Tampilkan postingan dengan label Wine Spirits. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wine Spirits. Tampilkan semua postingan

Jumat, 11 Juli 2008

Long Stemmed Roses




The elegant appearance of the long stemmed rose has made it one of the most popular flowers in existence. As the classic symbol for love, long stemmed red roses have become the preferred choice for romantic occasions. Long stemmed roses are also available in a variety of other colors, which makes them a fitting gift for a multitude of occasions. Their long, rigid stems make them ideal for arrangement and presentation in a vase, which has helped them become the favored rose for most cut flower arrangements.

Long stemmed roses, as we know them today, are typically variants of a classification of rose known as the Hybrid Tea. These roses originated in the 1800’s when, for the first time, roses newly introduced from China were cross-bred with European roses. The results were so revolutionary that the advent of the Hybrid Tea rose is generally regarded as the turning point between Old Garden Roses and Modern Roses. These long stemmed roses with large single blooms combined the pleasing scent of the tea rose with the ability to bloom repeatedly throughout the year. They also introduced a whole new range of colors to the palette. They quickly grew in popularity and are now the roses most often used to express our heart-felt sentiments to our loved ones.

Long stemmed roses are special because of the meanings we associate with them. They carry a wealth of significance that adds to their already impressive appearance. The traditional message of a bouquet of long stemmed roses is, “I will remember you always.” They can also be used to communicate to someone, “I still love you.” And of course, a bouquet of long stemmed red roses is the ultimate expression of true love. They can represent a love that runs deep and is long-lasting. A long stem rose bouquet can express that extra bit of love and gratitude to someone who is extra special.

As one of the most highly prized and sought-after types of flower, the long stem rose enjoys a unique position within the world of roses. South American roses in particular have emerged as some of the finest roses available. While roses have not been found to be indigenous to this region, the climate has proven to be ideal for producing roses with extra long stems and large beautiful blooms. Ecuadorian roses have set a new standard throughout the floral community. Long stemmed roses will no doubt continue to evolve and flourish, and the enormous weight of their significance will not soon be lost. Whether a single stem is used to convey a message of elegant simplicity, or a dozen are arranged in a breath-taking bouquet, it is difficult to match the impact of the long stemmed rose.



Visit our category :


- Flowers
- Gifts
- Hampers
- International Florists
- Roses
- Wine & Spirits

Jumat, 20 Juni 2008

Kelompok Dracaena

Dracaena merupakan tananan daerah tropis. Di Indonesia beberapa jenis dracaena masih dianggap tanaman liar/tanaman pekarangan yang kondisinya kurang terpelihara sehingga tidak terlihat keidahannya. Di Inggris maupun Amerika, dracaena mulai menjadi tanaman hias yang digemari. Dracaena banyak digunakan untuk menghiasi rumah model kontemporer maupun model hi-tech. Namun sebenarnya tanaman ini sudah dikenal sejak jaman Victoria.

Tips:

Menyukai kondisi hangat dengan suhu minimal 55 F
Cahaya ternaungi, D. terminalis membutuhkan cahaya yang banyak
Jaga media tetap lembab
Pengkabutan secara teratur
Penggantian media 2 tahun sekali
Perbanyakan dengan stek batang, atau pun penanaman mahkota.

Tipe:

  • Dracaena deremensis, pertumbuhan lambat, tinggi tanaman bisa mencapai 4 kaki. Varietas Janet Craig warna daun keseluruhan hijau tua dengan garis-garis vertikal, Bausei mempunyai dua garis putih lebar di bagian tengah, Warnecki, dikelilingi pita putih di bagian tepi daun. Varietas Green Stripe, White Stripe dan Yellow Stripe mempunyai garis-garis tepi warna hijau, putih maupun kuning. Varietas Compacta mempunyai bentuk yang padat sehingga cocok untuk ruangan berukuran kecil.
  • D. marginata, jenis ini daapat mencapai ketinggian hingga 10 kaki, daun berbentuk kecil, panjang. Species dasar memiliki daun waarna hijau dengan tepi merah. Varietas Tricolor mempunyai 3 warna yaitu kuning, hijau dan merah sehingga menghasilkan efek hijau keemasan. Varietas Colorama mempunyai pita tepi warna merah yang dominan sehingga secara keseluruhan tampak kemerahan.
  • D. draco = Dragon Tree, termasuk kelompok dracaena yang besar, namun bila ditanam tingginya hanya mencapai 4 kaki. Daun berwarna hijau, dengan tepi merah bila memperoleh cahaya yang cukup. Pada daun yang sudah tua, daun akan melengkung ke arah bawah.
  • D. sanderiana = Ribbon Plant, daun berwarna hijau keabuan, tidak terlalu menyebar, ketinggian maksimum 2-3 kaki. Varietas Boriquensis mempunyai tepi daun warna hijau muda.
  • D. reflexa = Plomele reflexa, tanaman ini mempunyai batang yang lemah dan agak sulit tumbuh, membutuhkan kelembaban udara tinggi, tipe Variegata mempunyai tepi daun kuning.
  • D. godseffiana, mempunyai bentuk yang berbeda dengan dracaena yang lain, jenis ini berbentuk semak dengan bentuk daun oval. Tanaman ini mempunyai banyak cabang, tinggi tanaman bisa mencapai 2 kaki. Daun memiliki bintik-bintik dengan berbagai warna, varietas Florida Beauty mempunyai bintik krem yang cukup banyak sehingga warna daunnya lebih terlihat krem daripada hijau.
  • D. fragrans, tanaman yang terlihat solid ini pada bagian ujung atas memiliki kumpulan daun mengkilat yang berbentuk mahkota, daun lebar dengan panjang daun sekitar 4 inci. Varietas Lindenii dan Victoria mempunyai warna tepi daun hijau, tengah kuning.

Visit our category :

- Flowers
- Gifts
- Hampers
- International Florists
- Roses
- Wine & Spirits

Dieffenbachia

Dieffenbachia yang tumbuh dengan baik dapat mencapai ketinggian hingga 5 kaki. Tanaman ini tidak tahan dengan suhu udara yan berfluktuasi. Ukurannya yang cukup besar dengan dekorasi daunnya yang indah membuat tanaman ini menjadi favorit. Tanaman yang berukuran besar, biasa digunakan sebagai specimen. Dalam melakukan pemangkasan atau pun perbanyakan dengan tanaman ini harus dilakukan dengan hati-hati, karena tanaman ini membahayakan tenggorokan dan mulut, sehingga setelah memotong tanaman ini harus segera mencuci tangan.

Tipe:

  • Dieffenbachia oerstedii, daun hijau dengan tulang daun bagian tengah warna putih.
  • D. picta/maculata, daun oval warna daun hijau dengan bintik-bintik warna putih gading.varietas yang ada diantaranya Exotica, Camilla, Marianne dan Rudolph Roehls (hampir seluruh daun berwarna kuning gading).
  • D. amoena = Sri rejeki, batang bisa mencapai ketinggian 5 kaki dengan panjang daun mencapai 1,5 kaki. Daun berwarna hijau dengan garis-garis putih.
  • D. bansei, warna daun hijau dan kuning.
  • D. bowmannii, mempunyai daun yang besar (lebih dari 2 kaki)

Visit our category :

- Flowers
- Gifts
- Hampers
- International Florists
- Roses
- Wine & Spirits

Datura (Angelis Trumpet = Kecubung)

Kecubung mempunyai bentuk bunga seperti terompet dengan panjang sekitar 10 inci. Tanaman eksotis ini membutuhkan tempat yang tidak terpolusi agar dapat tumbuh dengan baik.

Tipe:

  • Yang biasa ditemui adalah Datura candida dan D. guaveolens. Keduanya mempunyai bunga warna putih dan bau yang harum. D. candida adalah pilihan yang lebih baik


Tips:

  • Membutuhkan udara hangat
  • Cahaya, sebaiknya tidak terkena sinar matahari langsung
  • Jaga kondisi media bunga tetap lembab
  • Penggantian media bila perlu
  • Perbanyakan dengan stek batang

Visit our category :

- Flowers
- Gifts
- Hampers
- International Florists
- Roses
- Wine & Spirits

Selasa, 17 Juni 2008

Peruvian Lilies

ProFlowers’ Peruvian Lilies are grown in the high mountain valleys of the Andes in South America. The rich soil and year-round warm temperatures produce showy lilies with long straight stems and an abundance of blooms.

Peruvian Lilies are long-lasting, but dehydrate easily and may look thirsty upon arrival. Let your lilies drink water for about 8-12 hours to perk up.

1) Cut 1 inch off the stems and remove leaves that fall below the water line.

2) Fill vase with water and add 1 packet of flower food.

3) Re-cut stems, change water and add second packet of flower food on day 3.

4) Keep your Peruvian Lilies away from direct sunlight, heat and drafts.

5) Remove spent leaves to keep bouquet looking fresh longer.

Visit our category :

- Flowers
- Gifts
- Hampers
- International Florists
- Roses
- Wine & Spirits

Senin, 16 Juni 2008

Crossandra (Fire Gracker Flower)

Crossandra akan keluar bunganya setelah berumur beberapa bulan. Bunga berada di ujung tajuk yang berwarna hijau. Crossandra membutuhkan udara yang lembab. Untuk memperpanjang masa berbunga dapat dilakukan dengan dengan membuang bagian tanaman yang sudah berbunga atau habis masa berbunganya.

Tipe:

  • Crossandra undulifolia dan C. infundibuliformis, dapat tumbuh hingga ketinggian 1-2 kaki. Varietas Mone Wallhed termasuk varietas yang cukup baik.

Tips:

  • Membutuhkan kondisi hangat, suhu minimal 55 F
  • Cahaya, sebaiknya tidak terkena sinar matahari langsung
  • Jaga kondisi media tetap lembab
  • Penggantian media tanaman bila perlu
  • Perbanyakan dengan stek batang

Visit our category :

- Flowers
- Gifts
- Hampers
- International Florists
- Roses
- Wine & Spirits

Bougenvilla (Bunga Kertas)

Tanaman ini susah ditanam di dalam ruangan, lebih efektif jika dijadikan tanaman luar. Untuk menghasilkan tanaman yang berbunga diperlukan kondisi yang kering, pangkas tanaman dan kurangi pemberian air. Bila tanaman banyak mendapatkan air maka pertumbuhan vegetatifnya akan dominan.

Tipe:

  • Bougenvilla glabra, jenis hibridanya sangat populer.
  • B. buttiana.

Tips:

  • Suhu hangat
  • Cahaya matahari langsung
  • Pengairan dilakukan sesuai dengan kebutuhan
  • Penggantian media tanaman : 1 tahun sekali
  • Perbanyakan : Stek batang

Visit our category :

- Flowers
- Gifts
- Hampers
- International Florists
- Roses
- Wine & Spirits

Begonia

Begonia mempunyai 1000-2000 hibrida. Ada berbagai cara pengklasifikasian begonia, Secara botani pengklasifikasian didasarkan pada bagian yang ada di dalam tanah terdiri dari kelompok rizoma, kelompok umbi akar dan kelompok umbi rambut. Khusus untuk tanaman hias begonia dikelompokkan menjadi Begonia berbunga indah dalam pot, Begonia berdaun indah dalam pot dan Begonia berbunga untuk tanaman bedengan

Begonia Daun Indah dalam Pot

Begonia jenis ini yang menonjol adalah daunnya yang menarik, sebenarnya begonia tipe ini juga menghasilkan bunga, namun bunga yang ada tidak terlalu berfungsi untuk hiasan sehingga saat muncul bunga sebaiknya dibuang/dipotes. Spesies asal dari kelompok ini adalah Begonia rex, namun spesies ini sekarang sudah tidak begitu eksis digantikan oleh hibrida-hibridanya yang banyak berkembang. Begonia daun memiliki beragam bentuk daun yaitu bentuk bintang, oval menyebar dan sebagainya. Ukurannya juga beragam mulai dari panjang 1 kaki (B. ricky minter dan beberapa varietas B. rex) hingga yang panjangnya ½ inci (B. foliosa). Permukaan daunnya ada yang berlilin dan lembut, ada juga yang kasar dan penuh kerutan. Hampir semua Begonia daun menghasilkan rizoma yang menjalar atau pun berada di dalam tanah. Pertumbuhan tanaman ini biasanya menyemak maupun menjalar, ada juga yang tumbuh vertikal. Begonia daun tidak menyukai air yang berlebihan dan sinar matahari langsung, mereka membutuhkan kondisi yang hangat. Begonia kelompok ini hanya mampu bertahan selama 1-2 tahun. Namun tanaman ini sangat mudah dan cepat diperbanyak.

Tips:

  • Menyukai kondisi hangat dengan suhu minimal 60 F
  • Cahaya ternaungi, lindungi dari sinar matahari langsung
  • Pemberian air teratur, jaga permukaan tetap kering, daun jangan dibasahi
  • Pengkabutan secara teratur
  • Penggantian media 1 tahun sekali
  • Perbanyakan dengan stek daun

Tipe:

  • Begonia rex, merupakan yang paling dominan pada kelompok ini, varietas yang ada diantaranya Presiden Carnot (daun warna hijau dan perak), Helen Teupel(Merah, hijau dan merah muda) King Edward IV (ungu dan merah), B.rex juga ada yang bentuknya mini.
  • B. masoniana, hampir mirip B.rex, tapi daunnya berkerut dan bentuknya seperti hati
  • B. maculata, bentuknya cukup berbeda, buluhnya seperti batang dengan panjang mencapai 9 inci, daunpanjang. Ada bintik-bintik putih di bagian atas daun dan pada bagian bawah berwarna merah.
  • B. metallica, temasuk spesies yang tinggi, daun bagian atas hijau metallic dan bagian bawah serta tulang daun berwarna merah.
  • B. festii = B. erythrophylla mempunyai daun berdaging dengan warna daun bagian atas hijau dan bagian bawahnya merahvarietas Bunchii mempunyai tepi daun keriting
  • B. boweri, bisa mencapai ketinggian 6-9 inci hibridanya B. tiger dan B. Cleopatra = B. maphii, tanaman kecil dan berbentuk semak, tinggi 6-9 inci dengan warna daun perunggu.
  • B. cleopatra = Mapple leaf begonia, daun dipenuhi dengan bulu-bulu kecil warna putihbentuknya seperti daun mapel.
  • B. solanthera (daun berlilin) dan B. imperialis (daun keunguan), keduanya termasuk begonia tipe pemanjat.
  • B. foliosa, memiliki daun oval yang mirip paku-pakuan.

Visit our category :

- Flowers
- Gifts
- Hampers
- International Florists
- Roses
- Wine & Spirits

Kamis, 12 Juni 2008

Anyelir/Carnation(Dianthus caryophyllus L)

Asal :

  • Daerah Mediterania. Tanaman anyelir di Indonesia kebanyakan berasal dari hasil pemuliaan dari Belanda.

Deskripsi :

  • Tanaman herba semusim. Digunakan sebagai bunga potong. Ada dua tipe :

    • Standar : satu tangkai dipelihara satu bunga pada tunas terminal

    • Spray : dipelihara beberapa bunga dari tunas lateral/samping

Varietas :

  • Warna merah : Tornado, Espana, Aicardi

  • Warna putih : White Candy, Delphi

  • Warna kuning : Candy, Murcia, Las palmas

  • Warna oranye : Orange Triumph, Raggio De Sole

  • Warna Pink : Pink Pisa, Manon, Gala

  • Campuran 2 Warna : Rendezvous, Tundra, Hellas

Suhu :

  • 10 – 22 °C

Budidaya :

  • Perbanyakan dari stek

  • Pinching, untuk mendapatkan tunas yang banyak

  • Netting (menopang tanaman dengan net/jala untuk mencegah tanamn roboh)

  • Pupuk NPK dengan kadar N lebih tinggi

Panen :

  • 5 BST. Umur produksi hingga 1.5-2 tahun. Bunga dipanen pada saat masih stengah mekar.

Visit our category :

- Flowers
- Gifts
- Hampers
- International Florists
- Roses
- Wine & Spirits

Tanaman Achimenes

Varietas achimenes modern menghasilkan banyak bunga berukuran besar diantara daun-daun berambut yang berkilauan. Varietas yang tersedia berwarna putih, biru, ungu, merahmuda dan kuning. Umur mekar bunga sangat pendek, tangkai bunga lemah dan liat. Tanaman ini cocok untuk tanaman gantung, jika ingin membuatnya sebagai tanaman semak harus sering dilakukan pemotongan pada bagian tanaman yang menjalar. Perawatan tanaman ini relatif mudah yaitu dengan menjaga tanaman tetap dalam kondisi udara hangat dan media jangan sampai kering.

Tipe:

  • Achimenes erecta (A. coccinea). Tidak seperti namanya tipe ini adalah tipe pemanjat dengan panjang batang sekitar 18 inci, warna batang kemerahan dan bunganya berwarna merah cerah.
  • A.longifolia. Panjang daun sekitar 3 inci, merupakan kelompok tanaman pemanjat dengan tinggi 1-1,5 kaki. Warna bunga biasanya ungu dengan bintik putih.
  • A.grandifloria. Spesies ini termasuk yang jarang ditemukan.Merupakan spesies yang paling panjang (2 kaki), saat berbunga batang akan terkulai, lebar bunga 2 inci.
  • Hibrida terdiri dari berbagai varietas dengan warna bunga bervariasi, diantaranya merah muda untuk varietas Rose, Little Beauty, Pink Beauty, warna ungu untuk varietas Purple King dan Paul Arnold, warna kuning Yellow Beauty, warna putih Schneewitsen, warna merah Master Ingram dan warna putih denga urat ungu Ambroise Verschaffelt.

Tips:

  • Suhu hangat, minimal 55 F
  • Tidak boleh terkena cahaya matahari langsung
  • Jaga kondisi media tetap lembab
  • Penggantian media bunga 1 tahun sekali
  • Perbanyakan dengan stek batang

Visit our category :

- Flowers
- Gifts
- Hampers
- International Florists
- Roses
- Wine & Spirits

Torenia


T. fournieri, berbentuk semak padat 10-12 inchi, tanaman bunga ini dapat digunakan untuk tanaman bedengan, bisa juga digunakan untuk tanaman bunga gantung. Tanaman ini memiliki kecenderungan pertumbuhan vertikal yang cepat sehinggga untuk memeperoleh bentuk perdu dilakukan pemincingan pucuk tanaman. Warna bunganya violet dengan bagian bibir ungu tua dan bagian dalamnya ada bintik kuning. Tanaman bunga ini tidak memerlukan perlakuan khusus, pemberian air sebaiknya teratur untuk menjaga agar tidak sampai kekeringan.

Tips:

  • Suhu minimal 55-60 F
  • Cahaya penuh, bukan matahari langsung
  • Pengairan dilakukan untuk menjaga agar media bunga tetap basah
  • Perbanyakan dengan biji
  • Setelah tanaman sudah ada bunganya,tanaman sebaiknya dicabut dan diganti dengan tanaman yang baru

Visit our category :

- Flowers
- Gifts
- Hampers
- International Florists
- Roses
- Wine & Spirits

Rabu, 11 Juni 2008

Khasiat Bunga Lily


Bunga lili dikenal dengan bentuk khasnya yang cantik. Bunga lili berbentuk corong dan biasanya berwarna putih, tp dengan adanya perkembangan teknologi maka sudah banyah dilakukan mutasi gen, sehingga bunga lily bias menampilkan warna yang lebih beragam. Karena keindahannya, bunga lili Lilium formosanum seringkali ditanam sebagai tanaman hias atau bunga potong.
Tumbuhan lili termasuk herba yang mempunya umbi lapis yang tingginya sekitar 0,5 sampai 1,3 meter. Lili adalah tumbuhan yang aslinya berasal dari Tiongkok atau Jepang. Biasanya tumbuhan ini hidup dengan baik di daerah pegunungan.Tak banyak yang paham bahwa dibalik keindahannya, bunga lili memiliki khasiat obat. Menurut Prof Hembing Wijayakusuma dalam bukunya Ensiklopedia Tumbuhan Berkhasiat Obat I, sifat kimiawi dari bunga lili adalah dingin, manis, dan agak pahit. Efek farmakologis yang dikandung tumbuhan ini adalah sebagai obat batuk (antitusif) dan penenang (sedatif). Beberapa penyakit yang bisa diatasi bunga lili adalah batuk, bengkak dan bisul, amandel, radang saluran nafas, radang paru-paru, asma, sakit lambung, diare kronis, sakit perut setelah melahirkan, jerawat, dan lain-lain.

Jika mengalami batuk (tussis), 10 gram umbi bunga lili, 10 gram kulit jeruk mandarin kering, direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, tambahkan 5 gram umbi anggrek tanah, diaduk, lalu diminum selagi hangat. Jika batuk karena influenza, 10 gram umbi bunga lili ditambah 5 gram daun menthol kering dan 7 lembar daun sirih, direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 ss, disaring, lalu diminum selagi hangat.

Untuk mengatasi batuk rejan (pertussis), 15 gram umbi bunga lili dan gula merah secukupnya direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, disaring lalu airnya diminung selagi hangat. Jika mengalami radang saluran nafas (bronkhitis), 10 gram umbi bunga lili, 5 gram kulit jeruk mandarin kering dan 15 gram daun cempaka putih, direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 200 cc, kemudian airnya diminum selagi hangat.

Bunga Dahlia


Bunga Dahlia kurang begitu populer bila dibandingkan dengan krisan. Dahlia mempunyai banyak varietas dengan berbagai macam bentuk bunga dan warna. Dahlia dapat dikembangkan dengan anakan dapat juga dikembangbiakkan dengan biji.

Tipe:

  • Dahlia variabilis, merupakan hibrida dahlia pot, tinggi tanaman sekitar 1 kaki dan biasanya disebut sebagai bunga dahlia bedengan. Varietas yang ada Figaro dan Rigoletta

Tips:

  • Membutuhkan udara dingin, suhu antara 50-60 F
  • Cahaya, sebaiknya bunga tidak terkena sinar matahari langsung
  • Jaga kondisi media bunga tetap lembab
  • Penggantian media bila perlu
  • Perbanyakan pemisahan anakan, biji

Visit our category :

- Flowers
- Gifts
- Hampers
- International Florists
- Roses
- Wine & Spirits

Selasa, 10 Juni 2008

Adenium Langka


Adenium grafting yang hanya mengandalkan bunga memang menarik. Tapi jika Anda jeli, masih banyak bisa ditemukan adenium-adenium 'aneh' yang menggoda hati. Harganya bisa mencapai puluhan juta, mengingat ketersediaan barang sangat langka. Pemilik adenium langka biasanya menjadi buah bibir di mana-mana.
Adenium grafting yang hanya mengandalkan bunga memang menarik. Tapi jika Anda jeli, masih banyak bisa ditemukan adenium-adenium 'aneh' yang menggoda hati. Harganya bisa mencapai puluhan juta, mengingat ketersediaan barang sangat langka. Pemilik adenium langka biasanya menjadi buah bibir di mana-mana. Tidak aneh. Berikut beberapa di antaranya: Mutasi The peach yang berwarna kejinggaan bersalin rupa jadi berbercak merah di atas dasar jingga. Boleh jadi, inilah jenis Adenium obesum yang paling sering bermutasi. Warna merah mulai dari berupa titik sampai polesan yang hampir Menutupi warna jingga. Bila dalam satu tanaman ada bunga normal dan bunga mutasi, hasilnya jadi tanaman menarik.*** Daun Albino Perubahan warna tak melulu di bunga. Adenium obesum jenis ini diketahui dimiliki Handhi di Tangerang. Selain warna bunga, daun juga bermutasi. Helaian yang mestinya hijau, melulu putih seperti albino. Handhi mengaku, mendapatkan dari Thailand setahun silam. Yang istimewa putihnya daun stabil dan tanaman sehat. Terkadang dari 1.000 semaian biji memang ada 1-2 tanaman albino. Tapi umur 3 bulan mati karena daun terbakar, tutur pemilik nurseri Rumah Pohon itu.*** Bonggol Emas Inilah salah satu mutasi terlangka: adenium bonggol emas. Menurut Aris Budiman (pemerhati Adenium, red) di Yogyakarta, peluang mendapatkannya 1:1.000.000. Di tanahair, hanya segelintir yang memiliki. Tercatat 11 bonggol emas dikoleksi kolektor di Depok, Yogyakarta, Pati, dan kolektor di Jawa Timur. Satu pohon milik Drs Sonny Wagino di Ngawi juga berdaun variegata. Ini jenis lebih langka.

Visit our category :

- Flowers
- Gifts
- Hampers
- International Florists
- Roses
- Wine & Spirits

Practical Uses For Flowers



Here at Dot Flowers, we want you to get the most out of your flowers, even when their vase life is ending. You can preserve your flowers for years to come with our simple flowers and then use them to create fantastic floral gifts and personal mementos with our flowers . But, if you feel like putting your flowers to a more practical use, here are a few ideas on how to avoid putting your flowers in the trash:

  • Scentsational Flowers: Using dried flowers to make your own potpourri lets you decide how your mix will smell. You can throw in some crushed fragrant leaves, herbs, or spices to create warm, woodsy scents, or add two drops of aromatic oil in a fragrance of your choosing. Simply let your potpourri sit in a decorative bowl, or tie it up in a sachet to add a wonderful smell to closets and drawers.
  • Weighty Matters: Tame your desk with a hand-crafted paperweight. Simply find a nicely sized rock, clean it thoroughly, decide how your flowers will be arranged, cover the rock with a layer of Mod Podge decoupage craft glue, press your flowers into the glue, add another layer of glue on top, and let dry. You might want to add several layers of glue, letting each layer dry before adding the next coat, until you have about four layers. Also works great as a door stop, if your rock is big enough.
  • Floral Feast: Ever consider eating the daisies? Surprisingly, many flowers are indeed edible, including pansies, violets, nasturtiums, and carnation leaves. Be sure to thoroughly research the topic before indulging in any floral feasts to avoid anything unpleasant or potentially poisonous, and it's best to use flowers you've personally grown to ensure your blooms don't contain harmful pesticides. You'll find a lot of resources on the subject at your local bookstore. One of our favorite uses for edible flowers is as a cake decoration. Simply take an edible flower such as violets, rinse them in water, dip them in egg white, cover in caster sugar, and leave them on wax paper to dry. You can then eat your violets like candy or arrange them artfully on a cake for a sweet surprise.
  • Let 'Em Rot: Why throw your flowers in the trash when they can make such great compost? Using plant material in your compost pile produces rich fertilizer for garden plants and doesn't attract scavengers the way food scraps can. If you've never tried composting, you should start! Pick up a book from your local bookstore and you'll see how a compost pile can cut down on your garbage and turn useless trash into rich soil.

Finding a practical use for your flowers instead of simply dumping them in the trash can be a rewarding activity. If you'd like to share your own personal practical use for flowers, send an email to articles@dotflowers.com and we'll include it here.


Visit our category :


- Flowers
- Gifts
- Hampers
- International Florists
- Roses
- Wine & Spirits


KRISAN, SI RATU TIMUR PENGUSIR NYAMUK

Penampilan bunga krisan dengan aster memang sangat mirip. Terlebih kalau hanya melihat bunganya semata, bisa-bisa kita 'tertipu'. Sebab, setelah uji penyilangan sering berhasil, ragam bunga krisan dan aster pun kini semakin banyak.bentuk daun krisan (Chrysanthemum morifolium), khusus pada bagian tepi, tampak bercelah dan bergerigi. Daun tersebut tersusun berselang-seling pada cabang atau batang. Sedangkan batangnya tumbuh tegak, berstruktur lunak, dan berwarna hijau. Namun demikian, bila batang dibiarkan terus tumbuh, maka batang pun akan menjadi keras berkayu dan warnanya menjadi hijau kecokelat-cokelatan.

Bunga krisan tumbuh tegak pada ujung tanaman dan tersusun dalam tangkai berukuran pendek sampai panjang. Yang menarik adalah bentuk bunganya. Beraneka ragam dan bisa dikelompokkan menjadi 5 golongan sebagai berikut:

1. Tunggal
Pada setiap tangkai hanya memiliki satu kuntum bunga. Piringan dasar bunga sempit dan susunan mahkota hanya satu lapis.

2. Anemone
Sekilas mirip dengan bunga tunggal, tapi piringan dasar bunganya lebih tebal dan lebar.

3. Besar
Di setiap tangkai hanya terdapat satu kuntum, tetapi ukurannya besar (bisa mencapai 10 cm). Saking gedenya hingga piringan dasar tidak kelihatan.

4. Pompon
Karakteristik bentuk bunga pompon adalah bulat mirip bola, mahkota bunga menyebar ke segala penjuru, dan piringan dasar bunganya tidak tampak.

5. Dekoratif
Sesuai namanya, penampilannya memang sangat dekoratif. Punya mahkota bunga bertumpuk-tumpuk rapat, di tengah pendek dan bagian tepinya memanjang.
Kuntum bunga krisan pun ternyata juga memiliki karakter masing-masing, antara lain:

6. Standar
Setiap tangkai memiliki 1 kuntum bunga, biasanya berukuran besar. Perlu diketahui, tanaman krisan semula memiliki beberapa kuntum bunga pada setiap tangkainya.

Namun, berkat teknik disbudding, jumlah kuntum bunga dibuat hanya satu, yang kemudian dikenal sebagai krisan standar atau krisan tunggal. Contohnya: krisan Shamrock, dark red pompon, regal mist, Borholm, dan sebagainya.

7. Spray
Setiap tangkai memiliki sekitar 10 - 20 kuntum bunga, namun diameternya kecil-kecil, sekitar 2 - 3 cm. Contohnya krisan Puma, Salmon, Granada, Klondike, dan sebagainya.

Visit our category :

- Flowers
- Gifts
- Hampers
- International Florists
- Roses
- Wine & Spirits

Bunga Kamboja Makin Semerbak


Citra bunga Plumeria alba semakin semerbak saja. Tanaman yang d Indonesia dikenal dengan nama kamboja dan lebih dikenal tumbuh di areal pemakaman itu, kini mulai menyemarakkan halaman rumah dan taman-taman kota. Kamboja kini telah berubah menjadi tanaman hias yang menawan nan indah. Tak heran, bila harganya pun kini mulai melangit. Di pasar bunga, bibit kamboja yang baru berusia dua bulan dihargai sekitar Rp 200-an ribu.

Keindahan serta keanggunan warna bunganya yang variatif membuat tanaman kamboja semakin dipuja. Citra bunga kamboja semakin melambung sejak para pakar tanaman terus mengembangkan variasinya lewat aneka kawin silang. Pohon kamboja berevolusi dari warna awalnya yang putih dan merah muda menjadi warna oranye, merah marun, kuning, serta aneka warna lainnya. Semakin cantik dan indah bunganya, harganya pun terus menggila hingga mencapai jutaan rupiah.

Plumeria Sp ini merupakan spesies tumbuhan yang awalnya tumbuh di Amerika tropik dan Afrika. Sebagai tanaman hias, varitas kamboja kini hampir mencapai 50 jenis. Ciri khas tanaman ini memili batang yang berkayu keras tinggi. Selain itu, tanaman ini juga memiliki cabang yang banyak. Tingginya bisa mencapai lebih enam meter.

Batang utama besar, cabang muda lunak, batangnya cenderung bengkok dan bergetah. Daun tanaman kamboja berwarna hijau, berbentuk lonjong dengan kedua ujungnya meruncing dan agak keras dengan urat-urat daun yang menonjol, sering rontok terutama saat berbunga lebat. Sedangkan, bunga -- yang menjadi daya tarik kamboja-- berbentuk terompet, muncul pada ujung-ujung tangkai.

Daun bunga umumnya berjumlah lima buah. Tanaman hias yang tengah naik daun ini, biasa berbunga sepanjang tahun. Kamboja biasanya tumbuh subur di dataran rendah hingga ketinggian tanah 700 meter di atas permukaan laut. Namun, beberapa daerah di Tanah Air memiliki sebutan tersendiri untuk bunga yang satu ini. Orang Jawa menyebutnya Semboja. Orang Bali mengenalnya dengan bunga Jebun. Samoja atau Kamoja biasa diucapkan orang Sunda untuk menyebut tanaman ini. Orang Gorontalo memberinya nama bunga Lomilate. Masyarakat di Pulau Madura mengenalnya sebagai Campaka molja atau Bakul.

Kamboja memang tergolong tanaman yang khas. Konon, usia tanaman hias ini bisa mencapai ratusan tahun seperti kaktus raksasa. Tanaman kamboja tahan lama, karena memang tergolong tanaman suculent yang dapat menyimpan air pada seluruh bagian mulai dari akar, batang, daun, bunga, sampai buah. Tak heran, bila banyak orang yang mengenal tanaman ini sangat tahan banting.

Visit our category :

- Flowers
- Gifts
- Hampers
- International Florists
- Roses
- Wine & Spirits

Sabtu, 07 Juni 2008

CORAK BARU: Mawar Batik Puring Bangkok


Tak seperti pendahulunya yang klasik, mawar batik muncul dengan corak beragam. Sementara puring baru daunnya sangat atraktif.HIBRID MAWAR MEMANG TAK TERHITUNG BANYAKNYA.Kebanyakan diproduksi oleh Belanda. Mawar-mawar itu memang mawar subtropis alias mawar daerah dingin. Kalau ditanam di Indonesia harus di kawasan pegunungan berketinggian di atas 700 m diatas permukaan laut (dpl).

Sebenarnya banyak mawar yang bisa tumbuh di dataran rendah. Corak dan ragamnya juga banyak. Mawar jenis ini umumnya bukan untuk cut flower sebagaimana mawar holland, tetapi untuk pot plant. Salah satunya adalah mawar batik yang dikembangkan Jenny Biwidjaya, kolektor tanaman di Jakarta Timur. Prosesnya sudah lama, ujar Jenny. Pada awalnya hanya mawar biasa, warna merah dan kuning, lantas disilangkan. Hasilnya muncul beragam warna. Mulai dari pink muda, pink tua, merah, dsb. Mereka disilangkan lagi dan diseleksi. Hasilnya adalah mawar hitam dan mawar batik. Pada mawar hitam, kelopaknya berwarna merah sangat tua mendekati hitam.

Berbeda dengan mawar batik. Sejak kuncup sudah terlihat corak batiknya. Ada pink dan putih, serta merah marun dan putih. Begitu mekar, corak batiknya semakin jelas. Kalau diperhatikan, setiap kuntum coraknya berbeda-beda, terang Jenny. Bahkan dalam satu tanaman bisa menghasilkan corak beragam, tidak ada yang sama persis. Bisa dikata, corak macam ini langka.Biasanya hasil hibrid mawar hanya polos. Atau kalau ada perpaduan warna, hanya pinggirannya. Misalnya mawar putih pinggirnya pink. Ada juga kuning dengan pinggiran merah. Uniknya, mawar batik ini batangnya tidak berduri.

Menurut Jenny, mawar batik bisa ditanam di dataran rendah. Di rumah saya, Cipinang, Jakarta juga bisa berbunga, katanya. Kalau ingin bunganya lebih besar dan warnanya lebih cerah, mesti ditanam di dataran tinggi.

Bibitnya berasal sambung pucuk(grafting). Batang atasnya mawar batik dan pucuknya mawar biasa. Setelah 2-3 bulan, sambungan sudah siap tanam. Medianya berupa campuran sekam bakar, sekam mentah, dan pupuk kandang.

Penyiraman dilakukan sehari dua kali. Pemupukan dengan N-P-K, sebulan sekali. Pupuk kandang diberikan saat pertama kali menanam. Bila perawatan bagus, tanaman bakal lekas berbunga.

Visit our category :

- Flowers
- Gifts
- Hampers
- International Florists
- Roses
- Wine & Spirits

Daylily, si Mekar Sehari


Entah pemalu atau sadar sosoknya cantik, bunga daylily tidak mau lama-lama menunjukkan keindahannya. Cukup sehari, sesuai dengan namanya. Namun, seperti tak ingin mengecewakan penggemarnya, semua itu 'dibayar' dengan banyaknya kuntum bunga dari setiap rumpun. Bunga berwarna-warni muncul bergantian.

Kecantikan daylily terlihat menonjol, terutama bila ditata sebagai tanaman pembatas atau bedding plants di taman. Rumpun daylily dengan bunga besar pasti menjadi pusat perhatian. Aslinya, bunga daylily hanya berwarna kuning dan jingga. Namun, para penyilang di Amerika Serikat dan Eropa berhasil mengembangkan varietas baru berwarna merah, ungu, bahkan kebiruan.

Kelir mahkota juga beragam. Sekuntum daylily bisa terdiri dari satu, dua atau bahkan tiga warna. Selain warna, keragaman daylily terletak pada banyaknya kelopak. Ada yang satu lapis, juga dua lapis. Tekstur kelopak yang keras dan tebal membuat daylily seperti bunga plastik.

Di Indonesia, berbagai jenis daylily Trubus lihat di nurseri Mandiri Jaya Flora di Bogor. Si mekar sehari itu diboyong dari Miami, Florida, Amerika Serikat, pada 1998. Jenisnya ada yang kerdil (dwarf) dengan tinggi tanaman 30 cm, semi-dwarf, dan standar (tinggi 75 cm). Warnanya pun bervariasi dari kuning cerah, kuning pucat dan ungu polos, jingga dengan corak melingkar merah, serta merah jambu dengan corak melingkar ungu.
Bukan lily

Meski menyandang nama lily, daylily bukan anggota keluarga Liliaceae. Sosoknya memang mirip bunga lily. Bunga berbentuk terompet dengan tanaman merumpun. Namun, tidak seperti keluarga Liliaceae yang memiliki perbungaan berbentuk payung dan muncul serempak, bunga anggota keluarga Hemerocallidaceae itu muncul bergantian. Selain itu, kebanyakan lily mempunyai bulb, sejenis umbi batang yang berlapis-lapis. Daylily tidak.

Hemerocallis fulva itu sebenarnya berasal dari kawasan Asia subtropik seperti Jepang, Cina, Korea, dan daerah Eurasia. Di Cipanas, Indonesia, daylily kerap ditemukan di kios-kios bunga. Diduga, itu adalah jenis lawas yang dibawa Belanda pada masa penjajahan. Dari negeri 4 musim, daylily lokal itu beradaptasi dengan iklim tropis. Si mekar sehari itu terutama berkembang di dataran tinggi. Di awal abad ke- 20, bibit daylily dibawa ke Amerika Serikat dan Eropa. Di sana ia berkembang terutama sejak tahun 1930-an. Kini, di negeri Paman Sam, hampir setiap nurseri mengembangkan daylily. Tanaman berbunga bentuk lonceng terbalik itu pun populer sebagai tanaman landscape.

Para penyilang negara adidaya getol mengawinkan tanaman yang nama latinnya berarti cantik sehari itu. Muncullah 2 jenis daylily. Yaitu daylily daerah utara dengan 4 musim dan daylily daerah selatan yang beriklim tropis. Daylily daerah utara hanya berbunga pada musim semi dan panas. Pada musim dingin, dorman. Sedangkan daylily daerah selatan berbunga sepanjang tahun. Itulah yang Mandiri Jaya Flora boyong ke tanahair.
Tahan polusi

Menurut Benny Tjia, pemilik Mandiri Jaya Flora, daylily asal daerah selatan mudah dirawat. Mereka akan memperbanyak dirinya sendiri melalui rizoma. Pemupukan cukup dengan bahan organik seperti pupuk kandang dan NPK seimbang. Pemberian masing-masing setiap 2-3 bulan dengan dosis sesuai ketentuan. Musuhnya pun tidak banyak. Yang lazim ditemukan aphids bersarang di daun daylily dan menjadi vektor virus.

Untuk mencegahnya, penyemprotan insektisida dilakukan secukupnya. Daylily yang baru pindah lokasi tidak akan berbunga selama beberapa bulan. Maklum, ia mesti beradaptasi dulu dengan lingkungan baru. Mula-mula memperbanyak dulu rumpun selama 2-3 bulan. Setelah itu baru mengeluarkan bunga yang tidak pernah putus.

Seperti herba berumpun lainnya, daylily dikembangbiakkan dengan cara memecah anakan. Perkembangan dengan biji masih sulit dilakukan di sini.

Menurut Benny, daylily introduksi mampu tumbuh di daerah dataran tinggi maupun rendah. Dari Jakarta sampai daerah Puncak, Cipanas. Meski lebih suka sinar matahari penuh, ia masih bertahan pada intensitas matahari sampai 50%. Daylily tahan kekeringan dan adaptif di berbagai jenis tanah. Pun lingkungan dengan tingkat polusi cukup tinggi.

Daylily tidak terbatas sebagai elemen taman. Ia juga tampak cantik dalam pot. Karena itu bagi para hobiis yang tidak punya lahan, dapat memajang pot daylily. Syaratnya, pot sebagai tempat tinggal tanaman tidak boleh terlalu kecil agar tidak menghambat perkembangan rizoma. Tak sekadar indah, daylily juga enak dimakan. Digoreng dan disajikan layaknya tempura, kata Benny Tjia. Jadi, kenapa tidak memilih daylily?

Visit our category :

- Flowers
- Gifts
- Hampers
- International Florists
- Roses
- Wine & Spirits

Bahasa Bunga

Bunga….. Banyak orang yang mengibaratkan wanita sebagai bunga. Tak dapat dipungkiri bahwa bunga sangat dekat dengan dunia wanita. Ya, bunga dan keindahannya kali ini kami pilih sebagai thema edisi Maret. Bukan hanya karena kecintaan pada bunga, tetapi UK yang siap memasuki musim semi dengan bunga-bunga yang bermekaran, semakin menggugah kita akan kehadiran bunga dengan wangi dan keindahannya.

Belakangan ini terlihat semakin meningkatnya perhatian pengurus DWP KBRI London akan bunga. Bukan sekedar kebetulan, tapi berkat kursus singkat merangkai bunga yang diikuti bersama semakin membuka wawasan hati dan pikiran kami akan keindahan bunga (baca Warta). Bunga juga berarti beribu-ribu simbol. ‘Katakan dengan Bunga’ (Bunga Rampai) menggambarkan beribu rahasia dibalik indahnya bunga. Menyaksikan keindahan bunga juga menjadi tujuan wisata yang kami pilih (Eden Project). Singkat kata, kami sepakat memilih bunga sebagai inspirasi di setiap rubrik edisi ini.

Pembaca, kita semua mendapat kesempatan sangat berharga mendengarkan langsung dari Ibu Herawatie Hassan Wirajuda tentang aktivitas Mutu Manikam Nusantara dimana beliau menjadi koordinatornya. Organisasi nirlaba yang muda usia ini ternyata memiliki program yang terpadu dan sangat sistematis. Hasil perbincangan ini dapat Anda simak dalam Kolom Khusus, yang juga merupakan rubrik istimewa kami.

Akhirnya, selamat membaca bagi Anda. Harapan kami semoga banyak yang dapat kita tarik sebagai pelajaran, insyaAllah…….

Visit our category :

- Flowers
- Gifts
- Hampers
- International Florists
- Roses
- Wine & Spirits

 
Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action