Tampilkan postingan dengan label memulai usaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label memulai usaha. Tampilkan semua postingan

Jumat, 11 September 2009

Lindungi Usaha Kecil Anda Dari Bencana Alam

Mungkin jika anda berniat untuk mengamankan usaha atau bisnis anda cth usaha laundry, ada baiknya mengikuti perlindungan atau asuransi tersebut, tetapi jika belum berkeinginan membeli asuransi maka ada beberapa tips untuk mengantisipasi kejadian bencana. Berikut ini beberapa tips:

  1. Mengenal lokasi tempat kita bekerja dan tempat kita tinggal, pengenalan lokasi ditempat kerja, bisa diartikan mengetahui jalan-jalan untuk pengamanan diri, seperti pintu darurat, tempat yang aman, jalan keluar masuk, dll.
  2. Mengetahui tempat evakuasi terdekat dan selalu mengingat nomor telepon penting yang mudah dihubungi.
  3. Meletakan barang-barang (misalanya sprei bed cover) yang riskan terhadap goncangan pada tempat tertentu, sehingga tidak membahayakan kita saat terjadi goncangan gempa kecil maupun besar.
  4. Menyiapkan survival kit/ keperluan darurat, bisa terdiri dari obat-obatan, pisau kecil, dll ditempat yang mudah terjangkau bila harus mengungsi.
  5. Mengelompokan barang berharga (meskipun sebaiknya barang berharga dititipkan ditempat yang aman, misal bank dsb) ditempat yang aman dan terlindungi seperti brankas.
  6. Selalu menambah wawasan dengan mengikuti kabar dan berita.
  7. Dan terakhir memiliki asuransi butik fashion, baik itu rumah, kendaraan dan tentunya jiwa anda sendiri.


http://idebisnisusaha.com

Kamis, 25 Juni 2009

Memulai Usaha Sendiri

Untuk memulai bisnis baru memang gampang-gampang susah, orang kadang memikirkan yang tidak-tidak untuk mencari pembenaran atas sulitnya memulai bisnis baru dan pasar peluang bisnis baru. Harus ada modal-lah, nggak punya tempat lah, atau males-lah …. Banyak orang selau mempunyai pikiran negative tentang peluang bisnis baru, padahal mereka belum memulai bisnis baru. Berfikir resiko, bisnis baru tidak jalan bagaimana? Kalau bisnis baru Jakarta kita rugi, lantas kita makan apa? Kalau produk bisnis baru Jakarta yang kita jual tidak laku lantas, bagaimana?

Dalam memulai usaha menurut Purdi E. Chandra Presiden Direktur Grup Primagama dan pendiri Entrepreneur University, perlu ada suatu taktik atau rekayasa bahwa kita itu memang harus dalam kondisi terpaksa untuk memulai usaha itu. Misalnya, saat PHK, atau kita sedang tak punya apa-apa, atau disaat kita sudah capai melamar pekerjaan dimana-mana, tetapi tidak ada satupun perusahaan yang memperkerjakan kita.

Disaat kondisi kita terhimpit keadaan seperti diatas, muncul ide bisnis atau pemikiran yang brilian nan cemerlang, yang akhirnya membuat kita ada keberaanian untuk memulai usaha. Ada keberanian kita untuk mandiri dan bersemangat lagi untuk belajar berwirausaha, sekalipun tak tahu jenis usaha apa yang akan kita jalankan.

Saat kehidupan kita normal-normal saja, aman-aman saja, maka sulit untuk melakukan perubahan. Kita sulit untuk berubah dari yang aman menjadi tidak aman.

Maka salah satu upaya yang bisa kita lakukan ialah kita harus berani masuk dalam bisnis. Kita harus masuk kedalam dunia yang penuh ketidakpastian. Kalau kita terbiasa dengan dunia yang pasti, maka kita akan sulit untuk memulai usaha. Sehingga kita perlu untuk merubah sikap mental. Disaat kita memulai usaha berarti kita telah mencoba mengambil resiko, atau dibutuhkan untuk mengambil resiko. Kita harus berani untuk memulai usaha, kapan saja dan jenis produk atau jasa apa saja.

Dengan sikap mental yang kuat memulai usaha akan menjadi hal yang mudah. Tidak sulit yang kita bayangkan. Memulai usaha itu memang beresiko, tapi tidak memulai usaha akan lebih beresiko. Kita harus berani mencoba.

Semoga bermanfaat.

http://in-tips.com/

Temukan informasi lain mengenai Bisnis BaruMemulai Bisnis BaruPeluang Bisnis BaruBisnis Baru JakartaWisata IndonesiaTempat Wisata IndonesiaObjek Wisata IndonesiaJasa SEO IndonesiaSEO Indonesia hanya di 88db.com

Jumat, 04 Juli 2008

Kiat Sukses Berbisnis MLM

Kita sadar dalam segala hal manusia ada batas-batasnya, termasuk potensinya.
Bila ditanya batasnya sampai mana, maka jawabannya : Tidak Tahu!!
Itu juga terjadi dalam Bisnis MLM.

Meski manusia ada batasannya, pada akhirnya jika kita ingin meraih sukses dalam bisnis MLM, semua ditentukan oleh strategi kita dalam menjual.
Jadi Anda harus punya strategi marketing yang jitu!!
Gampang-gampang susah memang, dan untuk bisa meraih sukses berbisnis tersebut, Anda harus mau menggunakan cara-cara yang tidak biasa.
Karena tanpa Anda sadari, cara bisnis yang tidak biasa tadi sudah banyak dilakukan orang.

Yakinkan bisnis MLM ini sebagai satu bisnis besar yang dikenal dengan nama Multi Level Money, bisnis yang menawarkan puluhan juta rupiah per bulannya ini juga menawarkan Anda menjadi anggota plus distributor.
Jadi jangan ragu untuk terjun di dunia MLM.
Berusahalah untuk meraih mereka yang 90% alergi dengan bisnis ini.
Dan ketika Anda mengajak orang untuk bergabung, jangan panik bila Anda dicap door to door sales, karena mungkin saja mereka akan mengusir Anda.
Harus Anda sadari bahwa mereka ini adalah pangsa pasar bisnis yang sangat potensial, hanya mereka kurang menyadarinya.

Bila saja mereka tahu ada salah satu rekan mereka yang sukses, jangan heran bila diam-diam di antara mereka yang mencoba bisnis MLM ini.
Mereka akan memulai dengan produk yang Anda tawarkan.

Pada akhirnya, Anda harus ingat bahwa semua usaha yang akan Anda kembangkan dalam bisnis MLM ini harus mengingat tiga hal. Pertama, legalitas. Kedua, Anda harus punya feeling bagus untuk menjaring orang-orang yang potensial mengembangkan jaringan bisnis yang Anda buat.

Ketiga, Anda harus rajin mengadakan pertemuan guna mengukur kuantitas dan kualitas tim Anda.

Tips-tips tambahan :
-Layani semua calon anggota dan anggota tanpa pandang bulu.
-Biasakan mengirim kartu ucapan terimakasih kepada sema anggota Anda.
-Jangan biarkan anggota Anda menyimpan segudang pertanyaan dan unek-unek. Semua cepat diselesaikan.
-Cek waktu pengiriman dan penerimaan produk MLM Anda, dan anggota diperbolehkan menukar produk.
-Kunjungi selalu rumah anggota Anda (keep in touch), karena mereka hampir tidak punya waktu untuk menghubungi Anda.
-Lakukan pendataan kapan anggota harus dihubungi kembali.
-Adakan seminar MLM atau open house minimal sebulan sekali.
Tips-tips kalau benar-benar dijalankan, maka niscaya akan membuat hidup Anda tambah sukses dalam menjalani bisnis MLM di perusahaan MLM manapun, tapi ingat perusahaan MLM harus mempunyai kredibilitas tinggi, dan sudah masuk organisasi APLI (Asosiasi Penjual Langsung Indonesia).
Have a Success Day.

Rabu, 18 Juni 2008

Pilih-pilih Bisnis Franchise

Anda tertarik bisnis franchise? Franchise memang terbukti banyak memberikan keuntungan terhadap para investornya. Pasar bisnis bidang ini cukup menjanjikan. Hanya saja kejelian perlu dimiliki oleh para calon investor agar tidak salah pilih. Memang benar sangat sulit untuk memulai usaha, tapi tidak salah jika anda mau mencobanya. Berikut beberapa tips untuk memilih bisnis franchise.

Terbukti Sukses. Usaha yang difranchisekan haruslah terbukti sukses. Bagaimana membuktikannya? Sebuah usaha franchise bisa dikategorikan sukses dapat dibuktikan dengan neraca keuangan rugi laba usaha. Bisa juga dibuktikan dengan kasat mata lewat jumlah customer, misalnya antrian pelanggan di counter usaha tersebut.

Unik. Mengapa bisnis franchise harus unik? Karena keunikan ini menjadi nilai tambah yang akan menjadi daya tarik bagi customer. Keunikan bisa ditentukan dari produk bisnis tersebut, bisa juga lewat layanannya. Misalnya, kalau dari segi produk, seperti pisang goreng kremes yang berbeda dari pisang goreng yang umumnya dijual.

Mempunyai sistem dan standar operasional bisnis yang baku yang sudah teruji di lapangan. Anda harus benar-benar melihat operasional bisnis ini secara mendalam. Bukan hanya sekedar mengandalkan omongan atau proposal dari franchisor. Perlu juga dilihat sistem pemasaran karena berkaitan erat dengan masa depan usaha dalam menghadapi tingkat persaingan di industrinya

Setelah anda memilih suatu bisnis franchise, bandingkan dengan dua atau tiga usaha franchise sejenis atau kompetitornya untuk mendapatkan perbandingan yang lebih obyektif sebelum memutuskan membelinya. Terakhir, minta pendapat konsultan franchise sebelum memutuskan membeli waralaba, baik menyangkut hukum, brand perusahaan dan peluang bisnisnya.
Hal yang penting adalah bagaimana manajemen usaha yang diterapkan dalam franchise tersebut. Analisa usaha yang tepat akan membantu perkembangan bisnis ini selanjutnya. semoga sukses!

Kamis, 12 Juni 2008

Tips Memulai Wirausaha

Peluang usaha seringkali dilihat sebagai peluang bisnis yang sesaat. Tak heran jika wirausahawan model begini tak langgeng dalam menjalankan usaha bisnisnya. Padahal peluang usaha tersebut jika dipelihara dengan manajemen standar, pasti sukses. Apa yang harus dilakukan pebisnis pemula jika melihat peluang usaha tersebut dan bagaimana mengelola kesempatan tersebut agar bisa membawa kesejahteraan yang langgeng? Berikut ini ada baiknya mencermati tips tentang memulai usaha sendiri.

Langkah awal mulailah usaha dengan sebuah mimpi. Semua bermula dari sebuah mimpi dan yakinkan akan produk yang akan kita tawarkan. A dream is where it all started. Pemimpinlah yang selalu menciptakan dan membuat sebuah terobosan dalam produk. Begitu juga dengan cara pelayanan, jasa, ataupun ide yang dapat dijual dengan sukses. Mereka tidak mengenal batas dan keterikatan, tak mengenal kata tidak bisa ataupun tidak mungkin.

Cintailah Produk Anda. Kecintaan akan produk kita akan memberikan sebuah keyakinan pada pelanggan kita dan membuat kerja keras terasa ringan. Membuat kita mampu melewati masa sulit. Enthusiaatism and Persistence: Antusiasme dan keuletan sebagai pertanda cinta dan keyakinan akan menjadi tulang punggung keberhasilan sebuah usaha bisnis yang baru.

Ambillah risiko. Berani mengambil risiko yang diperhitungkan merupakan kunci awal dalam dunia usaha, karena hasil yang akan dicapai akan proporsional terhadap risiko yang akan diambil. Sebuah risiko yang diperhitungkan dengan baik akan lebih banyak memberikan kemungkinan berhasil. Dan inilah faktor penentu yang membedakan seorang entrepreneur (wirausaha) dengan manajer. Entrepreneur akan lebih dibutuhkan pada tahap awal pengembangan perusahaan, dan manajer dibutuhkan dalam mengatur perusahaan yang telah maju.

Carilah nasihat dari pakarnya, tapi ikuti kata-kata kita. Entrepreneur selalu mencari nasihat dari berbagai pihak tapi keputusan akhir selalu ada ditangannya dan dapat diputuskan dengan indera keenamnya. Pada fase awal sebuah usaha, kepiawaian menjual merupakan kunci suksesnya. Dan kemampuan untuk memahami dan menguasai hubungan dengan pelanggan akan membantu mengambangkan usaha pada fase itu.

Langkah terpenting adalah menumbuhkan ethos kerja keras. Langkah ini sering dianggap sebagai mimpi kuno dan seharusnya diganti, tapi hard work and smart work tidaklah dapat dipisahkan lagi sekarang. Hampir semua kesuksesan butuh workaholics di langkah awalnya. Entrepreneur sejati tidak pernah lepas dari kerjanya. Pada saat tidurpun otaknya bekerja dan berpikir akan bisnisnya.

Bertemanlah sebanyak banyaknya. Pada harga dan kualitas yang sama, orang membeli dari temannya. Pada harga yang sedikit mahal, orang akan tetap membeli dari teman. Teman akan membantu mengembangkan usaha kita, memberi nasihat, membantu dan menolong pada masa sulit.

Jika mengalami kegagalan, hadapi kegagalan itu. Kegagalan merupakan sebuah vitamin untuk memperkuat dan mempertajam intuisi dan kemampuan kita berwirausaha. Setiap usaha selalu akan mempunyai risiko kegagalan dan bila itu, bersiaplah dan hadapilah! Jika Anda sudah siap memulai usaha, lakukanlah sekarang juga. Putuskan dan kerjakan sekarang, karena besok bukanlah milik kita.

Sumber : cepiar


 
Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action