Tampilkan postingan dengan label mobil rental. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mobil rental. Tampilkan semua postingan

Senin, 22 September 2008

Beli Mobil atau Sewa Mobil ?

Mahalnya harga mobil dan tingginya ongkos pemeliharaannya, membuat banyak orang berpendapat bahwa menyewa mobil lebih menguntungkan daripada membeli. Pendapat seperti itulah yang membuat bisnis jasa penyewaaan mobil semakin marak. Walaupun ada orang yang menyewa mobil untuk keperluan pribadi, tetapi jumlahnya tidak signifikan dan biasanya hanya untuk jangka pendek.

Penggunaan jasa penyewaan mobil sebagian besar adalah perusahaaan, terutama perusahaan-perusahaan besar. Dan, biasanya penyewaan itu dilakukan untuk jangka panjang, yakni dua sampai empat tahun. Hal itu disebabkan banyak perusahaan besar mempekerjakan tenaga-tenaga ahli, baik domestik maupun asing (expatriate), yang masa kontraknya dua sampai empat tahun. Kepada mereka diberikan fasilitas mobil berikut dengan sopirnya.

Membeli mobil hanya untuk keperluan dua sampai empat tahun dianggap tidak efisien. Karena, setelah kontrak dengan tenaga ahli berakhir, mobil dan sopirnya tidak diperlukan lagi. Mobil dengan mudah bisa dijual, walaupun harganya telah jatuh. Tetapi, bagaimana dengan nasib sopirnya?

Pertimbangan-pertimbangan seperti itulah yang membuat banyak perusahaan menggunakan jasa penyewaan mobil. Dengan membayar uang sewa, semua urusan selesai. Sebab, tarif sewa mobil yang ditetapkan itu sudah mencakup segala sesuatunya. Mulai dari biaya ganti oli, perbaikan, perawatan rutin, sampai asuransi. Dan, karena tarif sewa itu juga mencakup asuransi, maka segala risiko yang mungkin terjadi pada mobil yang disewa, seperti kecelakaan atau hilang, akan ditanggung oleh perusahaan asuransi.

Tarif sewa mobil yang ditetapkan bervariasi, tergantung pada jenis kendaraan, lama sewa, jumlah unit yang disewa, dan lain sebagainya. Antara satu perusahaan jasa sewa dengan lainnya, tarif yang dipasang hampir sama, dan jika ada perbedaan tidak terlampau mencolok. Beberapa karyawan perusahaan penyewaan mobil yang sering beriklan di media cetak menuturkan, biasanya untuk perusahaan biaya sewa lebih murah dibandingkan perorangan. Alasannya, di samping alasan keamanan, juga ada beberapa faktor lain seperti misalnya pembayaran akan lebih mudah jika dengan perusahaan.

Berbagai persyaratan yang ditetapkan oleh perusahaan jasa sewa mobil pada umumnya sama. Untuk perusahaan harus ada fotokopi Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), Kartu Tanda Penduduk (KTP), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dan Surat Izin Mengemudi (SIM). Sekilas persyaratan itu mudah dipenuhi, namun dalam praktiknya juga diperlukan survei.

Sebagian besar perusahaan jasa sewa ini lebih memilih perusahaan sebagai mitranya, karena pada umumnya mobil sewaan dalam kondisi lepas kunci (tanpa pengemudi). Sedangkan untuk perorangan dibutuhkan surat referensi dari perusahaan, dan selanjutnya harus melalui survei yang sangat ketat dari perusahaan jasa sewa mobil. Apalagi jika penyewaan mobil itu dilakukan tanpa pengemudi. Survei ketat sebelum menyewakan mobil kepada perorangan, dilakukan karena tidak selalu orang yang menyewa mobil mempunyai itikad baik. Tidak jarang terjadi, mobil yang disewa itu disewakan lagi kepada orang lain, atau bahkan mobil itu digadaikan.

http://www.hadirentcar.com

Temukan Informasi Rental Mobil Medan, Sewa Mobil Medan, Rental Mobil Di Medan, dan Sewa Mobil Di Medan hanya di Rental & Sewa Mobil Medan : Jasa Rental & Sewa Mobil Di Medan 88DB.com

Rabu, 27 Agustus 2008

Tips Memilih Rental Mobil di Bali

Bisnis sewa mobil atau sewa kendaraan tumbuh menjamur di Indonesia termasuk di Bali. Bagi anda yang belum pernah menyewa mobil di Bali dan telah mencari iklan rental kendaraan/mobil di koran, kami akan memberikan tips-tips jitu dalam bidang rental mobil . Pada umumnya penyewaan mobil di Bali menawarkan harga yang relatif sama, kalau ada perbedaan tarif sewa paling hanya 10-25 ribu rupiah saja, tapi ada faktor yang lebih penting ketimbang yang satu itu.

1. Referensi

Usahakan untuk mencari tahu dari teman-teman dekat anda, adakah penyewaan mobil yang bagus di Bali yang mereka sudah pernah pakai. Dengan begitu anda akan mengetahui kekurangan dan kelebihan yang ditawarkan, termasuk kualitas mobil sewaan di tempat tersebut.

2 . Asuransi

Itu merupakan faktor yang sangat penting juga, namun seringkali diabaikan oleh pengunjung. “Saya kan sudah sering menyetir dan pelan-pelan lagi” alasan yang sering terdengar. Kesialan seperti kecelakaan memang hal yang tidak bisa diprediksi dan tidak kita inginkan. Mungkin anda sudah teliti dan hati-hati dalam mengemudi, namun apa orang lain semuanya begitu? Dengan adanya asuransi dari perusahaan rental kendaraan/rental mobil, anda akan merasa aman dan nyaman saat mengemudi. Please note, asuransi yang ditawarkan di tempat rental sewa mobil di Bali biasanya ada excess insurance yang besarnya berbeda-beda mulai dari Rp. 500.00. Pastikan anda membaca agreementnya terlebih dahulu dengan teliti, jangan asal memilih jasa rental mobil.

3. Pelayanan, harga dst

Setelah itu baru dipertimbangkan faktor-faktor lainnya seperti pelayanan (hanya bisa dirasakan ketika anda sudah memakai layanan), harga sewa mobil dan hal-hal lainnya. Jangan sekedar memilih rental mobil murah tetapi pelayanannya kurang optimal.

http://e-kuta.com

Jumat, 04 Juli 2008

Membeli atau Sewa Mobil ?

Mahalnya harga mobil dan tingginya ongkos pemeliharaannya, membuat banyak orang berpendapat bahwa menyewa mobil lebih menguntungkan daripada membeli. Pendapat seperti itulah yang membuat bisnis jasa penyewaaan mobil semakin marak. Walaupun ada orang yang menyewa mobil untuk keperluan pribadi, tetapi jumlahnya tidak signifikan dan biasanya hanya untuk jangka pendek.

Penggunaan jasa penyewaan mobil sebagian besar adalah perusahaaan, terutama perusahaan-perusahaan besar. Dan, biasanya penyewaan itu dilakukan untuk jangka panjang, yakni dua sampai empat tahun. Hal itu disebabkan banyak perusahaan besar mempekerjakan tenaga-tenaga ahli, baik domestik maupun asing (expatriate), yang masa kontraknya dua sampai empat tahun. Kepada mereka diberikan fasilitas mobil berikut dengan sopirnya.

Membeli mobil hanya untuk keperluan dua sampai empat tahun dianggap tidak efisien. Karena, setelah kontrak dengan tenaga ahli berakhir, mobil dan sopirnya tidak diperlukan lagi. Mobil dengan mudah bisa dijual, walaupun harganya telah jatuh. Tetapi, bagaimana dengan nasib sopirnya?

Pertimbangan-pertimbangan seperti itulah yang membuat banyak perusahaan menggunakan jasa penyewaan mobil. Dengan membayar uang sewa, semua urusan selesai. Sebab, tarif sewa mobil yang ditetapkan itu sudah mencakup segala sesuatunya. Mulai dari biaya ganti oli, perbaikan, perawatan rutin, sampai asuransi. Dan, karena tarif sewa itu juga mencakup asuransi, maka segala risiko yang mungkin terjadi pada mobil yang disewa, seperti kecelakaan atau hilang, akan ditanggung oleh perusahaan asuransi.

Tarif sewa mobil yang ditetapkan bervariasi, tergantung pada jenis kendaraan, lama sewa, jumlah unit yang disewa, dan lain sebagainya. Antara satu perusahaan jasa sewa dengan lainnya, tarif yang dipasang hampir sama, dan jika ada perbedaan tidak terlampau mencolok. Beberapa karyawan perusahaan penyewaan mobil yang sering beriklan di media cetak menuturkan, biasanya untuk perusahaan biaya sewa lebih murah dibandingkan perorangan. Alasannya, di samping alasan keamanan, juga ada beberapa faktor lain seperti misalnya pembayaran akan lebih mudah jika dengan perusahaan.

Berbagai persyaratan yang ditetapkan oleh perusahaan jasa sewa mobil pada umumnya sama. Untuk perusahaan harus ada fotokopi Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), Kartu Tanda Penduduk (KTP), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dan Surat Izin Mengemudi (SIM). Sekilas persyaratan itu mudah dipenuhi, namun dalam praktiknya juga diperlukan survei.

Sebagian besar perusahaan jasa sewa ini lebih memilih perusahaan sebagai mitranya, karena pada umumnya mobil sewaan dalam kondisi lepas kunci (tanpa pengemudi). Sedangkan untuk perorangan dibutuhkan surat referensi dari perusahaan, dan selanjutnya harus melalui survei yang sangat ketat dari perusahaan jasa sewa mobil. Apalagi jika penyewaan mobil itu dilakukan tanpa pengemudi. Survei ketat sebelum menyewakan mobil kepada perorangan, dilakukan karena tidak selalu orang yang menyewa mobil mempunyai itikad baik. Tidak jarang terjadi, mobil yang disewa itu disewakan lagi kepada orang lain, atau bahkan mobil itu digadaikan.

 
Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action