Tampilkan postingan dengan label sound sistem. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sound sistem. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 Oktober 2008

Teknik Memilih Sound System

1. Pilihlah amplifier yang berkualitas baik. Bila kita membutuhkan amplifier untuk keyboard, maka sangat disarankan untuk memilih amplifier yang tidak merubah warna suara asli yang dihasilkan oleh keyboard tsb (flat). Ada banyak amplifier yang menghasilkan suara yang berbeda dari suara aslinya, bila hal ini terjadi maka akan terjadi suara-suara yang lain yang akan mengurangi karakter asli dari bunyi yang sebenarnya dihasilkan keyboard dikarenakan terjadinya penambahan atau pengurangan terhadap frekuensi tertentu. Biasanya hal ini terjadi pada frekuensi yang sangat rendah (low bass) atau frekuensi yang sangat tinggi (high treble). Jadi kita harus jeli memilih sound sistem yang sesuai.

2. Model dan penampilan amplifier alat musik dapat menjadi pertimbangan terakhir. Model yang diinginkan akan bergantung pada selera masing-masing. Model sound system yang bagus menurut seseorang, belum tentu bagus juga menurut orang yang lainnya.

Pada kebanyakan musisi profesional model akan menjadi pilihan yang terakhir atau tidak terlalu dipentingkan. Mereka akan lebih mementingkan kualitas dan fasilitas dari amplifier.

3. Pilihlah besar daya yang sesuai dengan kebutuhan anda. Untuk penggunaan pribadi seperti latihan dll, cukuplah memilih amplifier dengan daya 15-20 watts. Pada kebanyakan amplifier berdaya kecil seperti ini telah tersedia fasilitas jack Head Phone (misal: Amplifier Guitar Laser 20) yang sangat berguna terutama bagi kawula muda yang punya kebiasaan bermain musik hingga tengah malam. Dengan memanfaatkan saluran untuk Head Phone ini, maka dijamin seisi rumah yang lain ataupun tetangga tidak akan terganggu "atraksi" kita.

Untuk penggunaan acara pesta, Anda akan memerlukan daya yang lebih tinggi lagi yaitu sedikitnya 125 watts atau lebih, karena amplifier ini akan dapat sekaligus kita gunakan sebagai monitor dari instrument musik yang sedang kita mainkan dan untuk
alat pencahayaan. Acara pesta pernikahan/wedding party, ulang tahun, atau acara gathering memang membutuhkan sound system yang lebih besar.

4. Ada baiknya anda bertanya kepada jasa
sewa sound /sewa sound sistem atau sewa alat musik karena mereka merupakan orang yang berpengalaman, sehingga anda tidak akan kecewa. Jadi kita bukan hanya mencari sound sistem murah, tetapi kualitas alat musik harus tetap menjadi pilihan.

Semoga bermanfaat.

http://forum.tabloidnova.com/

Temukan informasi lain mengenai Sound Sistem, Alat Musik, Sewa Sound, Sewa Sound Sistem, Sewa Alat Musik & Alat Pencahayaan hanya di Sound Sistem / Alat Musik : Jasa Sewa Sound Sistem | Alat Musik & Pencahayaan 88DB.com

Rabu, 27 Agustus 2008

Bagaimana memilih dan membeli kabel untuk komponen audio anda?

Kabel makin mahal makin bagus sound sistem / sound system anda?
Semua kabel sama saja, tidak mempengaruhi kualitas sound audio / video?

Pada suatu kesempatan saya bertemu dengan seorang pengusaha yang kebetulan juga seorang audiophile. Pas obrol – obrol santai saya menanyakan mengenai kabel audio. Menurut dia: Kabel yang dipilih adalah merek yang beken dan makin mahal makin bagus.

Pada kesempatan lain saya bertemu seorang audiophile yang berpendapat bahwa pengaruh kabel tidak banyak mempengaruhi kualitas maupun warna suara pada sebuah sistem audio video.

Mari kita jabarkan strategi tersebut menjadi strategi ampuh dalam memilih dan membeli kabel ( menset sound system anda ).

1. Analisa selera anda

Mulailah menganalisa apa yang anda inginkan. Apa selera musik anda ( tergantung kebutuhan band anda )? Bagaimana warna musik tersebut ingin anda dengar? manis? hangat? lembut? dinamik? natural? Suara vokal yang terkesan lebih maju? Sound Stage yang lebar? Trebel yang open? Berhati – hatilah dengan istilah – istilah diatas. Terkadang istilah tersebut diatas dapat dengan mudah dipelintir misalnya treble yang open di istilahkan menjadi suara yang terang atau sound stage yang maju di istilahkan menjadi suara yang menyerang.
Percayakan selera anda di dalam tangan anda sendiri. Buatlah catatan singkat mulai dari daftar lagu kesayangan anda. Kemudian buat daftar harapan anda misalnya: saya ingin mendengar suara cello yang airy, woody dan tebal, saya ingin mendapat sound stage live show dari sebuah Jazz Club dan seterusnya.
Tabel ini kita sebut tabel selera dan harapan.

2. Analisa karakter konponen dan harmonisasikan dengan kabel anda ( Alat Musik )

Setelah anda sudah merinci satu persatu selera dan harapan anda ( music entertaiment ) . Kini saat nya anda mendata karakter komponen yang anda miliki.
Ada beberapa pedoman sederhana untuk hal ini:
· Teliti spesikasi besaran output dan input komponen anda. Buatlah catatan singkat. Tabel ini kita sebut tabel input-output.
· Dengar baik – baik karakter tiap komponen yang anda miliki dengan memakai kabel yang tersedia. Mulailah dari speaker audio. Buatlah catatan singkat. Tabel ini kita sebut tabel karakter komponen.
· Setelah itu buatlah tabel perubahan. Karakter CD: trebel kurang open > treble open dan halus dan seterusnya. Tabel ini kita sebut tabel perubahan.

3. Analisa ruang dengar anda dan harmonisasikan dengan kabel anda
Bagaimana dengan ruang dengar anda? Luas atau sempit? berakustik baik atau seadanya?
Pemasangan kabel: teratur atau tidak teratur? Apakah kabel yang anda pasang melewati medan listrik lain atau tidak dan yang tak kalah penting adalah posisi sound sistem and posisi duduk anda serta panjang kabel yang dibutuhkan. Buatlah catatan singkat. Tabel ini kita sebut tabel ruang dengar.

4.Konsultasi

cobalah anda melakukan konsultasi dengan pihak jasa sewa sound sistem, rental sound sistem ( jasa rental sound sistem ), hal ini berguna untuk anda, agar anda tidak salah membeli kabel, dan memugkinkan anda salah membeli kabel sound system atau kabel untuk lighting pada acara yang akan anda buat.

Setelah merangkum semua permasalahan dengan ruang dengar, sistem yang ada dan selera anda kini saat nya anda menentukan kabel yang cocok untuk anda.

http://www.vokuz.com/forums/showthread.php?p=249

Kamis, 21 Agustus 2008

Tips Alat Musik Dan Gitar Bass

Banyak faktor yang harus dipertimbangkan jika teman semua ingin membeli bass, sound sistem ( sound system ) dan membeli alat - alat musik lainnya :


Bagi teman yang tidak budget oriented alias unlimited budget, maka pilihan yang tersedia tidak terbatas dari yang harga 10 juta rupiah sampai lebih dari 25 juta....tinggal dateng ke toko alat musik, tunjuk, bawa pulang deh...(enak banget)

Tapi bagi yang sangat budget oriented (termasuk saya), tidak perlu berkecil hati, pilihannya masih tetap ada, meski tidak sebanyak teman kita yang beruntung punya unlimited budget untuk membeli alat musik / gitar bass.

1. Tune machine

Mungkin teman agak kurang ngeh dengan yang namanya tune machine. Itu loh di bagian kepala bass, tempat senar dipasang. Nah yang saya tau yang cukup bagus adalah merek Gotoh...cuma vsayangnya biasa di pake di bass yang high end gitu deh. Tune machine yang bagus ga boleh terlalu keras atau juga sebaliknya (yang sedang-sedang saja...kaek lagu dangdut).

2. Neck

Kalo teman mau beli bass, bagian ini terpenting untuk di cek. Apakah ada truss rod nya atau ga, lurus apa sudah sedikit bengkok dsb. Umumnya kalo neck terbuat dari kayu, bisa dipastikan truss rodnya ada. Truss rod ini gunanya untuk meluruskan neck yang mulai ga lurus karena pengaruh banyak hal, misalnya cuaca. Tapi kalo neck dari bahan selain kayu biasanya si truss rod ini ga ada (beberapa bass Status misalnya). Truss rod biasanya ada di atas di bagian head (deket nut) atau di deket neck pick up. Kalo ada bass yang teman suka, tapi bagian necknya sudah ga lurus, mending jangan dibeli, karena akan muncul banyak masalah nantinya.

3. Wood

Ga ada hukum pastinya bahwa sebuah bass dari kayu tertentu akan punya sound lebih asik ketimbang kayu lainnya atau malah bahan yang non kayu. Badan bass umunya dibuat dari kayu mahoni, walnut, maple dsb. Neck juga begitu ada yang dari maple, rosewood maupun wenge. Kayu wenge adalah tipikal kayu yang paling keras at least tahan terhadap perubahan cuaca seperti di Indonesia.

4. Electronics

Electronics dalam sebuah bass bisa dibagi atas 2 : Pertama, Pick up (neck & bridge pick up); Kedua, tone control / control cavity (volume, treble, bass, dsb). Pick up yang bagus tidak menghasilkan desis terlalu banyak. Pick up banyak pilihannya mulai dari Seymour Duncan yang soft, EMG, Di Marzio (agak sedikit macamnya untuk bass), Bartolini. Dari pengalaman pribadi, saya pake Alembic Epic Series dengan pick up MXY Hum Cancelling (Hum nya bener-bener ter "cancel"...hehehe...alias no noise at all).
Bagian kedua adalah tone control. Di bawah tone control banyak terdapat komponen elektronik. Tapi yang terpenting adalah back cover atau penutup control cavity ini harus dilapisi baik oleh cat khusus ataupun sejenis alumunium foil. Ini gunanya untuk meminimize 60Hz hum (kata buku seh...)

5. Bridge

Ada banyak tipe bridge, tapi kalo saya prefer yang mudah pada saat melakukan ganti senar. Artinya, senar tidak perlu dimasukan ke lubang (biasanya Fender yang pake) dari bawah. Seperti Alembic maupun Ibanez SDGR saya. Mereka pake bridge yang memudahkan tanpa harus memasukkan ujung senar dari bawah. Ini sangat membantu kalo teman pas mo ganti senar. BT banget kalo harus masukin ke lubang satu persatu...apalagi kalo senar bekas yang udah nge gulung-gulung ga karuan ujungnya...mati deh

6. Overall weight

Berat keseluruhan juga harus diperhitungkan. Kalo teman mau pake untuk recording, maka berat tidak terlalu jadi soal, tapi kalo teman mo beli bass untuk perform on stage, lebih baik pilih yang tidak terlalu berat. Biasanya bass dengan sambungan antara neck dengan body menggunakan baut biasa itu lebih ringan daripada yang tanpa baut. Contoh Alembic saya join antara neck dengan body tidak menggunakan baut. Jadi hanya di lem...tentu aja ini menambah berat keseluruhan. Alhasil kalo on stage saya ga pernah pake bass ini karena beratnya minta ampun. Tapi kalo buat recording, dia rajanya. Sebaliknya Ibanez saya lebih ringan jadi saya gunakan dia untuk perform
on stage.

mintalah pendapat pada para ahli gitar atau sound audio atau juga kunjungilah galeri -galeri musik atau juga jasa sewa / penyewaan alat musik yang sudah proffesional seperti studio rekaman ternama, karena mereka lebih berpengalaman. hal ini berguna agar anda tidak tertipu dengan penjual alat musik.silakan klik kalimat berikut untuk mengetahui tips selanjutnya pencahayaan, alat musik, toko alat musik dan sound system.

http://yahooindo.com/vb/bass/tips-membeli-bass/1787

Tips Memilih dan Membeli Alat Musik Gitar di Toko Musik

Apabila anda saat ini akan membeli peralatan musik di toko alat musik, perhatikan tips berikut untuk panduan anda dalam membeli alat musik :


(1) BERAPA DANA YANG TERSEDIA?
Ada cerita, seorang murid gitar ingin membeli gitar agak bagusan, namun orang tuanya keberatan. "Ah, cuma gitar gitu aja ngapain mesti mahal-mahal." Jadinya si anak dapat gitar yang harganya ratusan ribu rupiah (padahal mereka sangat mampu membelikan yang lebih bagus). Ironisnya, si anak baru saja dibelikan ponsel seri terbaru. Harganya? Jutaan rupiah. Situasi seperti ini bisa terjadi di sekolah musik mana saja.
Kualitas gitar menjadi penting karena ia akan menjadi penentu kemampuan Anda, baik dari segi teknik ataupun musikalitas. Tentu saja, kita memang mesti sesuaikan dengan kebutuhan maupun kemampuan keuangan kita. Bila kita betul-betul pemula, tentu akan terasa berlebihan bila langsung membeli gitar yang harganya puluhan juta rupiah. Di sisi lain, jangan pula terlalu pelit. Anda tentu tak ingin merusak kepekaan jari, pendengaran, serta musikalitas Anda gara-gara memakai gitar murahan.
Bila Anda sudah berada di tingkat lanjut, apalagi mahir, tentu perlu gitar yang lebih serius. Toko-toko musik di kota-kota besar biasanya menyediakan gitar tipe-tipe menengah ini. Mereknya meliputi Yamaha, Prudencio, Aria, dan sebagainya. Harganya di atas dua juta hingga lima jutaan rupiah.
Satu hal yang pasti, dari segi fisik, gitar-gitar untuk pemula biasanya memakai kayu lapis untuk bahan bodinya. Sedangkan gitar yang lebih bagus menggunakan kayu. Hal ini sangat mempengaruhi kualitas suara. Anda mesti coba dan bandingkan sendiri untuk memahaminya. Gitar kayu pun suaranya akan makin bagus bila makin sering dimainkan. Sedangkan gitar dari kayu lapis suaranya begitu-begitu saja.Yang mana pilihan Anda, tergantung pada kebutuhan dan isi kantong. Anda yang paling tahu.harus di ingat juga olah anda alat musik murah belum tentu tidak berkualitas, jadi harga tidak menjamin kualitas suatu barang.


(2) BAGAIMANA KONDISI FISIKNYA?
Periksa seluruh bagian dan pastikan tidak ada bagian yang kendor atau lepas. Guncang-guncangkan untuk mengetahuinya. Bila tidak ada suara apa-apa, berarti aman. Periksa putaran senar di kepala gitar, berfungsi atau tidak. Lihat juga kondisi permukaan soundboard atau sisi depan dan belakang gitar, apakah ada yang retak atau tergores.
Berikutnya, periksa leher (neck) gitar. Pastikan kondisinya lurus, tidak melengkung. Caranya, angkat pantat gitar hingga ke depan wajah Anda. Usahakan sisi depan gitar sejajar dengan mata Anda. Dari situ, luruskan pandangan Anda ke arah kepala gitar. Bila leher terlihat melengkung, cari gitar yang lain.

(3) SEPERTI APA KUALITAS SUARANYA PADA SAAT DI MAINNKAN?
Beres dengan leher, setem-lah gitar. Anda bisa minta bantuan staf toko untuk menyetemnya. Mainkan semua not pada tiap fret (bilah-bilah logam tipis di permukaan leher gitar), dan di semua semua senar. Pastikan semua menghasilkan nada yang tepat, tidak sumbang, atau samar-samar mengandung nada-nada lain. Semua not ini idealnya menghasilkan volume yang sama saat dipetik dengan kekuatan yang sama. Jangan sampai ada not-not yang lemah volumenya, sementara not di fret sebelahnya lebih kencang. Untuk pemeriksaan yang satu ini idealnya memang dilakukan teman yang mengerti gitar, atau setidaknya mengerti musik, terutama bila Anda benar-benar buta musik.perhatikan suara yang keluar dari sound system bagus atau tidak.

(4) NYAMANKAH JARI-JARI SAYA?
Kondisi gitar bagus, suaranya pun balance semua, nadanya tak ada yang sumbang, lalu apa lagi? Coba mainkan. Jika belum bisa, coba tekan sebuah fret dan bunyikan notnya. Lakukan pada fret-fret lainnya. Apakah Anda harus menekan dengan sangat keras agar bisa menghasilkan nada yang bersih? Ataukah cukup menekan ringan saja?
Semakin berat Anda harus menekan, semakin cepat pula jari-jari kita lelah saat bermain. Tentunya kita lebih suka gitar yang tidak harus ditekan kelewat keras. Selain lebih nyaman, jari-jari juga bisa bergerak lebih lincah. Kenyamanan jari kiri ditentukan oleh action. Tentang action, disarankan untuk memilih gitar yang action-nya tidak terlalu renggang. Sebab, semakin renggang, semakin besar pula tenaga yang diperlukan jari kiri untuk menekan senar. Kendati demikian, pemilihan tingkat action ini terkadang juga tergantung selera gitaris. Karena ada pula yang menyukai action agak tinggi untuk mendapatkan membal senar yang lebih responsif.

(5) Konsultasikan

lakukanlah konsultasi dengan ahli gitar atau juga pada jasa sewa alat musik ( sewa sound system / rental sound system ) seperti studio musik, studio recording, karena jasa - jasa tersebut tentunya telah mengenal suara jenis gitar apapun sehingga mereka tidak dapat di bohongin oleh harga. untuk tips selanjutanya silakan anda mengklik sound sistem.

http://jubingfantasy.multiply.com/journal/item/4

Kamis, 14 Agustus 2008

Memilih Sound System yang berkualitas

Seringkali kita kecewa ketika membeli sebuah produk elektronik, khususnya sound system, ternyata suara yang dihasilkan tidak seperti yang kita harapkan. Untuk menghindari hal tersebut, ada beberapa tips yang berguna dalam memilih produk sound system yang baik.

Berikut beberapa tips perlu Anda perhatikan :

1. Pilihlah besar daya yang sesuai dengan kebutuhan anda. Untuk penggunaan pribadi seperti latihan dll, cukuplah memilih amplifier dengan daya 15-20 watts. Pada kebanyakan amplifier berdaya kecil seperti ini telah tersedia fasilitas jack Head Phone (misal : Amplifier Guitar Laser 20) yang sangat berguna terutama bagi kawula muda yang punya kebiasaan bermain musik hingga tengah malam. Dengan memanfaatkan saluran untuk Head Phone ini, maka dijamin seisi rumah yang lain ataupun tetangga tidak akan terganggu "atraksi" kita.

Untuk penggunaan acara pesta ( Pesta Pernikahan / Wedding Party, Ulang Tahun, Acara Gathering & Acara Promosi ) anda akan memerlukan daya yang lebih tinggi lagi yaitu sedikitnya 125 watts atau lebih, karena amplifier ini akan dapat sekaligus kita gunakan sebagai monitor dari instrument musik yang sedang kita mainkan.

2. Pilihlah amplifier yang berkualitas baik. Bila kita membutuhkan amplifier untuk keyboard, maka sangat disarankan untuk memilih amplifier yang tidak merubah warna suara asli yang dihasilkan oleh keyboard tsb (flat). Ada banyak amplifier yang menghasilkan suara yang berbeda dari suara aslinya, bila hal ini terjadi maka akan terjadi suara-suara yang lain yang akan mengurangi karakter asli dari bunyi yang sebenarnya dihasilkan keyboard dikarenakan terjadinya penambahan atau pengurangan terhadap frekwensi tertentu. Biasanya hal ini terjadi pada frekwensi yang sangat rendah (low bass) atau frekwensi yang sangat tinggi (high treble).

3. Model dan penampilan amplifier dapat menjadi pertimbangan terakhir. Model yang diinginkan akan bergantung pada selera masing-masing. Model yang bagus menurut seseorang, belum tentu bagus juga menurut orang yang lainnya.

Pada kebanyakan musisi profesional model akan menjadi pilihan yang terakhir atau tidak terlalu dipentingkan. Mereka akan lebih mementingkan kualitas dan fasilitas dari amplifier.

4. ada baiknya anda bertanya kepada rental sound / sound sistem atau sewa alat musik, karena mereka termasuk orang yang berpengalaman, sehingga anda tidak akan kecewa.

Demikian Tips singkat mengenai memilih amplifier, mudah-mudahan hal ini dapat membantu untuk menentukan pilihan yang tepat sebelum kita membeli sebuah amplifier.

http://www.rch-sound.com

Sabtu, 19 Juli 2008

Panduan Memilih Speaker Aktif Komputer


Untuk mendukung kehebatan sound card kelas atas dibutuhkan perangkat yang selayaknya digunakan untuk kualitas optimal

Speaker yang berkualitas tentunya wajib digunakan agar suara yang dihasilkan tidak terbuang percuma. Pemilihan disesuaikan dengan kebutuhan apakah untuk games, home entertaintment, musik atau ketiganya.

1) Saya lebih merekomendasikan untuk memilih speaker aktif yang memiliki tiga buah speaker output kanal suara pada boxnya yaitu sub woofer untuk bass, medium speaker untuk mid frekuensi dan trbel untuk high frekuensi agar suara alunan musik yang dihasilkan lebih kaya dan natural. Pastikan pula amplifier sound system cukup kuat untuk mengangkat power pada tingkat yang maksimal, jenis woofer yang digunakan adalah merek yang berkualitas dan jika ingin lebih jeli sebaiknya pinggiran woofer terbuat dari material seluosa atau sejenis busa(tidak mengkilat) membuat karakter bass lebih dalam bulat memanjang namun tidak boomy, box berbahan bubuk kayu untuk efek resonansi pada bass yang sempurna. Dengan harga yang sama dengan speaker komputer 2.1 namun kualitas jauh menungguli karena dapat digeber lebih keras tanpa distorsi kecuali jika anda sudah cukup puas dengan speaker desktop anda.

2) Untuk menikmati pengalaman games ataupun cinema yang nyata anda boleh memilih speaker multi kanal 7.1 agar anda merasa berada ditengah-tengah situasi game tersebut. Terlebih yang memiliki fasilitas perangkat decoder dolby prologic, THX, DTS, SRS support dan lain sebagainya. selain itu gunakan sound sistem yang sesuai dengan dana anda sehingga tidak membuat kantong anda tipis

 
Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action