Tampilkan postingan dengan label tour travel agent. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tour travel agent. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 Juni 2009

Persaingan Agen Perjalanan

Jika anda akan bepergian ke bali dengan menggunakan jasa package tour travel bali, tour package bali tour atau travel tour, travel tours, pastikan bahwa package tour, tour package yang dipilih merupakan package tours, tours package yang terbaik. Soalnya, industri travel tour, tours travel yang berkembang pesat tidak hanya membuat usaha di bidang travel tours, tours travel itu sangat kompetitif tetapi juga melahirkan package tourstours package nakal yang tega menipu konsumen, entah janji tidak sesuai kenyataan atau uang anda dibawa kabur. Jika salah pilih tour travel, niat anda semula untuk menghemat waktu, uang, dan bebas frustrasi dengan menggunakan jasa package tour bali, tour package bali malah akan berbuah sebaliknya.

Lalu bagaimana caranya agar anda dapat menemukan agen bali tour package, tour package bali yang baik, kompeten, dan profesional? Pilihlah agen perjalanan package tours bali, bali tour package seperti memilih dokter atau lawyer untuk keperluan anda. Dapatkan nasihat teman dan kerabat yang menggunakan agen perjalanan package tours bali, travel tours bali yang mereka percaya. Karena jenis pilihan perjalanan (seperti perjalanan keluarga, berkelompok/ grup, petualangan, ekoturisme) merupakan keputusan personal yang mencerminkan hasrat dan gaya hidup, anda mungkin harus mengunjungi atau menelepon sejumlah agen perjalanan package tour bali,bali tours travel, travel tour bali, untuk menemukan satu yang terbaik yang sesuai dengan kebutuhan anda. Saat berkunjung ke kantor agen tour travel bali, bali tour travel, package bali, bali package pertimbangkan segala sesuatu mulai dari tampilan kantor sampai dengan cara mereka mendengar serta menjawab pertanyaan anda. Agen bali package, travel tours bali, bali tours yang baik akan berusaha membangun hubungan jangka panjang dengan klien, tidak semata mengejar sebuah transaksi di depan mata. Pastikan anda mendapat informasi yang jelas tentang agen travel tour bali, package bali, bali tours travel tersebut, dapatkan profil usahanya, serta jenis jasa layanan yang tersedia.

Apa faktor menentukan dalam memilih agen tour travel,bali travel, travel bali? Selain kesan awal tentang kantor, cara mereka menanggapi kebutuhan anda, pastikan bahwa agen tour bali, tours bali yang anda pilih punya jaringan kuat dengan industri pariwisata pada umumnya seperti dengan asosiasi agen perjalanan, maskapai penerbangan, jaringan hotel, kereta api, kapal pesiar, tur operator, atau perusahan rental mobil. Agen tour travel bali, bali tour travel yang berjaringan luas mencerminkan agen tours bali, bali tours, bali travel tersebut kredibel. Dengan dukungan jaringan yang dimilikinya agen bali tour, tour bali pun dapat menawarkan banyak pilihan serta informasi harga untuk Anda.

http://praktistravel.com

Temukan informasi menarik mengenai Package TourTour PackageTour TravelTours TravelTravel TourTravel ToursBali TravelTravel BaliPackage ToursTours PackageBali TourBali ToursTour BaliTours BaliBali PackagePackage BaliBali Tour PackagePackage Tour BaliTour Package BaliBali Tour TravelTour Travel BaliTravel Tour BaliBali Tours TravelTravel Tours BaliPackage Tours BaliWisata IndonesiaTempat Wisata IndonesiaObjek Wisata IndonesiaTempat WisataObjek WisataWisata hanya di tours Bali : Package Tours Bali & Travel Tours Bali – Tour Package Denpasar 88db.com

Kamis, 12 Juni 2008

Brand Image dan Kampanye Promosi Pariwisata Kalteng

Dengan tidak mempermasalahkan manajemen dan SDM yang minim di bidang pengembangan kepariwisataan Kalteng, maka kampanye promosi dengan strategi marketing meliputi beberapa hal yakni:

Apabila kita pernah merencanakan suatu perjalanan wisata berlibur ke luar negeri, maka sebagai calon turis tentu saja umumnya kita mulai memikirkan destinasi wisata dan negara mana yang menarik untuk segera dikunjungi. Begitu melihat brosur-brosur biro perjalanan wisata internasional, mudah sekali ditemukan negara-negara penting yang sangat dikenal karena ‘sesuatu daya tarik wisata’ yang dimilikinya, ambil contoh adalah Menara Eifel dan fashion maka kita akan ingat kota Paris, kota di atas air dengan kanal-kanal yang indah maka kita akan ingat Venice, berbelanja sepuasnya maka teringatlah Orchad Road di Singapura, begitu pula Parthenon yang agung hanya ada di Yunani, hingga daya tarik menara kembar Petronas di Malaysia.

‘Sesuatu’ itu mungkin saja bangunan monumental bersejarah, jalan, jembatan hingga berupa perjalanan alam yang indah, namun fenomena fisik yang nampak secara inderawi tersebut tentu saja ditunjang pula oleh adanya nomena yang ‘bekerja’ untuk mengangkat fenomena fisik tersebut sehingga dikenal oleh banyak orang. Nomena yang dimengerti disini adalah berupa citra dan pencitraan terhadap suatu image atau ‘sesuatu’ tersebut sehingga dapat diingat secara mudah, sehingga dalam konteks pariwisata maka pemberian ‘brand image’ berupa motto/slogan pada suatu destinasi wisata sebagai pengingat obyek atau kawasan wisata tertentu menjadi sangat penting.

Brand image yang dimiliki suatu destinasi atau kawasan maupun obyek wisata tertentu yang menjadi atribut pengenal dirinya merupakan bagian krusial dari komponen sistem produk pariwisata yang luas. Brand image yang dimiliki tersebut dan kemudian diubah menjadi slogan pariwisata atau motto pariwisata suatu tempat wisata pada umumnya didapat dari keunikan produk dan integrasi antar produk wisata (alam, budaya dan buatan) yang ada pada suatu kota atau negara tersebut. Mari kita belajar dari negara lain, Malaysia negara tetangga kita dikenal memiliki slogan “The Truly Asia” yang sangat diingat oleh turis mancanegara karena hampir selama lebih 5 tahun dipromosikan secara gencar di berbagai media wisata internasional dan elektronik (tanpa perubahan slogan sama sekali!).

Namun, mengapa pariwisata Malaysia lebih terkenal dibandingkan Indonesia secara umum (kecuali Bali)? Jawabannya adalah karena ketepatan, keakuratan dan keunikan motto pariwisata yang menunjang sistem produk pariwisatanya secara global. Di Indonesia, selama lebih 5 tahun terakhir, setiap tahunnya motto pariwisata selalu berubah-ubah karena menggunakan dalil 'trial and error'. Jujur saja penulis pun tidak hapal apa saja slogan-slogan pariwisata tersebut.

Sekarang mari kita melihat dalam konteks regional Kalimantan untuk dapat menerapkan ‘ilmu singkat’ yang didapat dari pembahasan di atas. Propinsi-propinsi di Kalimantan memilki kesamaan produk wisata terutama alam dan budayanya, sehingga akan sangat riskan apabila masing-masing propinsi berjalan sendiri dalam membentuk brand imagenya. Diperlukan kerjasama dalam menetapkan dan membentuk brand image bersama yang menjadi payung pengembangan kepariwisataan di Kalimantan karena akan sangat menguntungkan dalam hal positioning pasar wisatawan, pencitraan keunikan produk dan bentuk kampanye promosi ideal bersama.

Konflik yang mungkin terjadi karena kesamaan segmen pasar wisatawan akan dapat dieliminir jikalau dalam kesepakatan tersebut sudah ada perjanjian untuk membuat produk unggulan masing-masing daerah sebagai elemen identifikasi pembeda. Adanya slogan yang tepat dari brand image unik yang dimiliki oleh semisal negara tetangga kita tersebut dapat pula diterapkan terhadap pengembangan pariwisata Kalteng khususnya. Ketepatan slogan akan sangat membantu program kampanye promosi wisata karena hal tersebut merupakan ‘senjata’ yang sangat ideal untuk menggaet wisatawan.

  • pengembangan brand image bersama Kalimantan,
  • memanfaatkan promosi advertorial majalah/buletin wisata terkemuka regional seperti Travel Weekly dan Indonesia Travel Guides,
  • pemanfaatan teknologi internet melalui web dan elektornik mail,
  • mengikuti road show ke negara-negara pasar kunci seperti Eropa, USA dan Inggris, maupun pasar poetsnial seperti Jepang dan Cina,
  • pengembangan festival seni budaya nasional tahunan dengan target pasar wisatawan nusantara nasional, serta
  • pemaksimalan pengembangan ekowisata atau ekoturisme di Taman Nasional Tanjung Puting dengan target pasar ecotourist, cultural tourist, backpackers tourist dan student, melalui media promosi suatu traveller book semisal World Travel Guides.

 
Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action