Tampilkan postingan dengan label interior desain. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label interior desain. Tampilkan semua postingan

Senin, 22 September 2008

Desain Interior Rumah Art Deco dan Modern Minimalis

Hal yang sangat penting dalam membangun rumah adalah konstruksi bangunan. Setelah bangunannya kuat barulah diperhatikan desain interior rumah agar kelihatan lebih artisitik. Agar terlihat serasi dan enak dipandang, menata interior rumah sebaiknya diselaraskan dengan fasad bangunannya. Jika tampak mukanya memakai art deco, penataan interiornya juga tidak lari dari gaya itu. Demikian pula untuk model rumah minimalis, desain interior rumah dibuat dengan gaya yang senada. Meskipun dalam penerapannya, tidak bulat-bulat memakai kedua gaya itu. Cat interior menjadi salah sau hal penting.

Untuk interior ruang tamu, penerapan gaya art deco yang banyak memakai ornamen bulat, kotak-kotak, atau bentuk geometris lainnya, cukup dijadikan aksen saja. Misalnya, hanya dipakai untuk lemari TV atau lemari display lainnya.

Sedangkan perabot lainnya, seperti meja dan kursi, dipilih model yang simpel dan finishingnya memakai warna cocoa brown (cokelat gelap). Bila perlu, diberi aksen warna hitam agar terlihat lebih mewah.

Sementara, jika memakai konsep minimalis, karena semuanya dibuat serba minimal, supaya ruang tidak terkesan kosong perlu diberikan sedikit aksen. Misalnya, ada satu meja atau kursi yang menggunakan desain tradisional.

Material aksen lainnya bisa juga dipakai, seperti benda-benda hasil kerajinan seperti patung, sculpture, dan aksesoris lain yang diperoleh ketika berkunjung ke daerah atau hasil melancong ke luar negeri.

Ruang keluarga, untuk rumah model art deco atau minimalis, akan lebih cocok memakai permainan warna cokelat dan serat-serat kayu.

Selain itu, orang juga banyak yang menyukai kayu nyantoh, karena seratnya lurus-lurus, atau kayu mahoni yang warnanya agak kemerah-merahan. Sementara model-model furniturenya juga dipilih yang simpel, tidak memakai ukir-ukiran maupun profil.

Sementara di bagian kamar tidur, dinding kamar tidur juga disarankan memakai warna-warna cerah minimalis. Kalaupun diberi aksen, biasanya untuk dinding di belakang headboard ranjang. Sementara bila memakai wallpaper, dipilih corak daun-daunan, anyam-anyaman bambu, dan sebagainya.

Model tempat tidurnya juga dibuat sederhana, mirip furniture Jepang. Dibuat pendek dengan dipan lurus memakai kaki. Untuk itu, agar kelihatan mewah, head-board ranjangnya perlu dilapisi dengan bahan yang terbuat dari kulit atau kayu bergelombang.

Finishing kayunya memakai warna gelap cocoa brown atau maple. Bisa juga bahan kulit tersebut dianyam agar mengesankan tradisional. Bahan kulit juga bagus dipakai untuk pelapis kursi yang ditaruh di kamar.

Sedangkan meja dan kursi di ruang makan, juga dipilih yang modelnya simpel. Top table-nya bisa memakai kayu, dapat pula memakai kaca. Dinding ruang makannya diberi ornamen, misalnya batu paras Yogyakarta, dan kaca cermin kotak-kotak (kaca patri).

Kemudian untuk penerangannya memakai lampu gantung berbentuk geometris, bulat, kotak, atau prisma.

Sementara untuk kursi makannya, kebanyakan dengan high backing dan bahan yang dipakai biasanya ‘chenille’ warna coklat, krem atau hitam kulit.

http://architectaria.com

Temukan kondominium, condominium, condominium for sale, condominium kemang village, cosmopolitan kemang village, kondominium kemang village, kemang village, apartemen, apartment, sewa apartemen, rent apartment, apartemen jakarta, sewa apartemen jakarta, rent apartment jakarta, apartemen kemang village, rumah dijual, jual rumah, gambar rumah, contoh rumah, rumah tinggal, rumah ray white, ray white property, penthouse, residence, exotic spa, kondominium, hotel bintang lima, the st moritz, san diego hills memorial park, san diego hills, hills memorial park, tempat pemakaman, tempat rekreasi, pemakaman keluarga, rekreasi keluarga, jual apartemen, jual kondominium, condominium for sale, apartment for sale, apartment kemang village hanya di 88db.com

Membangun Rumah Dengan Desain Arsitek vs Desain Rumahan

Berikut ini sedikit gambaran tentang beberapa poin keuntungan kerugian dari kedua hal tersebut:

  1. Segi ekonomis: Mendesain rumah sendiri tentu memiliki keuntungan ekonomis yang lebih besar dibandingkan anda menggunakan jasa arsitek. Anda tidak perlu merogoh kantong jika anda mendesain rumah sendiri bukan? Besar kecilnya nilai ekonomis tersebut bergantung dari keinginan yang ingin anda capai.
  2. Segi praktis & efisien: Mendesain dengan jasa arsitek tentu memiliki segi praktis dan lebih efisien yang lebih ketimbang anda mendesain sendiri. Jika anda tidak ingin repot, anda dapat menggunakan jasa arsitek. Mengingat dalam hal membangun rumah seperti ini adalah memang pekerjaan yang dilakukan oleh arsitek, maka anda dapat sekali mempercayakan kepadanya. Anda tentu tinggal memberikan gambaran dan ekspektasi yang anda inginkan sesuai dengan lahan yang tersedia. Selebihnya biarkan arsitek yang mendesainkannya untuk anda.
  3. Segi kreatifitas: Jika anda memiliki kreatifitas yang cukup, ide-ide anda dapat anda tuangkan dalam desain yang anda rencanakan. Bagi yang anda yang membuat desain sendiri, kreatifitas tersebut dapat sepenuhnya anda tuangkan dalam desain yang anda kerjakan sendiri atau di kolaborasikan dengan ide-ide dari keluarga yang membantu pembangunan rumah tersebut. Jika anda menggunakan jasa arsitek, semua ide-ide anda juga dapat anda tuangkan bersama dipadukan dengan ide-ide dari sang arsitek.

Pertanyaannya kemudian adalah hal apa saja yang perlu di desain? Apakah sulit jika anda mendesain sendiri? Kemudian apa saja yang bisa anda dapatkan jika menggunakan jasa desain arsitek?

Hal apa saja sih yang perlu di desain?
Yang paling penting anda desain tentu gambar lay out desain rumah (bangunan utama) dari lahan yang ada. Gambar didesain dan disesuaikan dengan lahan yang ada. Anda juga perlu membuat skala yang sesuai agar cocok ketika akan dibangun.

Jika anda ingin mendesain hal lain juga boleh untuk bangunan sekunder juga boleh. Atau untuk desain lain seperti desain taman, penempatan tata letak jalan, septic tank, perembesan air, desain kelistrikan, pembuangan air kotor dan air hujan, saluran pembuangan dan lain sebagainya.

Apakah sulit jika anda mendesain sendiri?
Setiap orang tentu akan menjawab hal ini berbeda-beda. Tidak setiap orang memiliki jawaban yang sama. Sulit atau tidak, itu relatif.

Anda dapat menggunakan alat bantu dalam membuat desain sendiri. Alat bantu tersebut semisal Visio Technical atau semacamnya. Menggunakan alat bantu tersebut sangat mudah karena tinggal drag and drop saja dalam lay out yang anda kerjakan. Jika anda menguasai AutoCad, tentu anda akan lebih mudah mendesainnya, karena alat bantu ini dapat mendesain sampai bentuk 3 dimensi.

Jika anda mendesain sendiri, coba anda perhatikan juga pengkondisian sirkulasi udara dan arah sinar masuk cahaya. Hal ini penting agar anda memiliki rumah sehat dan dan udara yang segar dan bersih.

Kemudian apa saja yang bisa anda dapatkan jika menggunakan jasa desain arsitek?
Jika anda menggunakan jasa arsitek, yang paling utama anda tentu menginginkan desain bangunan utama. Tentu ini yang paling penting. Di samping itu anda juga dapat memintanya mendesain hal lain seperti berikut:

  • Desain atap rumah (Genteng)
  • Desain posisi rumah keseluruhan termasuk taman dan jalan
  • Desain rumah tampak depan, samping, atas dan belakang
  • Desain kelistrikan termasuk penataan lampu dan saklar
  • Desain saluran air kotor dan air bersih.

http://blog.iqbalir.com

Temukan kondominium, condominium, condominium for sale, condominium kemang village, cosmopolitan kemang village, kondominium kemang village, kemang village, apartemen, apartment, sewa apartemen, rent apartment, apartemen jakarta, sewa apartemen jakarta, rent apartment jakarta, apartemen kemang village, rumah dijual, jual rumah, gambar rumah, contoh rumah, rumah tinggal, rumah ray white, ray white property, penthouse, residence, exotic spa, kondominium, hotel bintang lima, the st moritz, san diego hills memorial park, san diego hills, hills memorial park, tempat pemakaman, tempat rekreasi, pemakaman keluarga, rekreasi keluarga, jual apartemen, jual kondominium, condominium for sale, apartment for sale, apartment kemang village hanya di 88db.com

Senin, 07 Juli 2008

Membangun Rumah: Desain Arsitek vs Desain Rumahan

Berikut ini sedikit gambaran tentang beberapa poin keuntungan kerugian dari kedua hal tersebut:

  1. Segi ekonomis: Mendesain rumah sendiri tentu memiliki keuntungan ekonomis yang lebih besar dibandingkan anda menggunakan jasa arsitek. Anda tidak perlu merogoh kantong jika anda mendesain rumah sendiri bukan? Besar kecilnya nilai ekonomis tersebut bergantung dari keinginan yang ingin anda capai.
  2. Segi praktis & efisien: Mendesain dengan jasa arsitek tentu memiliki segi praktis dan lebih efisien yang lebih ketimbang anda mendesain sendiri. Jika anda tidak ingin repot, anda dapat menggunakan jasa arsitek. Mengingat dalam hal membangun rumah seperti ini adalah memang pekerjaan yang dilakukan oleh arsitek, maka anda dapat sekali mempercayakan kepadanya. Anda tentu tinggal memberikan gambaran dan ekspektasi yang anda inginkan sesuai dengan lahan yang tersedia. Selebihnya biarkan arsitek yang mendesainkannya untuk anda.
  3. Segi kreatifitas: Jika anda memiliki kreatifitas yang cukup, ide-ide anda dapat anda tuangkan dalam desain yang anda rencanakan. Bagi yang anda yang membuat desain sendiri, kreatifitas tersebut dapat sepenuhnya anda tuangkan dalam desain yang anda kerjakan sendiri atau di kolaborasikan dengan ide-ide dari keluarga yang membantu pembangunan rumah tersebut. Jika anda menggunakan jasa arsitek, semua ide-ide anda juga dapat anda tuangkan bersama dipadukan dengan ide-ide dari sang arsitek.

Pertanyaannya kemudian adalah hal apa saja yang perlu di desain? Apakah sulit jika anda mendesain sendiri? Kemudian apa saja yang bisa anda dapatkan jika menggunakan jasa desain arsitek?

Hal apa saja sih yang perlu di desain?
Yang paling penting anda desain tentu gambar lay out desain rumah (bangunan utama) dari lahan yang ada. Gambar didesain dan disesuaikan dengan lahan yang ada. Anda juga perlu membuat skala yang sesuai agar cocok ketika akan dibangun.

Jika anda ingin mendesain hal lain juga boleh untuk bangunan sekunder juga boleh. Atau untuk desain lain seperti desain taman, penempatan tata letak jalan, septic tank, perembesan air, desain kelistrikan, pembuangan air kotor dan air hujan, saluran pembuangan dan lain sebagainya.

Apakah sulit jika anda mendesain sendiri?
Setiap orang tentu akan menjawab hal ini berbeda-beda. Tidak setiap orang memiliki jawaban yang sama. Sulit atau tidak, itu relatif.

Anda dapat menggunakan alat bantu dalam membuat desain sendiri. Alat bantu tersebut semisal Visio Technical atau semacamnya. Menggunakan alat bantu tersebut sangat mudah karena tinggal drag and drop saja dalam lay out yang anda kerjakan. Jika anda menguasai AutoCad, tentu anda akan lebih mudah mendesainnya, karena alat bantu ini dapat mendesain sampai bentuk 3 dimensi.

Jika anda mendesain sendiri, coba anda perhatikan juga pengkondisian sirkulasi udara dan arah sinar masuk cahaya. Hal ini penting agar anda memiliki rumah sehat dan dan udara yang segar dan bersih.

Kemudian apa saja yang bisa anda dapatkan jika menggunakan jasa desain arsitek?
Jika anda menggunakan jasa arsitek, yang paling utama anda tentu menginginkan desain bangunan utama. Tentu ini yang paling penting. Di samping itu anda juga dapat memintanya mendesain hal lain seperti berikut:

  • Desain atap rumah (Genteng)
  • Desain posisi rumah keseluruhan termasuk taman dan jalan
  • Desain rumah tampak depan, samping, atas dan belakang
  • Desain kelistrikan termasuk penataan lampu dan saklar
  • Desain saluran air kotor dan air bersih.

Sabtu, 14 Juni 2008

Desain Interior Rumah Art Deco dan Modern Minimalis


Hal yang sangat penting dalam membangun rumah adalah konstruksi bangunan. Setelah bangunannya kuat barulah diperhatikan desain interior rumah agar kelihatan lebih artisitik. Agar terlihat serasi dan enak dipandang, menata interior rumah sebaiknya diselaraskan dengan fasad bangunannya. Jika tampak mukanya memakai art deco, penataan interiornya juga tidak lari dari gaya itu. Demikian pula untuk model rumah minimalis, desain interior rumah dibuat dengan gaya yang senada. Meskipun dalam penerapannya, tidak bulat-bulat memakai kedua gaya itu. Cat interior menjadi salah sau hal penting.

Untuk interior ruang tamu, penerapan gaya art deco yang banyak memakai ornamen bulat, kotak-kotak, atau bentuk geometris lainnya, cukup dijadikan aksen saja. Misalnya, hanya dipakai untuk lemari TV atau lemari display lainnya.

Sedangkan perabot lainnya, seperti meja dan kursi, dipilih model yang simpel dan finishingnya memakai warna cocoa brown (cokelat gelap). Bila perlu, diberi aksen warna hitam agar terlihat lebih mewah.

Sementara, jika memakai konsep minimalis, karena semuanya dibuat serba minimal, supaya ruang tidak terkesan kosong perlu diberikan sedikit aksen. Misalnya, ada satu meja atau kursi yang menggunakan desain tradisional.

Material aksen lainnya bisa juga dipakai, seperti benda-benda hasil kerajinan seperti patung, sculpture, dan aksesoris lain yang diperoleh ketika berkunjung ke daerah atau hasil melancong ke luar negeri.

Ruang keluarga, untuk rumah model art deco atau minimalis, akan lebih cocok memakai permainan warna cokelat dan serat-serat kayu.

Selain itu, orang juga banyak yang menyukai kayu nyantoh, karena seratnya lurus-lurus, atau kayu mahoni yang warnanya agak kemerah-merahan. Sementara model-model furniturenya juga dipilih yang simpel, tidak memakai ukir-ukiran maupun profil.

Sementara di bagian kamar tidur, dinding kamar tidur juga disarankan memakai warna-warna cerah minimalis. Kalaupun diberi aksen, biasanya untuk dinding di belakang headboard ranjang. Sementara bila memakai wallpaper, dipilih corak daun-daunan, anyam-anyaman bambu, dan sebagainya.

Model tempat tidurnya juga dibuat sederhana, mirip furniture Jepang. Dibuat pendek dengan dipan lurus memakai kaki. Untuk itu, agar kelihatan mewah, head-board ranjangnya perlu dilapisi dengan bahan yang terbuat dari kulit atau kayu bergelombang.

Finishing kayunya memakai warna gelap cocoa brown atau maple. Bisa juga bahan kulit tersebut dianyam agar mengesankan tradisional. Bahan kulit juga bagus dipakai untuk pelapis kursi yang ditaruh di kamar.

Sedangkan meja dan kursi di ruang makan, juga dipilih yang modelnya simpel. Top table-nya bisa memakai kayu, dapat pula memakai kaca. Dinding ruang makannya diberi ornamen, misalnya batu paras Yogyakarta, dan kaca cermin kotak-kotak (kaca patri).

Kemudian untuk penerangannya memakai lampu gantung berbentuk geometris, bulat, kotak, atau prisma.

Sementara untuk kursi makannya, kebanyakan dengan high backing dan bahan yang dipakai biasanya ‘chenille’ warna coklat, krem atau hitam kulit.

http://architectaria.com

 
Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action