Sekarang ini banyak sekali anak-anak muda yang membuka usaha desain kaos. Banyak anak muda dengan bakat merancang dan mendesain kaos-kaos yang tadinya hanya bermodal sekitar 15-20 ribu untuk per satu kaosnya kemudian dapat dijual dengan harga dua kali lipatnya setelah ditambahkan berbagai model desain yang menarik. Untuk membuat desain kaos tersebut, tidak perlu dibutuhkan suatu keterampilan khusus, tergantung kreatifitas saja. Semakin sering menyablon besar kemungkinan kita memahami cara sablon yang benar. Kita juga bisa membuat rancangan desain, dan caranya mudah. Cukup satu buah unit komputer dengan spek yang tinggi, kemudian membeli software desain grafis seperti Corel Draw sekalian juga membeli buku panduannya di toko buku agar dapat mempelajarinya dengan mudah. Soal mendesainnya juga cukup mudah. Masalahnya untuk dapat mencetak desain yang telah kita buat sebelumnya ke kaos memerlukan bantuan orang lain untuk dapat menyablonnya. Mungkin kita sendiri juga bisa, tapi agak repot lebih baik ke tukang kaos aja cukup dengan mengeluarkan uang sekitar 45-60 ribu sudah dapat memperoleh kaos yang bagus dengan desain buatan kita sendiri. Tapi biasanya tukang kaos tidak menerima orderan dalam satuan. Biasanya selusin atau dua lusin. Tapi ada juga tukang kaos yang menerima satuan tapi susah mencarinya. Tipsnya kita bisa mencari distro atau clothing yang belum terlalu terkenal atau yang lagi promosi, biasanya distro atau clothingan itu menerima sablon kaos satuan. Ada juga cara yang lebih murah, kita bisa membeli bahan kaos sendiri di pasaran. Kita harus memilih harga kaos yang terjangkau. Kalau dengan cara ini kita harus jeli dalam memilih kaos, terutama bahan kaos tersebut. Kita sebaiknya mencari kaos yang bahan-nya terbuat dari katun pasti hasilnya akan lebih memuaskan.
Rabu, 16 Juli 2008
Desain Kaos Sendiri
Diposting oleh Bakpaw di 22.30 0 komentar
Label: baju kaos, cetak sablon, desain kaos, gambar kaos, guidepost, harga kaos, jual kaos, kaos murah, mesin sablon, model kaos, sablon kaos
Sabtu, 28 Juni 2008
TEKNIK SABLON BAJU / SABLON KAOS UNTUK PEMULA ( SABLON MANUAL )
Dalam penyablonan ada lima tahapan, yaitu;
1.penyetingan gambar
2.tahap pra-afdruk (sebelum pe-film-an)
3.tahap afdruk
4.tahap penyablonan
5.penghapusan film
1. Penyetingan gambar
Siapkan gambar yang akan di sablon sebelum dicetak sablon, kemudian edit berdasarkan warna masing-masing, dalam hal ini biasanya menggunakan program coreldraw dan photoshop.
2. Tahap pra-afdruk (sebelum pefilm-an)
Tahap ini meliputi pembersihan dan persiapan screen. Dalam pembersihan dan persiapan screen alat-alat sablon yang dibutuhkan meliputi:
-sabun colek
-air
-kain spon
Pertama-tama screen sablon kita cuci menggunakan air dan sabun kemumudian kita usap dengan menggunakan kain spon. setelah kita cuci, screen harus kita keringkan dengan menjemurnya di sinar matahari, hal ini perlu karena sebelum di afdruk screen harus benar-benar bersih dan kering.
3.Tahap afdruk (pefilm-an)
Tahap ini meliputi pemberian obat, pembakaran screen/pefilm-an, dan pencucian obat pada screen.Di dalam tahap pemberian obat kita membutuhkan alat-alat antara lain berupa:
-screen
-obat afduk
-kipas angin/blower
-alat perata screen
pertama-tama kita siapkan obat afdruk dengan cara campur cairan merah dan putih (dosissesuai anjuran di kotak box-nya). Setelah obat tersebut tercampur dengan rata tuangkansedikit demi sedikit pada screen dan ratakan setipis-tipisnya, kemudian screen tersebut kitakeringkan dengan menggunakan kipas angin atau blower. di dalam pengeringan ini screen tidakboleh terkena sinar matahari untuk itu dianjurkan pengeringan di ruang tertutup. setelahkering kita memasuki tahap pembakaran screen atau pefilm-an. di tahap ini kita membutuhkan alat-alat antara lain berupa:
-kaca
-gambar yg telah diedit
-screen
-kain dengan warna hitam
-busa screen
-papan
pertama kita ambil papan terlebih dahulu, taruh busa di atas papan kemudian taruh kain warna hitam di atas busa tersebut. lalu kita ambil screen yang telah kita siapkan kemudian taruh screen diatas kain berwarna hitam setelah itu kita ambil gambar yang telah diedit dan tempel diatas screen , sebelum gambar tersebut kita tempel di screen terlebih dahulu kita olesi dengan minyak garong, hal ini dilakukan agar kertas pada gambar akan tembus sinar. setelah itu taruh kaca diatas screen. untuk lebih jelasnya urutan dari bawah ke atas adalah:
1.papan
2.busa screen
3.kain berwarna hitam
4.screen
5.gambar
6.kaca
setelah itu kita sinari screen dengan sinar matahari. didalam penyinaran waktu yang dibutuhkan antara 3 sampai 5 detik. karena jika terlalu lama dalam penyinaran, pefilm-an screen tidak akan gagal. setelah screen kita sinari, maka screen tersebut harus kita cuci untuk membersihkan berkas-berkas obat. dalam pencucian kita membutuhkan alat penyemprot, alat ini digunakan untuk membersihkan obat yang tersisa di sela-sela gambar yang terdapat pada screen.
4.Tahap penyablonan / Teknik Sablon
Pada tahap ini, alat-alat yang kita butuhkan antara lain:
-screen(yang telah difilm)
-minyak cat
-cat
-meja berkaca
-pengunci screen
-rakel(alat pengesut)
-kertas atau kain
Pertama-tama ambil screen dan kunci screen pada meja berkaca lalu persiapan untuk cat-nya campur minyak cat dengan cat. setelah itu taruh kertas atau kain yang akan disablon diatas meja berkaca, tuang cat pada screen secukupnya kemudian kesut menggunakan rakel. maka jadilah hasil sablonan.
5.Penghapusan film
pada tahap ini kita membutuhkan obat pencuci film. pertama-tama basahi screen dengan air lalu tuang obat pencuci screen pada screen gosok dengan menggunakan kain spon bilas dan keringkan dengan dijemur di sinar matahari
demikianlah tips untuk melakukan sablon secara manual lain halnya dengan sablon digital, untuk sablon digital, anda lebih di tuntut mempunyai alat sablon digital yang cukup mahal bagi anda yang ingin belajar sablon.
source : http://premaninsyaf.blogspot.com/
Diposting oleh Imoet di 00.33 1 komentar
Label: alat sablon, belajar sablon, cetak sablon, guidepost, SABLON BAJU, sablon digital, sablon kaos, SABLON MANUAL, screen sablon, Tahap penyablonan, teknik sablon
Sabtu, 14 Juni 2008
Cara Sablon Kaos dengan Transfer Paper
Cetak sablon saat ini telah berkembang pesat. Salah satunya adalah sablon kaos. Berbagai cara dilakukan untuk memperoleh gambar sablon yang berkualitas. Ada 2 jenis transfer paper : Clear dan Dark. Cara sablon untuk clear : http://be2ny.multiply.com
Clear digunakan untuk kain yang berwarna putih, sedangkan Dark untuk kain selain warna putih. Bagi anda yang tidak ingin ke tukang sablon dan ingin mencoba sendiri berikut langkah-langkahnya:
1. design gambar di komputer kemudian balik gambar tsb ( mirror )
2. cetak di kertas transfer paper (TP)
3. gunting sisi kertas tadi, sisakan 0.2mm untuk bordernya.
4. taruh kertas sablon (kertas karton) tebal di bawah kaos sebagai alas.
5. letakan transfer paper di atas kaos dan gosok dengan setrikaan dengan kepanasan low, sebab kalau terlalu panas bisa lengket di kertas..
6. gosoknya nggak usah kelamaan cukup 30 detik saja.
7. buka perlahan kertas dan kaos tadi berubah menjadi kaos sablon.
Cara membuat untuk dark :
1. design gambar di komputer dan kita akan melakukan cetak sablon di atas kertas TP, cetak biasa nggak usah pakai mirror. Gunakan kwalitas best pada opsi di printer.
2. lepaskan secara hati-hati, lembaran berwarna putih susu yg melekat di TP, maka anda akan mendapatkan lembaran semacam membran elastis yang mana lembara ini untuk di pasang di kaos.
3. Letakan lembaran membran ini ke kaos dan letakan kertas minyak (bawaan saat beli) di atas membran tadi lalu gosok perlahan dengan strikan, gosoknya jangan terlalu lama sebab akan membuat membran menjadi kering dan tipis. Dengan alat sablon yang lengkap dan cara yang benar, anda akan memperoleh kualitas gambar yang baik.
Diposting oleh Imoet di 04.18 0 komentar
Label: alat sablon, cara sablon, cara sablon kaos, cetak sablon, design gambar, gambar sablon, guidepost, kertas sablon, kualitas gambar, tips sablon, tukang sablon