Tampilkan postingan dengan label perusahaan kecil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label perusahaan kecil. Tampilkan semua postingan

Kamis, 24 Juli 2008

Merancang Acara Outing / Acara Family Gathering untuk Perusahaan


Jangan percaya kalau ada yang bilang, karyawan di perusahaan kecil tidak perlu outing. Justru sebaliknya, outing bagi karyawan perusahaan kecil bisa dirancang dengan seefisien dan seefektif mungkin, sehingga hasilnya pun (terhadap peningkatan kinerja) bisa dirasakan optimal.

Mempersiapkan Outing

Lupakan perusahaan-perusahaan penyedia jasa penyelenggara outing / jasa penyelenggara gathering. Anda tidak memerlukannya, sebab Anda bisa merancang sendiri outing yang sesuai dengan keinginan seluruh karyawan. Yang pertama perlu dilakukan hanyalah membentuk semacam panitia kecil --atau, kalau kata panitia terlalu menyeramkan, bentuklah tim yang terdiri atas 2-3 orang. Tugas tim ini meyakinkan atasan untuk menyetujui diadakannya outing bagi karyawan.

Biasanya, bos akan segera meminta proposal anggaran yang reasonable. Bila hal itu terjadi, tim kecil segera menindaklanjuti dengan mengajak bicara seluruh karyawan untuk menentukan lokasi tujuan outing. Lakukan polling kecil-kecilan, bisa lewat email atau mendatangi satu per satu karyawan untuk dimintai pendapatnya. Suara terbanyak berhak mendapat prioritas pertimbangan. Bila pilihan jatuh pada lokasi di luar kota, hendaknya jangan terlalu jauh untuk menghemat biaya dan tenaga. Pilihlah lokasi dengan jarak tempuh tak lebih dari 3 jam perjalanan.

Persiapan Selanjutnya

Untuk memudahkan perencanaan anggaran, perlu dirancang secara detail alur outing setelah menentukan lokasi

1. Tentukan lamanya waktu outing / family gathering. Sebaiknya jangan sampai lebih dari sehari semalam. Pilih Jumat sore sebagai hari keberangkatan, sehingga Sabtu sore sudah kembali. Dengan jadwal semacam itu, hari Minggu masih bisa istirahat di rumah untuk memulihkan kelelahan, sehingga Senin-nya kembali ke kantor dengan energi yang segar dan semangat baru.

2. Buatlah urut-urutan acara outing / acara gathering . Misalnya, makan malam bersama, malam api unggun, olahraga pagi dan belanja. Hindari acara-acara yang bersifat terlalu teknis, yang justru membuat peserta bosan. Hindari pula acara yang terkesan serius dan formal.

3. Carilah penginapan yang murah. Dalam hal ini, vila atau bungalow lebih dipertimbangkan ketimbang hotel. Agar outing lebih meriah dan mengesankan, rancang secara khusus acara makan malam di tempat lain di luar penginapan.

4. Pesan sarana transportasi sejak jauh hari. Sesuaikan dengan jumlah peserta untuk memilih antara bus atau minibus sebagai angkutan.

Selama Outing

1. Ciptakan sebanyak mungkin suasana yang bisa mempertinggi keakraban dan kebersamaan. Misalnya, karaoke selama di perjalanan dalam bus. Atau, buatlah kuis santai untuk dijawab para peserta, dengan pertanyaan-pertanyaan seputar karyawan dan lingkungan perusahaan. Seperti, "Siapa karyawan yang selalu datang paling pagi?"; "Siapa karyawan yang sering mencari tumpangan ketika pulang?" yang sifatnya lucu-lucuan saja.

2. Bagi pihak perusahaan, ada baiknya memberi kejutan-kejutan kecil di tengah outing, misalnya mengumumkan kenaikan jabatan karyawan tertentu, atau mengabarkan bahwa keuntungan perusahaan dalam semester terakhir meningkat. Jika mampu dan memungkinkan, bahkan perusahaan bisa membagi-bagikan uang tunai ("Jangan dilihat jumlahnya, tapi semangatnya!") untuk belanja oleh-oleh.

3. Jangan membicarakan masalah pekerjaan, urusan proyek yang belum selesai, prospek klien baru dan semacamnya.

Hal-hal lain yang perlu diperhatikan:

1. Utamakan selalu kebersamaan selama outing. Peserta harus selalu diabsen dan jika ada yang mau memisahkan dari rombongan wajib lapor terlebih dahulu pada tim atau orang yang telah dipilih sebagai "ketua panitia" atau kepala rombongan.

2. Setiap ada sesuatu yang di luar jadwal atau rencana, hendaknya dimusyawarahkan. Setiap keputusan sejauh mungkin diambil dengan melibatkan semua peserta.

3. Usahakan setiap tahap acara yang telah dirancang berjalan sesuai waktu yang telah ditentukan, sehingga seluruh rangkaian outing bisa selesai sesuai jadwal.

4. Buatlah keseluruhan acara outing sebagai kesempatan untuk bersenang-senang.

Apabila anda tidak ada waktu dan mempunyai biaya yang lebih, anda juga dapat menggunakan jasa event orgainzer untuk menghandel acara gathering anda, karena biasanya event organizer akan menyediakan paket - paket untuk menyusun acara yang akan anda buat.

http://www.portalhr.com/

Sabtu, 14 Juni 2008

Tips membangun perusahaan


Membangun perusahaan bukanlah sekadar membentuk perusahaan lengkap dengan akte notarisnya baik itu membangun perusahaan kecil seperti PT atau perusahaan besar . Karena ini baru menyangkut soal legalitas perusahaan. Seterusnya adalah bagaimana membangun perusahaannya termasuk struktur, sistem, dan sumber dayanya baik finansial maupun manusia. Ini pun masih kurang dan perlu ditambah dengan sasaran dan strategi untuk mencapai sasaran tersebut. Ini semuanya masih mudah karena semuanya masih di atas kertas.

Langkah berikutnya adalah menjalankan perusahaan tersebut. Kalau sudah di sini, hambatan mulai bermunculan, sementara sumber daya sudah banyak terpakai, realita ini membuat para pengelola perusahaan mulai menetapkan langkah dengan hati-hati.

Sesungguhnya, kesulitan dalam membangun perusahaan merupakan sesuatu yang tidak bisa dihindari. Walau begitu, sandungan ini sifatnya relatif, yang tergantung dari jam terbang dan keterampilan para pengelola untuk mencari solusi terbaik.

Sayangnya banyak yang berguguran karena tidak berhasil untuk mengurangi risiko dari kesulitan tersebut. Seleksi alamiah merupakan proses pembelajaran yang berharga. Risiko finansial dan risiko sosial patut dipertimbangkan.

Membangun perusahaan tidak pernah merupakan sesuatu yang mudah. Ini karena kita tidak berada dalam ruang hampa. Bagaimanapun, setiap orang secara teoritis memiliki kesempatan yang sama untuk membangun perusahaan.

Apalagi jika memiliki sifat inovatif yang merupakan syarat lainnya dalam menembus persaingan tersebut. Tentunya tampil beda hanya berlaku jika ingin menjadi 'leader' dalam bisnis tertentu.

Membangun perusahaan dan mengurus dokumen penting mendirikan perusahaan harus selalu menjadi yang pertama atau menjadi yang nomor satu. Selain itu membangun perusahaan juga membutuhkan legalitas perusahaan dalam segala aspek, apabila tidak kita akan mengalami kesulitan dalam menjalankan usaha kita atau perusahaan kita. Untuk itu kita memerlukan biro jasa yang ahli dalam mengurusi ijin pendirian PT, CV atau UD, tentunya dengan melakukan konsultasi bisnis dengan pihak yang telah berpengalaman sebelumya. Terutama dalam membangun perusahaan pelayaran, kita harus benar - benar membutuhkan legalitas perusahaan karena kalau tidak, kita sendiri yang akan susah.

 
Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action