanaan renovasi dari kontraktor sehingga Anda bisa merencanakan aktivitas dengan sebaik-baiknya.

6. Ketika proses renovasi rumah / konstruksi rumah dimulai, sebisa mungkin hindari perubahan rencana yang telah ditetapkan. Sebab, perubahan bisa berakibat waktu renovasi molor dan pembengkakan anggaran. Jadi, disiplinlah dengan rencana dan bujet yang telah Anda tetapkan sebelumnya.

7.untuk yang tidak memiliki banyak waktu luang/kosong mungkin akan cenderung memilih alternatif pertama yakni memborongkan seluruh pekerjaan renovasi ke tukang bangunan.poin plus nya adalah anda tidak perlu repot-repot mengawasi pekerjaan para tukang, membeli bahan-bahan bangunan sampai mengurus surat-surat perizinan (imb dll). poin minusnya tentu saja akan memakan biaya besar dan anda tidak leluasa mengawasi pekerjaan.

http://osinaga.wordpress.com

Selasa, 22 Juli 2008

tips renovasi rumah


1. Sebanyak mungkin cari informasi untuk memperoleh gagasan tampilan rumah yang diinginkan. Bisa dari buku, majalah, internet, atau sumber-sumber lainnya. Tidak ada salahnya juga jika Ada mengunjungi pameran interior dan furnitur untuk mengetahui produk-produk yang tersedia di pasar dan harganya.

2. Tentukanlah anggaran untuk merenovasi rumah tersebut sesuai dengan kemampuan keuangan yang Anda miliki. Anda bisa menggunakan simpanan dana di tabungan atau deposito, bisa juga Anda meminjam uang kepada pihak lain, baik individu maupun lembaga keuangan. Jika yang terakhir ini menjadi pilihan Anda, maka pertimbangkan pula kemampuan Anda untuk mengembalikan dana pinjaman tersebut.

3. Berkonsultasilah dengan kontraktor rumah ( perusahaan kontraktor )atau desainer interior yang profesional. Tidak ada salahnya jika Anda meminta contoh portofolio mereka agar Anda memiliki gambaran yang jelas tentang kemampuan si kontraktor atau desainer interior tersebut. Anda juga perlu membandingkan antara satu kontraktor dengan yang lain. Ini penting agar Anda bisa mendapatkan penawaran yang paling bagus sesuai dengan selera dan anggaran yang telah ditentukan.

4. Jika telah memilih jasa kontraktor untuk melakukan pekerjaan renovasi rumah, buatlah kontrak perjanjian secara tertulis. Pekerjaan yang paling kecil sekalipun sebaiknya didokumentasikan secara tertulis dalam kontrak tersebut. Ini penting agar tidak timbul kesalahpahaman dengan kontraktor setelah renovasi selesai.

5. Anda juga perlu melakukan manajemen konstruksi di mana akan tinggal selama proses renovasi berlangsung. Ini penting agar kenyamanan Anda tidak terganggu selama proses renovasi berlangsung. Anda juga perlu minta jadwal pelaksanaan renovasi dari kontraktor sehingga Anda bisa merencanakan aktivitas dengan sebaik-baiknya.

6. Ketika proses renovasi rumah / konstruksi rumah dimulai, sebisa mungkin hindari perubahan rencana yang telah ditetapkan. Sebab, perubahan bisa berakibat waktu renovasi molor dan pembengkakan anggaran. Jadi, disiplinlah dengan rencana dan bujet yang telah Anda tetapkan sebelumnya.

7.untuk yang tidak memiliki banyak waktu luang/kosong mungkin akan cenderung memilih alternatif pertama yakni memborongkan seluruh pekerjaan renovasi ke tukang bangunan.poin plus nya adalah anda tidak perlu repot-repot mengawasi pekerjaan para tukang, membeli bahan-bahan bangunan sampai mengurus surat-surat perizinan (imb dll). poin minusnya tentu saja akan memakan biaya besar dan anda tidak leluasa mengawasi pekerjaan.

http://osinaga.wordpress.com/

Sabtu, 19 Juli 2008

Tips Memilih Jasa Kontraktor


UNTUK memilih kontraktor, Anda tentu tak bisa langsung asal pilih. Ada baiknya, Anda memilih kontraktor yang benar-benar profesional. Jangan tergiur dengan harga murah. Sebab, bisa jadi, kontraktor itu menurunkan kualitas bangunan agar bisa menekan harga. Anda tak mau kan, bila rumah impian tiba-tiba retak dan malah bisa roboh.

Departemen Pekerjaan Umum mencatat, masyarakat masih terbiasa memilih jasa kontraktor hanya berdasarkan biaya. Akibatnya, banyak orang kecewa karena bangunan rumah tak bertahan lama.

Kepala Badan Pembinaan Konstruksi Bangunan dan Sumber Daya Manusia Departemen Pekerjaan Umum Iwan Nursyiwan bilang, masyarakat sebaiknya memilih jasa kontraktor yang memiliki sertifikat.

Sebab, sesuai Undang-undang Nomor 18 Tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi, badan usaha ini harus mendapatkan sertifikat dari Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi. Melalui sertifikat ini, Anda bisa melihat kualitas tenaga ahli yang bekerja di perusahaan kontraktor, peralatan, modal hingga pengalaman sang kontraktor.

Sampai saat ini, Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi mencatat, ada 98.000 usaha jasa kontraktor, 6.000 Usaha Jasa Konsultan, 22.000 tenaga ahli, dan puluhan ribu tenaga terampil di bidang konstruksi yang telah memiliki sertifikat.

Setali tiga uang, dalam catatan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) banyak orang merasa tertipu dan mengadu ke YLKI soal kualitas bangunan buatan kontraktor. “Karena tergolong usaha yang mudah berdiri, banyak orang membuat perusahaan kontraktor,” ujar Sudaryatmo, anggota Pengurus Harian YLKI. Makanya, konsumen harus berani menanyakan sertifikat ke kontraktor. “Itu adalah hak konsumen. Kalau profesional, mereka harus menunjukan,” tegas Sudaryatmo.

Menurut Sudaryatmo, konsumen dapat mengajukan tuntutan kompensasi bila pembangunan rumah tidak sesuai dengan kontrak yang disepakati dengan kontraktor.

Agar tak terjerembab, selain sertifikat, pastikan Anda bertanya tentang ketepatan jadwal pembangunan, waktu yang dibutuhkan per hari, pengamanan, bahan bangunan, sampai jumlah orang yang bakal bekerja dalam pembangunan rumah. Anda juga wajib bertanya soal biaya ekstra yang harus Anda keluarkan. Ada baiknya, Anda juga meneliti pengalaman kontraktor tentang proyek yang telah mereka kerjakan.

Menurut Sudaryatmo, kompetensi perusahaan dan tenaga ahli perusahaan itu juga tampak pada berbagai karya yang mereka hasilkan. “Lebih baik lagi kalau Anda bisa mencari second opinion,” katanya.

Edy Can

dari : kontan-harian.com


 
Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action