Tampilkan postingan dengan label analisa usaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label analisa usaha. Tampilkan semua postingan

Jumat, 11 September 2009

Tips Memulai Jenis Usaha

Berikut ini kiat untuk menentukan jenis usaha:

  1. Mulai dari yang anda sukai
    anda bisa mulai mencoba membuka usaha yang sesuai dengan hobi atau kesukaan anda cth usaha
    miniatur kapal. Karena kalau sudah suka, anda tidak akan cepat bosan dan mudah menyerah menjalankannya walaupun mungkin di masa-masa awal akan ada banyak tantangan.
  2. Mulai dari yang anda kuasai
    atau bisa mencoba dengan membuka usaha yang memang sudah anda kuasai bidangnya. Waluapun belum berpengalaman berwirausaha, tapi saya yakin anda memiliki keahlian yang bisa dimanfaatkan. Misalnya saja dengan keahlian anda dalam pembukuan (akuntansi), anda bisa mulai usaha jasa pembuatan laporan keuangan untuk usaha kecil cth
    duplikat kunci.
  3. Telusuri kemana uang anda pergi
    cara lain yang bisa anda lakukan adalah dengan menelusuri kemana uang anda pergi selama ini. Tujuan membuka usaha ini adalah untuk menambah penghasilan bukan, maka anda perlu melihat bagaimana caranya uang berputar. Berpindah tangan dari konsumen ke penjual, agen, produsen dan seterusnya. Coba lihat bahwa anda selama ini mengeluarkan uang untuk membeli buku, foto kopi, makan, kos, transport,
    car rental bali dan sebagainya. Teliti satu persatu arus uang yang sudah anda keluarkan pada sopir angkot, pengusaha makanan, toko buku dan sebagainya. Mungkin ada salah satu celah dimana anda bisa menikmati keuntungan dari arus uang tadi.


http://www.perencanakeuangan.com

Lindungi Usaha Kecil Anda Dari Bencana Alam

Mungkin jika anda berniat untuk mengamankan usaha atau bisnis anda cth usaha laundry, ada baiknya mengikuti perlindungan atau asuransi tersebut, tetapi jika belum berkeinginan membeli asuransi maka ada beberapa tips untuk mengantisipasi kejadian bencana. Berikut ini beberapa tips:

  1. Mengenal lokasi tempat kita bekerja dan tempat kita tinggal, pengenalan lokasi ditempat kerja, bisa diartikan mengetahui jalan-jalan untuk pengamanan diri, seperti pintu darurat, tempat yang aman, jalan keluar masuk, dll.
  2. Mengetahui tempat evakuasi terdekat dan selalu mengingat nomor telepon penting yang mudah dihubungi.
  3. Meletakan barang-barang (misalanya sprei bed cover) yang riskan terhadap goncangan pada tempat tertentu, sehingga tidak membahayakan kita saat terjadi goncangan gempa kecil maupun besar.
  4. Menyiapkan survival kit/ keperluan darurat, bisa terdiri dari obat-obatan, pisau kecil, dll ditempat yang mudah terjangkau bila harus mengungsi.
  5. Mengelompokan barang berharga (meskipun sebaiknya barang berharga dititipkan ditempat yang aman, misal bank dsb) ditempat yang aman dan terlindungi seperti brankas.
  6. Selalu menambah wawasan dengan mengikuti kabar dan berita.
  7. Dan terakhir memiliki asuransi butik fashion, baik itu rumah, kendaraan dan tentunya jiwa anda sendiri.


http://idebisnisusaha.com

Rabu, 18 Juni 2008

Pilih-pilih Bisnis Franchise

Anda tertarik bisnis franchise? Franchise memang terbukti banyak memberikan keuntungan terhadap para investornya. Pasar bisnis bidang ini cukup menjanjikan. Hanya saja kejelian perlu dimiliki oleh para calon investor agar tidak salah pilih. Memang benar sangat sulit untuk memulai usaha, tapi tidak salah jika anda mau mencobanya. Berikut beberapa tips untuk memilih bisnis franchise.

Terbukti Sukses. Usaha yang difranchisekan haruslah terbukti sukses. Bagaimana membuktikannya? Sebuah usaha franchise bisa dikategorikan sukses dapat dibuktikan dengan neraca keuangan rugi laba usaha. Bisa juga dibuktikan dengan kasat mata lewat jumlah customer, misalnya antrian pelanggan di counter usaha tersebut.

Unik. Mengapa bisnis franchise harus unik? Karena keunikan ini menjadi nilai tambah yang akan menjadi daya tarik bagi customer. Keunikan bisa ditentukan dari produk bisnis tersebut, bisa juga lewat layanannya. Misalnya, kalau dari segi produk, seperti pisang goreng kremes yang berbeda dari pisang goreng yang umumnya dijual.

Mempunyai sistem dan standar operasional bisnis yang baku yang sudah teruji di lapangan. Anda harus benar-benar melihat operasional bisnis ini secara mendalam. Bukan hanya sekedar mengandalkan omongan atau proposal dari franchisor. Perlu juga dilihat sistem pemasaran karena berkaitan erat dengan masa depan usaha dalam menghadapi tingkat persaingan di industrinya

Setelah anda memilih suatu bisnis franchise, bandingkan dengan dua atau tiga usaha franchise sejenis atau kompetitornya untuk mendapatkan perbandingan yang lebih obyektif sebelum memutuskan membelinya. Terakhir, minta pendapat konsultan franchise sebelum memutuskan membeli waralaba, baik menyangkut hukum, brand perusahaan dan peluang bisnisnya.
Hal yang penting adalah bagaimana manajemen usaha yang diterapkan dalam franchise tersebut. Analisa usaha yang tepat akan membantu perkembangan bisnis ini selanjutnya. semoga sukses!

 
Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action