1. Pilih ikan yang sehat dan tidak sakit, dari jenis yang bisa beradaptasi dengan tanaman air. Ikan dengan warna sirip yang cerah sangat kontras dengan tanaman air yang berwarna hijau. 2. Sesuaikan jumlah ikan dengan kapasitas kolam. Sebaiknya jangan terlalu banyak, karena beberapa jenis ikan sangat mudah berkembang biak. 3. Beri makan ikan sesuai kebutuhannya. Terlalu banyak sisa makanan di dasar kolam dapat menurunkan kualitas air. 4. Bila ada ikan yang sakit, segera pisahkan karena dapat mempengaruhi ikan yang lain. 5. Periksa kualitas air kolam secara rutin dan bersihkan kolam secara berkala. Ada baiknya mengunakan sistim penyaringan air kolam. http://www.tabloidnova.com Temukan Online Pet Store, Online Pet Stores, Pet Store Delivery, Pet Stores Delivery, Online Pet Store Delivery, Online Pet Stores Delivery, Pet Store, Pet Stores, Pet Shop, Pet Shop Delivery, Pet Shop Online, Pet Shop Delivery Online Service Indonesia hanya di 88DB.com Kolam dengan tanaman air beraneka ragam akan menjadi lebih menarik bila diisi dengan ikan. Nah, agar ikan di dalam kolam sehat dan berkembang biak dengan baik, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, antara lain:
Senin, 15 September 2008
Memelihara Ikan Dalam Kolam
Diposting oleh Bizz di 16.06 0 komentar
Label: ikan dalam kolam, ikan hias, makanan ikan, memelihara ikan, memelihara ikan hias
Kamis, 19 Juni 2008
Tips Memelihara Cupang Hias
Saat ini banyak orang yang melakukan budidaya ikan cupang. Apakah Anda juga berminat memelihara cupang hias? Untuk mendapatkan jenis ikan cupang yang baik, ada beberapa tips untuk memelihara ikan cupang.
Peliharalah ikan cupang yang masih bakalan (muda). Asalkan tidak cacat, berkelamin jantan, sehat dan lincah. Perhatikan pula mental ikannya, warna tubuhnya yang harus cemerlang, warnanya harmonis, merata, baik di tubuh maupun di bagian sirip ikan cupang tersebut. Menurut pengalaman para pakar, untuk memperoleh bakalan cupang hias yang baik memang tidak sesulit mendapatkan bakalan cupang aduan. Sebab cupang hias lebih mudah dilihat kelebihan fisiknya ketimbang jenis aduan yang kudu dinilai juga gaya bertarungnya, pukulan andalannya dan perilaku lain yang kadang susah ditebak jika tak melihat sendiri. Sementara cupang aduan belum dijamin kualitasnya hanya dengan melihat sosoknya.
Usia cupang bakalan yang ideal untuk dipelihara berkisar 1,5—5 bulan. Di umur itu, harganya lebih murah ketimbang kalau membeli yang dewasa. Lagi pula menyaksikan ia berkembang dan bertumbuh besar, punya keasyikan tersendiri. Saat ini cupang untuk kontes usianya 3—5 bulan dengan kategori yunior.
Untuk membekali cupang agar memenangkan kontes di kemudian hari, perlu mengikuti latihan. Training itu dilakukan saat ikan berusia ideal yakni 1,5—2 bulan dengan sarana yang ideal bagi perkembangannya. Ibarat melatih calon atlet, sebaiknya sejak dini juga diperkenalkan ”teknik bertanding”.
Langkah-langkahnya sebagai berikut. Bila kita memperoleh dengan cara membeli, cupang dimasukkan ke dalam akuarium soliter dan diberi penyekat antar- akuarium lainnya. Air yang dipakai harus diganti tiap tiga hari sekali. Agar tetap nafsu makannya terjaga, airnya ditambahkan ammonia chloraminei dengan dosis 2 ml tiap 2,5 liter air.
Di pagi hari bukalah sekat setinggi setengah ketinggian air selama sepuluh menit. Ini bertujuan agar cupang saling berhadapan dan terbiasa mengembangkan sirip-siripnya di dalam air.
Sesudah sepuluh menit, sekat kembali ditutup seluruhnya. Barulah diberi pakan sampai kenyang, tetapi usahakan agar tak ada sisa makan untuk menjaga kebersihan air.
Jika siang hari, sekat kembali dibuka. Biarkan sepuluh menit saling berhadapan. Setelah selesai, sekat ditutup kembali dan pakan diberikan. Sore hari, masukkan ke dalam akuarium ikan cupang betina yang belum siap kawin. Biarkan selama 15—20 menit. Jika betina lebih galak, segera pisahkan. Bila telah selesai, pakan baru diberikan.
Pelatihan lain yang tak kalah penting adalah penjemuran. Namun frekuensinya tidak tiap hari, cukup dua kali seminggu dan lamanya sekitar 15—20 menit, sambil dihadapkan dengan cupang dari kategori lain. Sesudah itu jangan lupa untuk mengganti air dengan penyifonan (disedot), sisakan sepertiganya. Lalu isi dengan air yang sudah diinapkan.
Pelatihan yang ajeg membuat cupang hias lebih siap disertakan dalam kontes cupang ”kecantikan cupang”. Tetapi untuk menjaga keutuhan sirip dan kesehatannya, sebelum dikonteskan, cupang dimasukkan dalam ”pelatnas”, alias dipersiapkan secara khusus. Waktu yang ideal adalah seminggu sebelum kontes. Mudah-mudahan akan diperoleh cupang adu yang berkualitas.
http://my-curio.us
Diposting oleh Imoet di 01.03 0 komentar
Label: akuarium ikan, budidaya ikan cupang, cupang adu, cupang aduan, cupang hias, gambar cupang, guidepost, ikan cupang hias, ikan hias cupang, memelihara ikan, sirip ikan