
Anggrek hutan merupakan salah satu jenis tumbuhan yang dapat kita jumpai di Papua, bahkan di antaranya termasuk pada spesies yang langka.
Di Papua sendiri terdapat lebih kurang 2.000 jenis anggrek, mulai yang hidup di daerah tepi pantai hingga lereng gunung yang tinggi. Jenis dan warna dari anggrek beragam, sehingga ukuran, bentuk dan warnanya berbeda-beda sesuai dengan habitat tempat ia tumbuh.
Di dataran tinggi Papua, anggrek denrobium kerdil merupakan salah satu jenis yang paling cantik. Anggrek yang kecil -- biasanya diserbuki oleh burung -- ini memiliki warna cerah. Bunganya cukup besar dengan corak biru, merah, kuning dan ungu. Jenis lainnya yang tumbuh di sini adalah yang berbunga merah bercampur oranye, dendrobium cuthbertsonii Bunganya merah tua.
Papua diakui sebagai tempat atau kawasan yang begitu banyak menyimpan spesies langka (flora). Tumbuhan karnivora (tumbuhan yang hidup dengan memangsa hewan kecil) terdapat di ketinggian atas laut sampai ke daerah pegunungan yang bersalju.
Tumbuhan ini dibagi atas empat marga, namun yang dapat dijumpai di Papua adalah dari marga Nepenthes. Tanaman ini merupakan liana kayu atau perdu yang berbentuk seperti kantung. Hewan seperti serangga, burung, dan pengerat kecil umumnya tertarik dengan warnanya yang cerah.
Tanaman ini punya sejenis madu yang berfungsi sebagai penjerat mangsanya. Permukaan pohon (madu) ini amat licin, sehingga mangsa kerap jatuh ke dalamnya. Hewan yang terjatuh akan dilumat dengan enzim/cairan pencerna untuk menjadi zat makan yang diserap dinding tubuh dan disalurkan ke seluruh tubuh.
Visit our category :
- Flowers
- Gifts
- Hampers
- International Florists
- Roses
- Wine & Spirits
Rabu, 11 Juni 2008
Berbagai Jenis Tanaman Anggrek
Diposting oleh Anonim di 11.16 0 komentar
Label: Anggerk Hutan, Beautiful Flowers, Bunga Anggrek Hutan, gifts and hampers, International Florists, wine and spirits
Selasa, 10 Juni 2008
Adenium Langka

Adenium grafting yang hanya mengandalkan bunga memang menarik. Tapi jika Anda jeli, masih banyak bisa ditemukan adenium-adenium 'aneh' yang menggoda hati. Harganya bisa mencapai puluhan juta, mengingat ketersediaan barang sangat langka. Pemilik adenium langka biasanya menjadi buah bibir di mana-mana.
Adenium grafting yang hanya mengandalkan bunga memang menarik. Tapi jika Anda jeli, masih banyak bisa ditemukan adenium-adenium 'aneh' yang menggoda hati. Harganya bisa mencapai puluhan juta, mengingat ketersediaan barang sangat langka. Pemilik adenium langka biasanya menjadi buah bibir di mana-mana. Tidak aneh. Berikut beberapa di antaranya: Mutasi The peach yang berwarna kejinggaan bersalin rupa jadi berbercak merah di atas dasar jingga. Boleh jadi, inilah jenis Adenium obesum yang paling sering bermutasi. Warna merah mulai dari berupa titik sampai polesan yang hampir Menutupi warna jingga. Bila dalam satu tanaman ada bunga normal dan bunga mutasi, hasilnya jadi tanaman menarik.*** Daun Albino Perubahan warna tak melulu di bunga. Adenium obesum jenis ini diketahui dimiliki Handhi di Tangerang. Selain warna bunga, daun juga bermutasi. Helaian yang mestinya hijau, melulu putih seperti albino. Handhi mengaku, mendapatkan dari Thailand setahun silam. Yang istimewa putihnya daun stabil dan tanaman sehat. Terkadang dari 1.000 semaian biji memang ada 1-2 tanaman albino. Tapi umur 3 bulan mati karena daun terbakar, tutur pemilik nurseri Rumah Pohon itu.*** Bonggol Emas Inilah salah satu mutasi terlangka: adenium bonggol emas. Menurut Aris Budiman (pemerhati Adenium, red) di Yogyakarta, peluang mendapatkannya 1:1.000.000. Di tanahair, hanya segelintir yang memiliki. Tercatat 11 bonggol emas dikoleksi kolektor di Depok, Yogyakarta, Pati, dan kolektor di Jawa Timur. Satu pohon milik Drs Sonny Wagino di Ngawi juga berdaun variegata. Ini jenis lebih langka.
Visit our category :
- Flowers
- Gifts
- Hampers
- International Florists
- Roses
- Wine & Spirits
Diposting oleh Anonim di 10.53 0 komentar
Label: Adenium Langka, Beautiful Flowers, Gifts, Hampers, International Florists, Wine Spirits
Pembungaan (flowering)

Pembungaan (flowering)
Proses pembungaan mengandung sejumlah tahap penting, yang semuanya harus berhasil dilangsungkan untuk memperoleh hasil akhir yaitu biji. Masing-masing tahap tersebut dipengaruhi oleh faktor-faktor internal dan eksternal yang berbeda.
1. Induksi bunga (evokasi)
Adalah tahap pertama dari proses pembungaan, yaitu suatu tahap ketika meristem vegetatif diprogram untuk mulai berubah menjadi meristem reproduktif.
Terjadi di dalam sel.
Dapat dideteksi secara kimiawi dari peningkatan sintesis asam nukleat dan protein, yang dibutuhkan dalam pembelahan dan diferensiasi sel.
2. Inisiasi bunga
Adalah tahap ketika perubahan morfologis menjadi bentuk kuncup reproduktif mulai dapat terdeteksi secara makroskopis untuk pertama kalinya.
Transisi dari tunas vegetatif menjadi kuncup reproduktif ini dapat dideteksi dari perubahan bentuk maupun ukuran kuncup, serta proses-proses selanjutnya yang mulai membentuk organ-organ reproduktif.
3. Perkembangan kuncup bunga menuju anthesis (bunga mekar)
Ditandai dengan terjadinya diferensiasi bagian-bagian bunga.
Pada tahap ini terjadi proses megasporogenesis dan mikrosporogenesis untuk penyempurnaan dan pematangan organ-organ reproduksi jantan dan betina.
4. Anthesis
Merupakan tahap ketika terjadi pemekaran bunga.
Biasanya anthesis terjadi bersamaan dengan masaknya organ reproduksi jantan dan betina, walaupun dalam kenyataannya tidak selalu demikian. Ada kalanya organ reproduksi, baik jantan maupun betina, masak sebelum terjadi anthesis, atau bahkan jauh setelah terjadinya anthesis.
Bunga-bunga bertipe dichogamy mencapai kemasakan organ reproduktif jantan dan betinanya dalam waktu yang tidak bersamaan.
5. Penyerbukan dan pembuahan
Tahap ini memberikan hasil terbentuknya buah muda. Detil dari proses penyerbukan dan pembuahan akan dijelaskan pada bab tersendiri.
6. Perkembangan buah muda menuju kemasakan buah dan biji
Tahap ini diawali dengan pembesaran bakal buah (ovarium), yang diikuti oleh perkembangan cadangan makanan (endosperm), dan selanjutnya terjadi perkembangan embryo.
Pembesaran buah merupakan efek dari pembelahan dan pembesaran sel, yang meliputi tiga tahap:
Tahap pertama :
Terjadi peningkatan penebalan pada pericarp oleh adanya pembelahan sel.
Tahap kedua :
Terjadi pembentukan dan pembesaran vesikel berair (juice vesicle); biasanya terjadi pada buah-buah fleshy
Tahap ketiga :
Tahap pematangan, biasanya terjadi pengkerutan jaringan dan pengerasan endocarp pada buah-buah dry
Selama tahap-tahap ini terjadi pula akumulasi air dan gula, hingga pada tahap ketiga buah telah mengandung 80-90% air dan 2-10-20% gula.
Visit our category :
- Flowers
- Gifts
- Hampers
- International Florists
- Roses
- Wine & Spirits
Diposting oleh Anonim di 10.35 0 komentar
Label: Beautiful Flowers, Beautiful Silk Flowers, International Florists, Pembungaan, wine and spirits
Senin, 09 Juni 2008
Proses Perkembangan Bunga

Bunga biasa tumbuh pada tanaman. Pada tanaman terdapat organ untuk berkembang biaknya benih atau bibit bunga. Berkembangnya bunga melalui proses penyerbukan, yaitu berpindahnya bibit jantan (male gametes) pada bibit betina (female gametes) dan menghasilkan sel baru yang disebut buah atau biji. Peristiwa ini disebut juga jatuhnya serbuk sari pada permukaan putik atau kepala putik, dan kepala putik ini menjadi bakal biji atau pembuahan. Pembuahan ini yang disebut berkembang dan mekarnya bunga.
Penyerbukan/polinasi
Penyerbukan atau polinasi merupakan suatu proses berkembang biaknya tanaman bunga, yaitu peristiwa menempelnya serbuk sari di kepala putik. Serbuk sari sampai ke kepala putik dengan dibawa oleh perantaranya. Berdasarkan perantaranya (polinator), penyerbukan dapat dibedakan menjadi 4 yaitu:
Penyerbukan oleh angin.
Angin berguna untuk bergeraknya atau berpindahnya serbuk sari dengan sendirinya pada bunga yang lain.
Ciri-ciri bunga yang diserbukkan oleh angin yaitu:
* Bunga tidak berwarna
* Tidak mempunyai kelenjar madu
* Serbuk sari banyak dan ringan
* Tangkai sari panjang dengan kepala sari besar
* Mempunyai putik yang panjang
Penyerbukan oleh hewan.
Hewan yang beraksi dalam proses penyerbukan adalah jenis serangga, seperti kupu-kupu, ngengat atau lebah. Hewan-hewan ini yang membawa serbuk sari dari satu bunga ke bunga yang lain, tapi masih pada satu jenis bunga.
Ciri-ciri bunga yang diserbukkan oleh hewan ini yaitu:
* Mahkota bunga berwarna-warni
* Berbau harum
* Menghasilkan kelenjar madu
* Serbuk sari berlendir sehingga mudah melekat
* Putik tersembunyi dan berlendirProses penyerbukan bisa juga dibantu oleh hewan lain seperti burung dan kelelawar. Namun bunga yang dihasilkan biasanya berbau tidak harum dan tidak menghasilkan kelenjar madu.
Penyerbukan oleh air
Penyerbukan ini terjadi pada tumbuhan yang bunganya terendam dalam air. Air berguna sekali dalam proses reproduksi bunga, karena air juga dapat menyuburkan bibit bunga tersebut.
Penyerbukan oleh manusia
Yaitu penyerbukan yang dilakukan karena pertolongan manusia. Biasanya manusia melakukan pencangkokan atau penyilangan antara satu bunga dengan bunga yang lain untuk memperbanyak tumbuhnya bunga.
Pembuahan/Fertilisasi
Setelah terjadi proses penyerbukan, lalu akan terjadi pembuahan. Pembuahan merupakan proses penting dalam pembentukan biji dan buah. Pembuahan terjadi untuk memproduksi bibit bunga. Biasanya, setelah proses penyerbukan, bunga akan mengalami pembuahannya sendiri. Pembuahan terjadi apabila serbuk sari telah masuk ke bagian dalam putik atau bakal buah. Lalu dari bakal buah ini akan membentuk biji yang melengkapi proses reproduksi bunga. Hasil dari pembuahan ini adalah variasi bunga dari jenis yang sama.
Visit our category :
- Flowers
- Gifts
- Hampers
- International Florists
- Roses
- Wine & Spirits
Diposting oleh Anonim di 13.23 0 komentar
Label: Beautiful Flowers, gifts and hampers, International Florists, prose perkembangan bunga, wine and spirits
Cantiknya Warna-Warni Teratai
Tanaman satu ini memang tengah jadi idola. Apalagi, warna bunganya kini tak cuma merah atau putih. Bagaimana cara menyilangnya?
Kini, banyak orang yang gandrung membuat taman. Jika tempo lalu hanya orang-orang berduit yang punya taman di rumahnya, sekarang siapa pun sebisa mungkin akan menghadirkan taman di rumah mereka, seberapa pun luas tanahnya. Entah itu di halaman depan, belakang, bahkan halaman samping pun bisa. Alasan membuat taman, sungguh bermacam-macam, salah satunya ingin agar rumah terasa alami. "Sembari melepas lelah, duduk-duduk santai menikmati indahnya tanaman," kata mereka.
Selain taman, kolam juga menjadi hiasan banyak rumah. Letaknya menyatu dengan taman, sehingga gemericik air dan ikan yang berenang kesana-kemari asri menyatu dengan tanaman hias berbunga maupun tanaman hias berdaun. Satu lagi yang tak bisa dilewatkan adalah hadirnya tanaman teratai di kolam tersebut.
- Teratai Biru
- Teratai Putih Jawa
- Teratai Putih Hutan
- Teratai Silangan
Yang sering jadi masalah, sulitnya mendapatkan warna bunga seperti yang diharapkan, karena yang diambil tanaman muda. Yang dibutuhkan adalah kemampuan menghafal postur tanaman serta kejelian mengamati daun dengan kekhasan yang dimilikinya. Satu lagi, dibutuhkan feeling agar hasilnya sesuai yang diharapkan.
Cara kedua adalah dengan tunas anakan. Simak dan pilih tunas anakan yang sehat dan subur. Yang penting dapatkan ukuran tunas anakan yang sama, lalu satukan, dan tanam bersamaan.
Bagaimana menanamnya? Sediakan pot dan media. Carilah pot yang mulutnya lebar. Medianya berupa lumpur, pasir dan pupuk kandang ( 1 : 1 : 1). Aduk merata, lalu masukkan ke dalam pot sebanyak 3/5 bagian pot. Sabarlah 1 - 2 minggu agar terbentuk Lumpur pada bagian dasar pot. Pekerjaan berikut : masukkan pot yang berisi telah berisi 3 sampai 6 jenis tanaman teratai ke dalam kolam. Lalu, airnya ditambah.
Oh ya, jangan lupa pupuk. Setelat-telatnya 2 bulan sekali beri pupuk NPK sebanyak 10 gram per pot. Caranya, bungkus pupuk NPK dengan kertas koran, lalu benamkan dalam media tanam. Sesudah daun tumbuh lebat, barulah diberi pupuk yang punya kandungan unsur mikro tinggi. Vitabloom khusus bunga bisa dipakai. Dosisnya per wadah adalah 5 gram Vitabloom. Caranya, tabur di atas air, bukan dibenamkan dalam pot. Selamat mencoba!
- Akar
- Daun
- Bunga
- Biji
Visit our category :
- Gifts
- Hampers
- International Florists
- Roses
- Wine & Spirits
Diposting oleh Anonim di 11.14 0 komentar
Label: Beautiful Flowers, Gifts, Hampers, Internasional Florists, Roses, Warna-Warni Teratai
Jumat, 06 Juni 2008
Alamanda (Bunga Terompet)

Bunga Terompet berasal dari negara Amerika Tengah dan Selatan, lebih dikenal dengan sebutan Yellow Bell, Golden Trumpet, atau Buttercup Flower. Sesuai namanya, bunga ini bentuknya lebih mirip Terompet yang berwarna kuning. Bunga Terompet umumya memang berwarna kuning. Namun seiring dengan perkembangan, bunga Terompet diperbanyak dengan cara penyilangan atau stek dan dapat menghasilkan bunga Terompet berwarna putih, ungu, merah muda atau oranye.
Bunga Terompet dapat tumbuh dan mekar pada setiap tahun, pada tanaman yang dapat tumbuh hingga lebih dari 2 meter. Tangkai bunga ini berwarna hijau muda dan mempunyai daun yang agak kasar. Warna kuning pada bunga Terompet sangat cerah. Bentuk bunganya sendiri mencapai ukuran diameter 5 sampai 7, 5 cm.
Bunga ini selain cantik juga memiliki manfaat yang lain. Kita dapat menggunakan akar, daun dan bunga Terompet sebagai bahan untuk obat-obatan. Sedangkan getahnya yang berwarna putih dapat dijadikan sebagai obat penyakit kanker dan pencegah kuman atau bakteri.
Visit our category :
- Gifts
- Hampers
- International Florists
- Roses
- Wine & Spirits
Diposting oleh Anonim di 13.54 0 komentar
Label: Alamanda, Beautiful Flowers, Gifts, Hampers, International Florists, Wine Spirits
Selasa, 03 Juni 2008
Bakung
Tanaman Bakung merupakan bagian dari genus Lilium, nama tanaman ini dalam bahasa Inggris adalah lily. Ada sekitar 100 suku dalam keluarga bakung (Liliaceae)
Tanaman ini bisa menyesuaikan diri dengan habitat hutan, seringkali pegunungan, dan terkadang habitat rerumputan. Beberapa mampu hidup di rawa. Pada umumnya tanaman ini lebih cocok tinggal di habitat dengan tanah yang mengandung kadar asam seimbang.
Bakung biasanya memiliki tangkai yang kokoh. Kebanyakan suku bakung membentuk umbi polos di bawah tanah. Di beberapa suku Amerika Utara dasar dari umbi ini berkembang menjadi rizoma.
Bunga bakung yang besar memiliki tiga daun bunga, acapkali wangi, dan terdapat dalam berbagai warna dari putih, kuning, jingga, merah muda, merah, ungu, warna tembaga, hingga hampir hitam. Terdapat pula corak berupa bintik-bintik.
Visit our category :
- Gifts
- Hampers
- International Florists
- Roses
- Wine & Spirits
Diposting oleh Anonim di 13.34 0 komentar
Label: Bakung, Beautiful Flowers, Bunga Bakung Besar, Gifts, Hampers, Internasional Florists
Kamis, 29 Mei 2008
Ada 2.000 Jenis Anggrek

ANDA pecinta anggrek? Anggrek hutan merupakan salah satu jenis tumbuhan yang dapat kita jumpai di Papua, bahkan di antaranya termasuk pada spesies yang langka.
Di Papua sendiri terdapat lebih kurang 2.000 jenis anggrek, mulai yang hidup di daerah tepi pantai hingga lereng gunung yang tinggi. Jenis dan warna dari anggrek beragam, sehingga ukuran, bentuk dan warnanya berbeda-beda sesuai dengan habitat tempat ia tumbuh.
Di dataran tinggi Papua, anggrek denrobium kerdil merupakan salah satu jenis yang paling cantik. Anggrek yang kecil -- biasanya diserbuki oleh burung -- ini memiliki warna cerah. Bunganya cukup besar dengan corak biru, merah, kuning dan ungu. Jenis lainnya yang tumbuh di sini adalah yang berbunga merah bercampur oranye, dendrobium cuthbertsonii Bunganya merah tua.
Papua diakui sebagai tempat atau kawasan yang begitu banyak menyimpan spesies langka (flora). Tumbuhan karnivora (tumbuhan yang hidup dengan memangsa hewan kecil) terdapat di ketinggian atas laut sampai ke daerah pegunungan yang bersalju.
Tumbuhan ini dibagi atas empat marga, namun yang dapat dijumpai di Papua adalah dari marga Nepenthes. Tanaman ini merupakan liana kayu atau perdu yang berbentuk seperti kantung. Hewan seperti serangga, burung, dan pengerat kecil umumnya tertarik dengan warnanya yang cerah.
Tanaman ini punya sejenis madu yang berfungsi sebagai penjerat mangsanya. Permukaan pohon (madu) ini amat licin, sehingga mangsa kerap jatuh ke dalamnya. Hewan yang terjatuh akan dilumat dengan enzim/cairan pencerna untuk menjadi zat makan yang diserap dinding tubuh dan disalurkan ke seluruh tubuh.
Sagu metroxylon sago merupakan salah satu tumbuhan yang perlu waktu bertahun-tahun untuk tumbuh dan menjadi besar di Papua. Tumbuhan yang menjadi makanan utama orang Papua ini kini telah menjadi tanaman yang dibudayakan oleh penduduk setempat.
- Flowers
- Gifts
- Hampers
- International Florists
- Roses
- Wine & Spirits
Diposting oleh Anonim di 12.52 0 komentar
Label: Anggrek, Beautiful Flowers, Gifts, Hampers, International Florists, Jenis-jenis Anggrek
Rabu, 28 Mei 2008
Grammatophyllum stapeliaeflorum
Kerabat jenis anggrek ini jumlahnya agak terbatas. Berdasarkan catatan sementara, di Indonesia hanya ditemukan 3 jenis, yaitu anggrek tebu (G. speciosum), anggrek macan (G. scriptum) dan Anggrek sendu (G. stapeliaeflorum).
Anggrek ini biasa disebut anggrek sendu karena warnanya yang kusam dan bentuk bunga yang menggantung seperti cucuran air mata. Bulbnya menyerupai bulb anggrek macan (G. scriptum) hanya saja kulit permukaan luarnya tampak lebih mengkilat dan kaku seperti dilapisi plastic, berbuku tunggal dengan panjang kira-kira 14 cm, lebar 6 cm, agak memipih dengan 2-3 daun pada puncaknya. Daun berukuran cukup lebar, panjang kira-kira 35 cm yang makin menyempit kearah pangkalnya. Bunganya muncul dari dasar bulb dengan tandan bunga yang merunduk dan menggantung ke bawah. Panjang tandan bunga sekitar 30 cm. Pada tandan tersebut tumbuh sebanyak 12 kuntum bunga. Bunga berwarna coklat kelabu keunguan dengan totol-totol ungu tua, berbau tidak sedap.
Jenis ini ditemukan di hutan-hutan di Sumatera, Jawa sampai dengan Sulawesi. Tumbuh secara epifit pada pohon-pohon di hutan-hutan yang agak terbuka. Berdasarkan catatan sementara tanaman ini berbunga pada bulan-bulan Januari, Februari, Juni, Juli. Apakah waktu berbunga tersebut sama dengan berbunganya di alam masih perlu diteliti. Masa mekar bunganya antara 13-15 hari. Buah berbentuk jorong.
Tanaman ini sudah mulai dibudidayakan, tapi sayang peminatnya masih sedikit karena masih kalah populer dibanding dua kerabatnya yang lain, anggrek tebu dan anggrek macan. Umumnya dipelihara di pot besar atau pot gantung besar dengan media tumbuh cacahan akar pakis dan sedikit sabut kelapa. Penyiraman diperlukan tetapi tidak setiap hari. Mudah dikembangbiakkan dengan anakan. Meskipun penampakan bunganya yang kurang menarik, namun anggrek ini merupakan satu-satunya anggota keluarga Grammatophyllum yang memiliki morfologi tandan dengan posisi menggantung. Keunikan inilah yang membuat anggrek species ini mulai dilirik banyak para kolektor.
Visit our category :
- Gifts
- Hampers
- International Florists
- Roses
- Wine & Spirits
Diposting oleh Anonim di 11.24 0 komentar
Label: Beautiful Flowers, Gifts, Grammatophyllum stapeliaeflorum, Hampers, International Florists, Roses
Selasa, 27 Mei 2008
Cymbidium finlaysonianum
Di Kalimantan Barat anggrek ini dinamakan sakat lidah ular tedung atau lau pandan. Orang sumatera mengenalnya dengan nama anggrek pandan, karena perawakannya memang sekilas menyerupai pandan. Untuk membedakannya dengan anggrek lainnya yang perawakannya mirip pandan seperti Vanda tricolor, anggrek ini diberi nama “anggrek lidah ular”.
Tumbuhan ini hidup menumpang pada pohon-pohon besar. Tumbuhnya merumpun karena tunas-tunas yang keluar disekitar tumbuhan induk. Batangnya sangat pendek dan tertutup rapat oleh pelepah daun. Daunnya berbentuk pita, tebal dan kaku, ujungnya membelah dua. Lebar daun antara 2-3 cm, terkadang pada kondisi subur, daunnya dapat mencapai satu meter panjangnya. Memiliki akar lekat dan akar udara. Akar lekatnya berdiameter lebih besar dan agak memipih dengan penebalan jaringan meristem ganda berwarna keputihan. Bunganya tersusun dalam tandan yang panjangnya dapat mencapai 1 meter lebih, menjuntai kebawah menyerupai lidah ular. Dalam satu rumpun dapat muncul beberapa tandan bunga sekaligus. Terdapat 15-30 kuntum bunga pada setiap tandannya. Masing-masing bunga bergaris tengah 6 cm. Sepalnya berbentuk lanset, membentuk bintang. Warnanya kuning semburat kemerahan. Lidahnya berwarna merah marun dengan corak putih yang mencolok.
Anggrek ini dijumpai tumbuh liar di tempat-tempat yang sedikit terbuka, di hutan jati dan hutan campuran. Tumbuh pada ketinggian antara 5-300 m dpl. Di tempat-tempat tersebut anggrek ini berbunga sepanjang tahun. Setiap kuntum bunga dapat bertahan mekar selama 12 hari. Penyebaran anggrek ini sangat luas, Indonesia, Filipina, Burma, Laos, Kamboja, Vietnam, Thailand, dan Malaysia. Karena anggrek ini sangat mudah dipelihara maka sekarang jenis ini banyak dibudidayakan orang.
Visit our category :
- Gifts
- Hampers
- International Florists
- Roses
- Wine & Spirits
Diposting oleh Anonim di 11.38 0 komentar
Label: Beautiful Flowers, Cymbidium finlaysonianum, Flower Garden, Gifts, Hampers, International Florists
Paphiopedilum liemianum, mungil nan tangguh
Anggrek ini akrab disebut sebagai anggrek kantong, karena labellumnya yang menyerupai kantung kecil. Sosok tanaman anggrek ini cukup pendek (tinggi tanaman sekitar 5-7 cm) dengan posisi daun yang berselang seling. Daunnya melebar dengan ujung membulat. Lebar daun sekitar 3-6 cm dengan panjang daun bervariasi antara 15-20 cm. Tanaman ini termasuk anggrek terestrial, artinya anggrek ini memiliki habitat tumbuh di tanah, dengan mengandalkan organ akarnya sebagai alat untuk menyerap air dan unsur hara. Anggrek ini senang dengan kondisi media yang cukup lembab, akan tetapi jika terlalu lembab bisa menyebabkan pembusukan pada pangkal batangnya. Anggrek yang dahulu diisukan sebagai anggrek yang sulit dipelihara ini, ternyata justru memiliki kelebihan lain, yaitu toleran terhadap kekeringan dan toleran dengan rentang suhu yang lebar. Selain itu, dalam satu tandan bunga bisa memunculkan lebih dari 3 kali bunga. Bunganya yang unik muncul bergantian satu per satu dengan masa mekar tiap kuntum bunga lebih dari 1 minggu. Pemeliharaan anggrek ini cukup mudah, hanya dengan menjaga kelembaban media dan melakukan pemberian pupuk organik pada media tanamnya. Oh iya…satu hal yang cukup penting yaitu tempatkan anggrek ini pada tempat yang ternaungi, misal dibawah paranet 50 % atau di bawah tajuk pepohonan. Meskipun bunganya unik dan indah, sayangnya pertumbuhan anggrek ini termasuk sangat lambat.
Media tumbuh anggrek ini dapat berupa campuran tanah (usahakan yang kadar lempungnya rendah) dan pupuk organik. Atau media kombinasi seperti cacahan pakis/arang/kerikil + potongan sabut, pupuk organik + sedikit moss.
Visit our category :
- Flowers
- Gifts
- Hampers
- International Florists
- Roses
- Wine & Spirits
Diposting oleh Anonim di 11.30 0 komentar
Label: Anggrek Paphiopedilum liemianum, Beautiful Flowers, Gifts, Hampers, International Florists, Paphiopedilum liemianum
Senin, 26 Mei 2008
Agar Euphorbia Semarak Berbunga
Bunga-bunga menyelimuti setiap tajuknya. Bentuk bunga unik dan warna ngejreng menambah daya tarik pesonanya. Untuk mendapatkan dompolan bunga euphorbia nan cantik itu ada tekniknya.
Kecantikannya semakin menonjol bila didukung dengan sosok tanaman yang seluruhnya optimal, mulai dari batang kokoh, cabang kompak, dan susunan bunga yang bagus. Wajar bila penampilannya mengundang perhatian, sehingga banyak yang meminatinya.
Apalagi ada kepercayaan, keluarnya bunga dapat menggambarkan nasib dan keberuntungan si pemiliknya. Ingin euphorbia Anda berbunga semarak? Mudah, lakukan 6 P, yaitu pemangkasan, penyiraman, pemupukan, penempatan, penyiangan, dan pengendalian penyakit.
A. Pemangkasan
Pemangkasan dapat dimulai sejak euphorbia dalam masa penyuburan. Tujuannya, untuk membentuk tajuk yang seimbang, sehingga terlihat cantik dan mengurangi penguapan. Patokannya mudah, cabang-cabang yang tepat berada di sisi kiri, kanan, depan, dan belakang sebaiknya dibiarkan, selain itu dibuang saja. Nantinya, tunas baru bermunculan di setiap cabang, sehingga tampak lebih rimbun. Waktu yang pas untuk pemangkasan adalah usai penyuburan dan pembungaan pertama kali. Tepatnya di akhir masa pembungaan pertama. Bunga tua juga harus dipotong untuk memunculkan bunga baru. Bunga mekar selama dua bulan. Setelah itu, warnanya pudar, kusam, dan akhirnya layu.
B. Penyiraman
Agar euphorbia tumbuh prima dan selalu berbunga lebat, sebaiknya deprogram penyuburan-pembungaan-penyuburan-pembungaan, demikian seterusnya. Umumnya, fase penyuburan berlangsung 1-1,5 bulan. Sedangkan pembungaan biasanya berlangsung selama 3-4 bulan. Setelah menjalani masa penyuburan selama 1,5 bulan, sosok euphorbia telah bersalin rupa dengan percabangan banyak dan daun yang rimbun. Itulah saat yang tepat untuk memasuki periode berikutnya, yaitu pembungaan. Saat itu, tanaman membutuhkan air dalam jumlah yang memadai. Penyiraman dapat diberikan setiap hari dengan memakai sprayer atau gembor, agar cipratan air yang keluar halus, sehingga tidak merusak daun dan memuntahkan sebagian media tanamnya.
C. Penempatan
Penyinaran penuh ternyata merangsang euphorbia berbunga lebat. Untuk itulah, sebaiknya letakkan pot euphorbia di tempat terbuka dengan sinar matahari penuh dan sirkulasi udara di sekitarnya bagus. Hasilnya, sejak dipindahkan selama seminggu akan muncul bunga-bunga di sela-sela tajuknya. Sebulan kemudian, bunga-bunganya muncul serempak menyesaki setiap daunnya.
D. Penyiangan
Senantiasa menjaga kebersihan adalah salah satu cara agar euphorbia tumbuh subur dan berbunga lebat. Pasalnya, rumput atau tanaman liar lain yang biasanya tumbuh di media tanam akan menjadi pesaing euphorbia dalam penyerapan hara. Bahkan tanaman itu bisa jadi vector atau tempat bersembunyi hama dan penyakit, seperti serangga atau kutu. Untuk itulah gulma harus dicabut, sementara daun yang rontok sebaiknya segera dibuang.
E. Pemupukan
Agar berbunga lebat, euphorbia membutuhkan unsure hara dalam jumlah memadai. Ketika tanaman dipindahkan ke tempat terbuka, berikan pupuk majemuk dengan kadar N rendah, sementara P dan K tinggi. Merknya bermacam-macam, seperti Growmore, Hyponex atau Gandasil. Dosisnya 1 gram/liter/tanaman. Aplikasi pupuk seminggu sekali dengan cara mengocorkan ke media tanam. Perlakuan ini terus dilakukan seminggu sekali. Tingginya kadar P dan K merangsang euphorbia untuk memunculkan bunga. Baru seminggu disemprot pupuk, tanaman ini pun sudah mulai berbunga. Cara praktis dengan menaburkan pupuk lambat urai (slow release), seperti Dekastar, Magamp, dan Osmocote sebanyak 1-2 sendok makan setiap 3 bulan sekali. Dengan cara ini tanaman dapat menyerap hara setiap saat.
F. Hama dan Penyakit
Euphorbia sebenarnya tanaman hias yang bandel dan relatif jarang terserang hama dan penyakit. Meski demikian, tak ada salahnya Anda waspada dengan kehadiran kutu putih (white flies, mealy bug) dan thrips, karena kehadirannya membuat tanaman ini malas berbunga. Untuk memberantasnya dapat menggunakan insektisida, seperti Metindo, Pegasus, dan Agrimex. Frekuensi dan dosis sesuai petunjuk di labelnya. Penyakit lain yang perlu diwaspadai adalah bakteri Erwinia, penyebab busuk akar yang biasanya muncul di musim hujan. Untuk mencegahnya, lakukan penyemprotan pestisida secara berkala.Penanaman Tepat Untuk Euphorbia
Kunci keberhasilan merawat euphorbia ada pada media tanam yang baik. Dengan media tanam yang baik, akan membuat tanaman ini tumbuh subur, sehat, akar kuat, batang kokoh, dan rajin berbunga. Untuk itulah, media tanam harus mengandung unsur hara dalam jumlah memadai. Pot sebagai wadah tanam sebaiknya dipilih yang memiliki drainase baik. Setelah itu, baru memahami cara penanaman yang benar. Berikut cara menanam euphorbia dengan benar
- Siapkan pot yang ukurannya sepadan dengan besar-kecilnya euphorbia. Pastikan kondisi pot bersih dan memiliki lubang di bagian dasar untuk membuang kelebihan air.
- Masukkan beberapa potongan styrofoam atau pecahan genting yang jumlahnya asal menutup lubang, karena tujuannya untuk mencegah air tidak menggenang di dasar pot.
- Isi pot dengan formulasi media tanam yang sudah dibuat, jumlahnya kira-kira separuh pot. Taburkan butiran pupuk lambat urai sebanyak setengah sendok makan.
- Ambil bibit euphorbia, lalu bersihkan akar-akarnya. Setelah itu, tanaman siap ditanam.
- Masukkan euphorbia ke media tanam dengan posisi tegak. Pastikan akar menyebar merata dan tidak saling melilit atau menumpuk satu dengan yang lainnya.
- Isi media tanam hingga penuh, lalu siram air sampai media tanam terlihat padat. Letakkan bibit di lokasi teduh dan aman dari gangguan.
- Flowers
- Gifts
- Hampers
- International Florists
- Roses
- Wine & Spirits
Diposting oleh Anonim di 15.23 0 komentar
Label: Beautiful Flowers, Bunga Euphorbia, Euphorbia, Gifts, Hampers, International Florists
PAMOR KAMBOJA MEROKET (PLUMERIA)

Pamor Kamboja sebagai tanaman koleksi meroket. Fungsinya pun bukan lagi sebagai penghias kuburan seperti selama ini dikenal. Dengan warna yang sangat variatif bukan hanya putih dan merah seperti yang biasa kita lihat.Belakangan muncul kamboja putih semburat kuning, kuning, merah bersemburat kuning, bahkan merah bersemburat putih dan kuning.
Bunga kamboja, atau dikenal juga dengan nama kembang jepun, memang sedang jadi tren, mengiringi kepopuleran aglaonema dan adenium. Dalam pameran-pameran tanaman hias, label yang dipasang berbunyi plumeria. Varietasnya pun bermacam-macam namanya, seperti Harry Potter, Windmollen, Big Pink, Grove Fram, Hawaiian Sunset, Madame Ponny, Splash Pink, Snow White, hingga Aztec Gold.
Disamping itu juga terdapat Plumeria Variegata yang mengandalkan keindahan pada dedaun nya. Karena jumlahnya yang sangat terbatas, jenis ini sangat diburu oleh para kolektor dengan harga yang cukup tinggi.
Visit our category :
- Gifts
- Hampers
- International Florists
- Roses
- Wine & Spirits
Diposting oleh Anonim di 15.12 0 komentar
Label: Beautiful Flowers, BUNGA KAMBOJA, Gifts, Hampers, International Florists, Plumeria
Kamis, 22 Mei 2008
Beautiful Flowers

A flower, also known as a bloom or blossom, is the reproductive structure found in flowering plants (plants of the division Magnoliophyta, also called angiosperms). The flower's structure contains the plant's reproductive organs, and its function is to produce seeds. After fertilization, portions of the flower develop into a fruit containing the seeds. For the higher plants, seeds are the next generation, and serve as the primary means by which individuals of a species are dispersed across the landscape. The grouping of flowers on a plant is called the inflorescence.
In addition to serving as the reproductive organs of flowering plants, flowers have long been admired and used by humans, mainly to beautify their environment but also as a source of food.
Visit our category :
- Flowers
- Gifts
- Hampers
- International Florists
- Roses
- Wine & Spirits
Diposting oleh Imoet di 02.55 0 komentar
Label: Beautiful Flowers, Gifts, Hampers, International Florists, Roses, Wine Spirits






