Tampilkan postingan dengan label manajemen usaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label manajemen usaha. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 Mei 2009

Merebut Pasar dan Pelanggan Pasar Ritel

Saat ini usaha bisnis bisnis retail atau usaha retail merupakan salah satu usaha yang memiliki prospek yang baik dan terus berkembang.Maka dari itu banyak perusahaan konsultan, jasa konsultan,konsultan bisnis dan konsultan usaha retail untuk mambantu para pebisnis retail. Pengelolaan bisnis usaha,bisnis retail atau usaha retail membutuhkan kesiapan pengelola dalam semua sisi manajemen. Kelemahan dalam satu sisi manajemen ritel akan membuat peritel mengalami kendala dalam mengelola dan memacu industri usaha bisnis ritel bekerja dengan baik dan cepat.

Masalah umum yang dihadapi oleh pebisnis usaha ritel -terutama pebisnis baru- saat ini adalah masalah manajemen. Mereka biasanya membuka ritel dengan tanpa konsep atau tanpa manajemen strategi ritel yang matang.

Dalam tulisan ini saya akan membahas mengenai manajemen ritel mulai dari strategi pemasaran ritel, strategi financial dan keuangan ritel, strategi lokasi ritel, manajemen sumber daya manusia ritel, Informasi sistem dan supply chain manajemen ritel hingga manajemen hubungan customer.

Manajemen strategi ritel mencakup 1.) target market peritel. 2.) strategi peritel untuk memuaskan atau mencukupi kebutuhan pasar. 3.)dasar peritel untuk menciptakan competitive advantage. Target market adalah sasaran dimana peritel fokus menggarap pasar sasarannya. Sedangkan format ritel adalah bagaimana peritel mampu melakukan strategi ritel mix atau strategi bauran yaitu berupa type merchandise, pelayanan yg diberikan, strategi harga, strategi promosi dan advertising, strategi lay out dan design, tipikal lokasi dan customer services). Sedangkan competitve advantage adalah keunggulan peritel atas kompetisi yang ada yang tidak dapat dilakukan oleh kompetitor dan dapat diterapkan dalam jangka waktu yang lama. Strategi competitive advantage adalah hal yang paling penting dalam strategi pemasaran ritel. Membangun competitive advantage berarti bahwa peritel sedang membangun benteng yang kuat di pasar kompetisi pasar ritel. Ketika peritel berhasil membangun competitive advantage dengan kuat dan kokoh akan sulit bagi kompetitor untuk mencontoh atau mengikuti strategi competitive advantage ini dalam merebut pasar dan pelanggan.

Ada tujuh peluang penting bagi peritel untuk membangun competitive advantage: 1. ) customer loyalty. 2.)lokasi. 3.)manajemen sumber daya manusia. 4.)sistem informasi dan distribusi. 5.) merchandise yang unik. 6.) hubungan dengan supply chain. 7.)customer service.

Apakah usaha ritel anda mengahadapi masalah?Cobalah di sini jasa konsultan&konsultan bisnis: perusahaan konsultan usaha retail jakarta, jasa konsultan, perusahaan konsultan, konsultan usaha,dan konsultan bisnis untuk usaha retail anda yang mengalami masalah.

http://konsultan-manajemen.com/

Temukan info menarik mengenai Jasa Konsultan | Konsultan Bisnis | Perusahaan Konsultan | Konsultan Usaha | Usaha Retail | Bisnis Retail | Bisnis Usaha | Usaha Bisnis | Wisata Indonesia | Tempat Wisata Indonesia | Objek Wisata Indonesia | Tempat Wisata | Objek Wisata | Wisata Hanya Di Jasa Konsultan&Konsultan Bisnis: Perusahaan Konsultan Usaha Retail Jakarta 88db.com

Rabu, 18 Juni 2008

Pilih-pilih Bisnis Franchise

Anda tertarik bisnis franchise? Franchise memang terbukti banyak memberikan keuntungan terhadap para investornya. Pasar bisnis bidang ini cukup menjanjikan. Hanya saja kejelian perlu dimiliki oleh para calon investor agar tidak salah pilih. Memang benar sangat sulit untuk memulai usaha, tapi tidak salah jika anda mau mencobanya. Berikut beberapa tips untuk memilih bisnis franchise.

Terbukti Sukses. Usaha yang difranchisekan haruslah terbukti sukses. Bagaimana membuktikannya? Sebuah usaha franchise bisa dikategorikan sukses dapat dibuktikan dengan neraca keuangan rugi laba usaha. Bisa juga dibuktikan dengan kasat mata lewat jumlah customer, misalnya antrian pelanggan di counter usaha tersebut.

Unik. Mengapa bisnis franchise harus unik? Karena keunikan ini menjadi nilai tambah yang akan menjadi daya tarik bagi customer. Keunikan bisa ditentukan dari produk bisnis tersebut, bisa juga lewat layanannya. Misalnya, kalau dari segi produk, seperti pisang goreng kremes yang berbeda dari pisang goreng yang umumnya dijual.

Mempunyai sistem dan standar operasional bisnis yang baku yang sudah teruji di lapangan. Anda harus benar-benar melihat operasional bisnis ini secara mendalam. Bukan hanya sekedar mengandalkan omongan atau proposal dari franchisor. Perlu juga dilihat sistem pemasaran karena berkaitan erat dengan masa depan usaha dalam menghadapi tingkat persaingan di industrinya

Setelah anda memilih suatu bisnis franchise, bandingkan dengan dua atau tiga usaha franchise sejenis atau kompetitornya untuk mendapatkan perbandingan yang lebih obyektif sebelum memutuskan membelinya. Terakhir, minta pendapat konsultan franchise sebelum memutuskan membeli waralaba, baik menyangkut hukum, brand perusahaan dan peluang bisnisnya.
Hal yang penting adalah bagaimana manajemen usaha yang diterapkan dalam franchise tersebut. Analisa usaha yang tepat akan membantu perkembangan bisnis ini selanjutnya. semoga sukses!

 
Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action