Tampilkan postingan dengan label tips rumah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips rumah. Tampilkan semua postingan

Rabu, 17 Februari 2010

Tips Menjual Rumah Tanpa Perantara

Ketika anda harus/ingin menjual rumah Pantai Indah Kapuk anda, sendiri tanpa menggunakan seorang agen properti. Ada beberapa tips yang dibutuhkan oleh anda diantaranya :

  1. Pasang papan tanda dijual
    Untuk menjual rumah Pantai Indah Kapuk anda, anda harus melakukan promosi agar rumah anda diketahui sedang dijual. Cara mudah adalah dengan memasang papan tanda dijual di depan rumah atau dengan memasang spanduk di depan rumah anda. Gunakan papan dan bertulisan yang jelas, dan mudah dibaca, agar orang yang sedang berkendaraan melintas bisa terlihat dengan jelas seperti Rumah dijual di Pantai Indah Kapuk.
  2. Pasang iklan di koran lokal
    Anda harus rajin memasang iklan di koran lokal yang terkenal di daerah anda, secara rutin biasanya hari jumat,sabtu, dan minggu. Kenapa hari tersebut biasanya orang yang akan mencari rumah akan melihat koran pada hari tersebut. “Mahal” mungkin pikiran anda, masa sich mau jualan harga rumah jutaan pasang iklan gak mau? mana mau cepat laku….
  3. Handphone selalu aktif
    Bagi anda yang sudah melaksanakan dua tip diatas. Aktifkan selalu handphone anda, karena setiap saat calon pembeli pasti menanyakan rumah anda. Anda harus bisa mendeskripsikan rumah dijual di Pantai Indah Kapuk anda saat ditelepon mulai dari luas tanah dan luas bangunannya, fasilitas dan keunggulan lainnya.
  4. Bersihkan rumah anda
    Ketika ada pelanggan menelepon, ajak calon pembeli untuk melihat rumah. Yang sebelumnya tentu sudah anda bersih dan rapihkan. Semprot pewangi, jauhkan anak kecil, ajak calon pembeli keliling rumah. Terangkan keunggulan rumah anda. Jika pelanggan terus mengangguk, iya, iya…. biasanya bukan pembeli serius. Tapi jika pelanggan suka dan ada komplain-komplain kecil biasanya ini merupakan pembeli serius. Catat nomor handphone mereka jangan sampai lupa! susah payah anda berpromosi anda harus mencatat ….ingat… calon pembeli yang datang berarti mereka benar-benar sedang mencari rumah. Dan kemungkinan bisa membeli rumah anda.

Rabu, 10 Februari 2010

Membeli Rumah saat Promo Proyek Perumahan

Terkadang orang kebingungan ketika akan membeli rumah. Beragam alasan seperti waktu yang tidak tepat, menunggu suku bunga yang pas, dan dikarenakan beberapa faktor lainnya.

Jika secara finansial Anda sudah mencukupi, maka tidak ada alasan untuk menunda membeli rumah, kecuali jika rumah impian belum ditemukan. Namun jika dana masih menjadi kendala, sebaiknya ditunda dahulu sambil memersiapkan keuangannya.

Sebagai pembeli sudah pasti ingin mendapatkan harga yang sangat murah, kalau bisa dibawah harga pasar. Menunggu hingga promo atau diskon besar-besaran juga bisa jika Anda ingin membeli rumah murah. Berikut ini ada tiga kondisi yang membantu pembeli mendapatkan harga yang relative murah.

Pemilik rumah yang membutuhkan uang

Tujuan seseorang menjual rumah bisa karena banyak hal, dari ingin menikmati suansa baru, dekat dengan orang tua, sampai karena kebutuhan finansial. Pemilik yang menjual rumahnya karena alasan finansial ini dapat anda temukan, tapi tidak jarang mereka akan menutup-nutupi karena tahu bahwa pembeli akan berusaha menekan harga. Cari tahu dengan teliti disertai beberapa pertanyaan untuk memerjelas alasan kenapa ia menjual rumah tersebut. Jika anda sudah tahu alasannya maka dengan mudah anda bisa menawar harga rumah itu.

Promosi Proyek Perumahan

Sering-seringlah melihat iklan di koran, majalah, atau spanduk yang dipasang di jalan-jalan. Pengembang perumahan biasanya akan menggelar diskon besar-besaran untuk meramaikan perumahan yang baru saja dibangunnya atau memang masih sepi penghuni. Teliti dengan cermat dan jangan lupa untuk survei lokasi terlebih dahulu. Jika memang sesuai dengan rumah yang anda impikan, jangan ragu lagi untuk mengambil keputusan.

Kondisi Perekonomian Yang Tidak Stabil

Perekonomian setiap Negara hampir pasti mengalami keadaan lesu atau dilanda resersi. Tingkat inflasi tinggi, sektor industri yang macet, dan banyaknya angka pengangguran merupakan afirmasi akan keadaan tersebut. Dampak paling dirasakan oleh masyarakat berpendapatan rendah, ditambah dengan kebutuhan hidup yang semakin mendesak. Dalam kondisi demikian saat yang tepat untuk membeli rumah.

Silahkan kunjungi RumahdanProperti.com untuk seputar informasi lain mengenai Jual Rumah, Beli Rumah, Rumah Dijual, Rumah Disewakan, dan Properti Indonesia.

Rabu, 16 Desember 2009

Mengubah Rumah Agar Terlihat Luas

Rumah merupakan tempat istirahat setelah lelah seharian beraktifitas. Rumahku Istanaku, istilah tersebut memang tepat untuk menggambarkan betapa rindunya kita akan rumah yang nyaman, namun jika rumah terlalu kecil dan mungil dapatkah dibuat menjadi istana yang nyaman? Ikuti tips berikut.

Memiliki rumah mungil bukan berarti Anda tidak dapat menikmati kenyamanan. Kesan indah, rapih, dan lapang masih dapat anda dapatkan jika mengetahui triknya.

Agar rumah mungil Anda terlihat lapang dan nyaman, berikut tips yang dapat Anda lakukan :

  1. Manfaatkan ruangan kosong seefisien mungkin.
    Ruang-ruang kosong yang tidak terisi dapat anda gunakan sebagai tempat meletakkan barang. Di bawah tangga misalnya, dapat anda isi dengan perabot atau perkakas yang sering anda gunakan sehari-hari seperti alat berkebun, perkakas tukang, rak sepatu, dll., namun hindarkan menumpuk barang sehingga ruangan akan terlihat tidak rapih dan padat.
  2. Mainkan pencahayaan lampu di dalam rumah.
    Cahaya lampu yang dapat anda gunakan yaitu kuning dan putih. Lampu kuning akan memberikan kesan hangat, segar, alami dan romantis. Sedangkan lampu putih akan memberi efek formal, dingin, luas, dan bersahabat.
  3. Peletakan jendela dan pemilihan kaca.
    Pengaturan posisi jendela dan kaca yang digunakan juga sangat penting dalam membuat rumah anda terlihat lebih luas. Hindari menggunakan ukuran jendela yang besar dan kaca yang terlalu banyak motif. Pada saat membangun rumah posisi jendela harus dipasang pada posisi yang tepat agar sinar matahari dapat bebas masuk dan membantu sirkulasi rumah sehingga memberikan kehangatan dan memperluas pandangan.
  4. Pemilihan warna cat atau kertas dinding.
    Ada baiknya anda memilih warna dinding yang terang dan cerah untuk menghindarkan rumah terlihat sempit. Jika ingin menggunakan kertas dinding (wallpaper), pilihlah yang bermotif garis-garis tipis, atau kotak-kotak kecil.
  5. Tangga rumah.
    Untuk rumah yang terdiri dari dua lantai, tangga sebaikknya dipilih dari bahan logam karena lebih ringan dan ramping.
  6. Bahan dan bentuk mebel rumah.
    Pergunakan mebel atau perabot rumah tangga yang berdesain simpel dan warna yang menyerupai warna dinding. Selain tidak menghasilkan efek sempit dan berat, perabot tersebut akan mempermanis pandangan di dalam ruangan.

Selamat merenovasi rumah Anda dan silahkan kunjungi RumahdanProperti.com untuk seputar informasi lain mengenai Jual Rumah, Beli Rumah, Rumah Dijual, Rumah Disewakan, dan Properti Indonesia.

Selasa, 23 September 2008

Tips membeli rumah untuk pasangan muda

1. Hitung kemampuan finansialmu, caranya:

a. Hitung credit power-mu (kemampuan mencicil),

Sederhananya
rumah dijual itu akan dibeli lewat KPR, entah rumah baru dari developer ataupun rumah second. Cicilan itu biasanya 1/3 gaji, walau ada beberapa bank bisa mencapai 40 bahkan 50%.
Contoh hitungan dengan bunga 14% dan jangka 15 tahun maka kita bisa meminjam:
100 juta, cicilan 1.3juta/bulan, income 4 juta
150 juta, cicilan 1.9juta/bulan, income 6 juta
200 juta, cicilan 2.6juta/bulan, income 8 juta
hitung posisi credit powermu ada dimana

b. Hitung buying power-mu (kemampuan membeli rumah)

Bank umumnya hanya akan mendanai 80% dari harga
jual rumah, maka kita harus mencari 20% sisanya. Ambil contoh kasus diatas dimana buying power kita 150 juta. 150 juta adalah 80%-nya sehingga harga rumah maksimal yang bisa kita dapatkan adalah di kisaran 187.5 juta. Atau dengan DP sebesar 37.5juta.

Yang perlu diperhatikan, buying power = DP + administrasi. Dalam kasus diatas. Maka first paymentnya adalah 37.5 juta + 10 juta (5% dari harga rumah biasanya untuk keperluan administrasi). Sehingga total dana yang harus disiapkan adalah 47.5 juta.

2. Setelah menentukan posisi finansial dimana, barulah kita mencari
contoh rumah yang cocok untuk kita. Ada beberapa pilihan antara lain:

a. Rumah baru, rumah baru dari developer ini hitungannya lebih mudah. angkanya pun jelas, namun
masalahnya pilihan sangat terbatas. Waktu idle untuk menunggu
rumah tinggal ini pun cukup lama, beberapa perumahan besar bahkan memasang tenggang waktu hingga 2 tahun-an. Ini pun belum menjamin kita punya tetangga.

b. Rumah second, rumah second sebenarnya pilihan yang sangat menarik. Selain lokasinya yang lebih dekat. membeli rumah second berarti membeli masyarakat dan lingkungan yang sudah jadi. Dan rumah ini bisa langsung ditempati.

Tips dan Saran:

1. Jangka waktu cicilan baiknya adalah kurang dari 15 tahun, lebih dari itu akan memberatkan sang kreditor.

2. Rumah second selalu lebih menguntungkan dibandingkan rumah baru. Rumah second sendiri dibagi dalam 3 kategori:
-usia < 10 tahun
-usia 10-20 tahun
-usia > 20 tahun
pembagian sederhana ini didasarkan dengan penggunaan material dan design dari rumah tersebut. Rumah dalam kategori pertama sebenarnya merupakan pilihan yang terbaik. Disamping harganya lebih murah, kondisi bangunannya tergolong masih baik.

3. Lokasi adalah komponen yang signifikan, dengan budget yang terbatas. Lebih baik memilih rumah yang lebih kecil namun jelas keamanan dan sarana prasarananya. Contohnya rumah tipe 36 di BSD tentunya secara faktor strategis lebih baik daripada rumah di daerah Ciputat dengan harga yang sama misalnya. Anda masih bingung? bisa menghubungi agen-agen property yang ada seperti
ray white atau ray white property, anda bisa melihat gambar rumah idaman anda.

http://priandoyo.wordpress.com/

Temukan informasi lain mengenai Rumah Dijual, Jual Rumah, Gambar Rumah, Contoh Rumah, Rumah Tinggal, Ray White, Ray White Property hanya di Rumah Dijual / Jual Rumah : Gambar & Contoh Rumah Tinggal - Ray White Property 88DB.com

 
Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action