Tampilkan postingan dengan label koleksi tas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label koleksi tas. Tampilkan semua postingan

Kamis, 24 Juli 2008

Merawat Tas Kulit

Tas dari bahan kulit biasanya lebih awet. Apalagi tas kulit dengan samakan yang sangat halus, akan menjadi koleksi yang istimewa. Namun, alangkah sayangnya jika Anda tak merawat tas tersebut dengan tepat. Harga tas kulit yang lumayan mahal itu tak akan tampak istimewa lagi. Tak jarang timbul bercak putih karena tas disimpan lama pada tempat yang lembab. Karenanya agar tas kulit Anda tetap terlihat seperti tas baru dan awet, ada beberapa tips yang dapat Anda lakukan:

- hindarkan kontak langsung dengan sinar matahari dalam waktu lama. Paparan sinar matahari dapat merusak permukaan bahan tas kulit, misalnya pecah-pecah atau terlihat seperti retak.

- hindarkan air. Jika terlanjur terkena air, segera keringkan dengan lap kering dan bertekstur lembut.

- simpanlah tas yang tidak digunakan dalam kantong penyimpan (dust bag). Jika tas sudah tidak digunakan lagi dalam waktu yang relatif lama, sekali-kali tas dapat dikeluarkan dari kemasannya dan diangin-anginkan.

- jangan pernah menyimpan tas kulit berdekatan atau menempel dengan tas berbahan plastik. Karena tas plastik dapat menyerap bahan pencelup warna pada kulit. Hal itu dapat menyebabkan tas kulit bernoda yang terlihat seperti terkena jamur.

- jika tas disimpan dalam lemari, gunakan produk anti lembab seperti kamper atau silica gel yang bisa dibeli di apotek. Letakkan di dalam tas kulit Anda agar tidak berjamur.

- jika tas kulit Anda sudah terlanjur berjamur, jangan panik. Jamur dapat dihilangkan dengan cara menyikatnya dengan lap bertekstur lembut. Kalau bercak putih itu terdapat di bagian dalam tas, bersihkan dengan sikat halus baru kemudian bersihkan dengan lap kering. Gunakan sabun khusus kulit (saddle soap) atau krim pembersih khusus untuk kulit, keduanya dapat diperoleh di pasar swalayan. Agar mengkilap, gosoklah dengan kain lembut.

www.suaramerdeka.com

Selasa, 24 Juni 2008

Memilih Tas Tangan yang Aman

Tas tangan (hand-bag) sudah menjadi bagian penting dalam fashion untuk perempuan. Tas tangan cantik dan sesuai dengan busana yang digunakan, akan memberi nilai plus dalam penampilan.

Tas tangan besar dengan desain menarik memang indah dilihat dan dapat memuat banyak barang, namun jika tas itu kelewat besar, justru akan membahayakan kesehatan. Sakit punggung, leher tegang, kepala pusing, adalah beberapa gejala umum yang sering muncul akibat salah pilih tas.

Isis M. Medina, ahli terapi tulang punggung, memberikan beberapa tips memilih dan mamakai tas tangan agar penampilan tetap chic namun tak mencederai tulang punggung.

Proporsi sepuluh persen. Batas toleransi berat tas maksimal adalah sepuluh persen dari berat badan penggunanya. Jika berat badan anda 50 kg, berarti berat maksimal tas tangan anda 5 kilogram. Lebih dari itu, gunakan tas punggung (bagpack). Disadari atau tidak, tas tangan yang berat akan memaksa leher lebih menjulur ke depan, karenanya, akan menyebabkan sakit kepala, leher tegang, dan sakit punggung.

Pilih jenis pegangan. Hindari tas bertali panjang, karena beban yang barada pada salah satu sisi tubuh akan menarik tubuh anda ke samping. Berat sebelah. Bahu akan tertarik ke depan untuk mempertahankan tas pada posisinya. Juga, hindari pegangan tas dari bahan rantai, karena akan melukai kulit anda. Sebaliknya, pilihlah tas bertali pendek yang tidak terlalu tipis dan kecil. Tali tas yang terlalu kecil dengan beban tas yang berat akan menyebabkan banyak masalah.

Fitting. Tak hanya baju yang mesti dicoba sebelum dibeli. Memilih tas juga mesti dicoba, apakah benar-benar cocok dengan tubuh kita. Cobalah memakai tas tangan dengan tiga macam posisi; pertama, letakkan tali pegangan tas di atas bahu, sementara body tas diselipkan di antara lengan. Cara kedua, posisikan pegangan tas di lekukan siku. Posisi ketiga, bawalah tas dengan menentengnya di telapak tangan. Saat dipakai di atas bahu, pastikan tas anda sejajar tepat dengan pusat gravitasi tubuh anda (pusar atau pinggang), atau kalau anda bertubuh mungil, bagian atas body tas sejajar dengan garis dada.

Model compact.Tas yang terlalu besar akan mengundang anda memasukkan apa saja ke dalam tas. Namun jangan pula memilih tas yang terlalu kecil. Sesuaikan saja dengan kebutuhan.

Ruang tambahan. Seringkali kita kesulitan menemukan barang-barang tertentu di dalam tas. Pilihlah tas dengan kantong-kantong tambahan di dalamnya, sehingga tidak perlu membongkar seluruh isi tas hanya untuk menemukan ponsel atau dompet. Kantong-kantong ini juga berfungsi menempatkan setiap barang tetap pada tempatnya.

Bahan tas. Selalu pilih bahan tas yang lembut dan kuat. Tas dari bahan kulit yang lembut paling disarankan, tas berbahan nilon juga cukup baik. Hindari tas berbahan kulit yang kaku, karena akan 'terlepas' dari tubuh, dalam arti, tas tidak menempel tubuh. Jika tas kaku tersebut berisi banyak barang, ia akan menonjol dan sulit dibawa.

Jangan terpaku label. Branded mungkin menjamin kualitas tas, namun harganya selangit dan terkadang tak masuk akal. Cobalah lirik tas-tas berharga standar namun dengan kualitas baik. Sayang kan, menghabiskan puluhan juta rupiah hanya untuk membeli satu buah tas Harmes, Bvgalri, Emporio Armani, Ermenegildo Zegna, atau Guess. Padahal, dengan harga ratusan ribu saja kita bisa mendapatkan model tas yang menarik dan berkualitas buatan lokal tanpa harus ke butik tas terkenal. Beberapa merek lokal yang sudah diakui kualitasnya di antaranya Bagteria, Rodo, dan Monse.

Seimbangkan bawaan anda. Masih ingat dengan formula 10 persen? Namun jangan diartikan anda boleh membawa semuanya di satu sisi tubuh. Biasakan menyeimbangkan barang bawaan. Tangan kanan membawa tas di bahu, sementara tangan kiri menjinjing tas lain.

 
Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action