Tampilkan postingan dengan label rumah sederhana. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label rumah sederhana. Tampilkan semua postingan

Senin, 22 September 2008

Memilih Rumah Sesuai Gaya Hidup

Karya arsitektur bangunan, apa pun konsepnya, merupakan pilihan-pilihan terhadap bentuk arsitektur sebagai akibat budaya. Minimalis adalah pola berpikir, bekerja, dan suatu cara hidup. Sebuah cara pandang baru dalam melihat desain sebagai refleksi cara hidup masyarakat urban yang serba praktis, ringan, efisien, dan penuh kesederhanaan.

Rumah minimalis hadir dengan karakter lebih jelas (bentuk dan ruang geometris, sederhana), lebih baik (kokoh), dan lebih kuat dengan ruang-ruang yang kosong (sedikit ornamen dan perabotan). Prinsipnya, semakin sederhana, maka kualitas desain, ruang yang ada, dan penyelesaian bidang struktur harus semakin lebih baik.

Pemakaian warna-warna cerah (merah, oranye, kuning) pada beberapa bidang ekspos turut memperkuat aksen rumah minimalis dan menjadi titik pusat perhatian lingkungan.

Rumah minimalis menekankan bentuk desain lugas, polos, sederhana, tidak rumit, kompak, dan efisiensi ruang. Kesan minimalis juga tampil pada sikap arsitek, atas persetujuan klien sebagai calon penghuni rumah, untuk ?sukarela? mengurangi (mereduksi) berbagai kebutuhan yang tidak penting. Hanya bagian esensial fungsi rumah saja yang tetap dipertahankan sehingga jika rumah tersebut berkesan minimalis merupakan hasil dari sebuah proses. Keindahan rumah minimalis secara optimal terjadi dari kemurnian fungsi itu sendiri.

Perabotan rumah mengikuti bentuk dasar geometris bangunan, efisien dan fungsional saja. Penataan cahaya lampu yang cermat dan berseni (lampu sorot, lampu tanam, lampu gantung, lampu taman) membuat rumah minimalis tampak lebih artistik pada malam hari.

Konsep minimalis Barat cenderung kepada rasional fungsional yang lebih menekankan pada fungsi ruang dan ekspresi kejujuran material. Adapun konsep minimalis Timur sangat dipengaruhi filosofi Zen-Budhisme yang menekankan kesederhanaan, keselarasan, efisien, dan efektif, dan menyimbolkan kekosongan dan keheningan (nilai spiritual) agar setiap ruang yang tercipta jernih, polos, dan bening, sehingga ruang dapat dihayati kebesaran Sang Pencipta. Menjadi minimalis yang alami.

Tahun minimalis

Penataan rumah minimalis mensyaratkan keseluruhan tampilan yang harmonis, perpaduan antara material keras (beton, batu, koral, kerikil, pasir), struktur fisik bangunan dan tanaman, warna-warni eksotik, serta elemen pendukung (lampu, kolam, bangku, patung, perabot). Minimalis mensyaratkan keselarasan bahan, bentuk, warna, dan tekstur dengan kesan ingin yang disampaikan, hangat, intim, romantis, alami, atau futuristik. Permainan warna dengan tema monokromatik, seperti gradasi satu-dua warna primer, menciptakan kesatuan ruang antara rumah dan taman.

Tahun ini memang merupakan tahun rumah dan taman minimalis yang kompak, trendi, dan praktis menjadi pilihan favorit para konsumen rumah, yang dengan jitu dibaca oleh para pengembang properti. Dan masih laris manis.

Rumah minimalis akan terus berkembang seiring kreativitas arsitek, inovasi desain, dan ditunjang kecanggihan teknologi, yang hadir dengan terobosan segar, detail semakin sempurna, dan harga yang semakin terjangkau karena konsep minimalis sebenarnya bertujuan desain fungsional, esensial, dan terjangkau.

Bangunan dirancang dan dibangun hemat energi (minimalisasi listrik untuk penerangan dan pengondisi udara di siang hari) sesuai iklim tropis. Kreativitas dan pengoptimalan bahan dan teknologi lokal yang sudah teruji akan menghemat biaya pelaksanaan dan perawatan. Rancang bangun membudayakan pemakaian hemat air dan memaksimalkan lahan hijau sebagai sumur resapan air (kebutuhan dan suplai air bersih terjaga seimbang). Rancang bangun mengolah limbah air kotor, septic tank, dan sampah secara kolektif, terpadu, dan tuntas.

Rumah memiliki sistem terbuka yang hadir dengan teras-teras lebar yang meneduhkan (hemat pemakaian kipas angin dan AC), distribusi void-void (taman dalam, kelancaran sirkulasi udara dan cahaya), pintu-jendela tinggi lebar dari plafon hingga lantai dilengkapi jalusi (krepyak) (pasokan udara dan cahaya) dan ketinggian lantai yang rata (perluasan ruang), dinding transparan (kaca, glassblock, fiberglass, kerawang) lengkap dengan lubang angin, atap hijau (rumput, taman) disertai skylight (yang bisa dibuka tutup).

NIRWONO JOGA, Penggiat Arsitektur

Temukan informasi lain mengenai Apartment Suites, Penthouse Suites, Jual Apartemen, Penthouse For Sale, Kemang Village hanya di Apartment & Penthouse Suites : Jual Apartemen / Penthouse For Sale - Kemang Village 88DB.com

Membangun Rumah Dengan Desain Arsitek vs Desain Rumahan

Berikut ini sedikit gambaran tentang beberapa poin keuntungan kerugian dari kedua hal tersebut:

  1. Segi ekonomis: Mendesain rumah sendiri tentu memiliki keuntungan ekonomis yang lebih besar dibandingkan anda menggunakan jasa arsitek. Anda tidak perlu merogoh kantong jika anda mendesain rumah sendiri bukan? Besar kecilnya nilai ekonomis tersebut bergantung dari keinginan yang ingin anda capai.
  2. Segi praktis & efisien: Mendesain dengan jasa arsitek tentu memiliki segi praktis dan lebih efisien yang lebih ketimbang anda mendesain sendiri. Jika anda tidak ingin repot, anda dapat menggunakan jasa arsitek. Mengingat dalam hal membangun rumah seperti ini adalah memang pekerjaan yang dilakukan oleh arsitek, maka anda dapat sekali mempercayakan kepadanya. Anda tentu tinggal memberikan gambaran dan ekspektasi yang anda inginkan sesuai dengan lahan yang tersedia. Selebihnya biarkan arsitek yang mendesainkannya untuk anda.
  3. Segi kreatifitas: Jika anda memiliki kreatifitas yang cukup, ide-ide anda dapat anda tuangkan dalam desain yang anda rencanakan. Bagi yang anda yang membuat desain sendiri, kreatifitas tersebut dapat sepenuhnya anda tuangkan dalam desain yang anda kerjakan sendiri atau di kolaborasikan dengan ide-ide dari keluarga yang membantu pembangunan rumah tersebut. Jika anda menggunakan jasa arsitek, semua ide-ide anda juga dapat anda tuangkan bersama dipadukan dengan ide-ide dari sang arsitek.

Pertanyaannya kemudian adalah hal apa saja yang perlu di desain? Apakah sulit jika anda mendesain sendiri? Kemudian apa saja yang bisa anda dapatkan jika menggunakan jasa desain arsitek?

Hal apa saja sih yang perlu di desain?
Yang paling penting anda desain tentu gambar lay out desain rumah (bangunan utama) dari lahan yang ada. Gambar didesain dan disesuaikan dengan lahan yang ada. Anda juga perlu membuat skala yang sesuai agar cocok ketika akan dibangun.

Jika anda ingin mendesain hal lain juga boleh untuk bangunan sekunder juga boleh. Atau untuk desain lain seperti desain taman, penempatan tata letak jalan, septic tank, perembesan air, desain kelistrikan, pembuangan air kotor dan air hujan, saluran pembuangan dan lain sebagainya.

Apakah sulit jika anda mendesain sendiri?
Setiap orang tentu akan menjawab hal ini berbeda-beda. Tidak setiap orang memiliki jawaban yang sama. Sulit atau tidak, itu relatif.

Anda dapat menggunakan alat bantu dalam membuat desain sendiri. Alat bantu tersebut semisal Visio Technical atau semacamnya. Menggunakan alat bantu tersebut sangat mudah karena tinggal drag and drop saja dalam lay out yang anda kerjakan. Jika anda menguasai AutoCad, tentu anda akan lebih mudah mendesainnya, karena alat bantu ini dapat mendesain sampai bentuk 3 dimensi.

Jika anda mendesain sendiri, coba anda perhatikan juga pengkondisian sirkulasi udara dan arah sinar masuk cahaya. Hal ini penting agar anda memiliki rumah sehat dan dan udara yang segar dan bersih.

Kemudian apa saja yang bisa anda dapatkan jika menggunakan jasa desain arsitek?
Jika anda menggunakan jasa arsitek, yang paling utama anda tentu menginginkan desain bangunan utama. Tentu ini yang paling penting. Di samping itu anda juga dapat memintanya mendesain hal lain seperti berikut:

  • Desain atap rumah (Genteng)
  • Desain posisi rumah keseluruhan termasuk taman dan jalan
  • Desain rumah tampak depan, samping, atas dan belakang
  • Desain kelistrikan termasuk penataan lampu dan saklar
  • Desain saluran air kotor dan air bersih.

http://blog.iqbalir.com

Temukan kondominium, condominium, condominium for sale, condominium kemang village, cosmopolitan kemang village, kondominium kemang village, kemang village, apartemen, apartment, sewa apartemen, rent apartment, apartemen jakarta, sewa apartemen jakarta, rent apartment jakarta, apartemen kemang village, rumah dijual, jual rumah, gambar rumah, contoh rumah, rumah tinggal, rumah ray white, ray white property, penthouse, residence, exotic spa, kondominium, hotel bintang lima, the st moritz, san diego hills memorial park, san diego hills, hills memorial park, tempat pemakaman, tempat rekreasi, pemakaman keluarga, rekreasi keluarga, jual apartemen, jual kondominium, condominium for sale, apartment for sale, apartment kemang village hanya di 88db.com

Senin, 07 Juli 2008

Membangun Rumah: Desain Arsitek vs Desain Rumahan

Berikut ini sedikit gambaran tentang beberapa poin keuntungan kerugian dari kedua hal tersebut:

  1. Segi ekonomis: Mendesain rumah sendiri tentu memiliki keuntungan ekonomis yang lebih besar dibandingkan anda menggunakan jasa arsitek. Anda tidak perlu merogoh kantong jika anda mendesain rumah sendiri bukan? Besar kecilnya nilai ekonomis tersebut bergantung dari keinginan yang ingin anda capai.
  2. Segi praktis & efisien: Mendesain dengan jasa arsitek tentu memiliki segi praktis dan lebih efisien yang lebih ketimbang anda mendesain sendiri. Jika anda tidak ingin repot, anda dapat menggunakan jasa arsitek. Mengingat dalam hal membangun rumah seperti ini adalah memang pekerjaan yang dilakukan oleh arsitek, maka anda dapat sekali mempercayakan kepadanya. Anda tentu tinggal memberikan gambaran dan ekspektasi yang anda inginkan sesuai dengan lahan yang tersedia. Selebihnya biarkan arsitek yang mendesainkannya untuk anda.
  3. Segi kreatifitas: Jika anda memiliki kreatifitas yang cukup, ide-ide anda dapat anda tuangkan dalam desain yang anda rencanakan. Bagi yang anda yang membuat desain sendiri, kreatifitas tersebut dapat sepenuhnya anda tuangkan dalam desain yang anda kerjakan sendiri atau di kolaborasikan dengan ide-ide dari keluarga yang membantu pembangunan rumah tersebut. Jika anda menggunakan jasa arsitek, semua ide-ide anda juga dapat anda tuangkan bersama dipadukan dengan ide-ide dari sang arsitek.

Pertanyaannya kemudian adalah hal apa saja yang perlu di desain? Apakah sulit jika anda mendesain sendiri? Kemudian apa saja yang bisa anda dapatkan jika menggunakan jasa desain arsitek?

Hal apa saja sih yang perlu di desain?
Yang paling penting anda desain tentu gambar lay out desain rumah (bangunan utama) dari lahan yang ada. Gambar didesain dan disesuaikan dengan lahan yang ada. Anda juga perlu membuat skala yang sesuai agar cocok ketika akan dibangun.

Jika anda ingin mendesain hal lain juga boleh untuk bangunan sekunder juga boleh. Atau untuk desain lain seperti desain taman, penempatan tata letak jalan, septic tank, perembesan air, desain kelistrikan, pembuangan air kotor dan air hujan, saluran pembuangan dan lain sebagainya.

Apakah sulit jika anda mendesain sendiri?
Setiap orang tentu akan menjawab hal ini berbeda-beda. Tidak setiap orang memiliki jawaban yang sama. Sulit atau tidak, itu relatif.

Anda dapat menggunakan alat bantu dalam membuat desain sendiri. Alat bantu tersebut semisal Visio Technical atau semacamnya. Menggunakan alat bantu tersebut sangat mudah karena tinggal drag and drop saja dalam lay out yang anda kerjakan. Jika anda menguasai AutoCad, tentu anda akan lebih mudah mendesainnya, karena alat bantu ini dapat mendesain sampai bentuk 3 dimensi.

Jika anda mendesain sendiri, coba anda perhatikan juga pengkondisian sirkulasi udara dan arah sinar masuk cahaya. Hal ini penting agar anda memiliki rumah sehat dan dan udara yang segar dan bersih.

Kemudian apa saja yang bisa anda dapatkan jika menggunakan jasa desain arsitek?
Jika anda menggunakan jasa arsitek, yang paling utama anda tentu menginginkan desain bangunan utama. Tentu ini yang paling penting. Di samping itu anda juga dapat memintanya mendesain hal lain seperti berikut:

  • Desain atap rumah (Genteng)
  • Desain posisi rumah keseluruhan termasuk taman dan jalan
  • Desain rumah tampak depan, samping, atas dan belakang
  • Desain kelistrikan termasuk penataan lampu dan saklar
  • Desain saluran air kotor dan air bersih.

 
Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action