Tampilkan postingan dengan label cat mobil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cat mobil. Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 Juni 2008

Bagaimana Memilih Jenis Cat Mobil untuk Repaint

Repair cat mobil biasanya memerlukan biaya yang lumayan besar apalagi sekarang biasanya pihak bengkel menerapkan harga per panel sesuai dengan luas & kesulitan repair panel body nya. Mungkin harga sedikit mahal kalau kualitas hasil pengecatan ulang memuaskan tidak akan jadi soal, yang perlu diperhatikan adalah material yang dipakai bengkel untuk repaint, karena disini akan berpengaruh pada hasil repaint & keawetannya.

Jenis cat yang dipakai untuk repaint biasanya terdiri dari 3 macam :
- Cat Stoving [ kering dengan oven / bakar ].
- Cat Lacquer [ cepat kering tapi cat akan cepat kusam ].
- Cat Urethane [ kering dengan tambahan additive Hardener ].

Jenis cat stoving biasanya dipakai di bengkel bengkel yang mempunyai oven & pasti harganya sedikit lebih mahal, mungkin ini bisa kita pilih jika kita akan repaint total body karena hasil cat stoving akan lebih keras & lebih tahan terhadap goresan / scratch body. Jenis cat Lacquer kalo bisa kita hindari, karena walaupun lebih murah & repaint lebih cepat tapi hasilnya tidak awet & cepat kusam paling lama kuat ±1 ~ 2 tahun, sehingga jika kita ditawari bengkel cat dengan harga murah perlu dichek material yang digunakannya.Jenis cat Urethane merupakan alternatif untuk repaint dengan biaya pengecatan agak murah & awet hasil repaintnya, karena jenis cat ini bisa kering ± 8 jam dengan ditambah additive Hardener. Kualitas hasil repaint dengan cat ini juga tidak kalah dengan cat oven yaitu lebih gloss dan tahan lama, yang berbeda mungkin hanya Hardness atau kekerasannya terhadap scratch / goresan.

Satu lagi yang perlu diperhatikan agar hasil repaint lebih gloss adalah bagaimana memilih cat view / clear yang dipakai untuk lapisan terakhirnya lebih baik memakai merk yang agak mahal yang biasanya sudah satu paket satu merk antara paint clear, hardener, & thinnernya.
Jadi kesimpulannya lebih baik kita belanja sendiri material untuk repaintnya & bengkel cat mobil hanya memungut biaya jasa pengecatan saja sehingga kita tidak akan tertipu dengan pemakaian material cat yang murah.

Kamis, 12 Juni 2008

Jangan Remehkan Karat Pada Mobil Anda!

Karat, bagi tiap pemilik mobil adalah ibarat 'mimpi buruk'. Hal itu juga bisa dikatatakan sebagai 'ancaman' bagi mobil Anda, sebab karat bisa memakan body mobil Anda sedikit demi sedikit, seperti wabah yang tak terlihat. Memang, perkaratan adalah sebuah proses yang alami dan tak bisa dihilangkan. Yang mungkin bisa kita lakukan adalah menghambat prosesnya, yakni dengan pengecekan berkala pada body mobil kita yang sekiranya bermasalah.

Karat disebabkan saat permukaan besi yang 'mulus' itu bersentuhan langsung dengan air yang mengandung asam. Pada akhirnya akan terjadi semacam tumpukan bahan kimia yang menjadi ancaman serius bagi mobil. Salah satu kasus timbulnya karat yang sering terjadi adalah saat sebuah batu di biasa atau bahkan di jalan tol terbang dan mengenai permukaan pelindung cat body mobil kita, atau bahkan hingga menyebabkan cat body mobil tersebut terkelupas, hingga terlihat body dari mobil tersebut. Dalam kondisi yang basah, 'luka' body mobil tersebut akan berkarat dan dengan cepat menyebar ke seluruh body mobil. Apalagi saat perubahan cuaca yang tidak bisa diprediksi, kadang-kadang saat mengemudi di jalan raya siang hari malah turun hujan. Namun demikian, pencegahan terhadap timbulnya karat ini sebenarnya relatif mudah, dengan memperhatikan area-area mobil kita yang rawan terserang karat.

1. Bersihkan noda karat dan area selebar kurang lebih satu inci di sekitar noda tersebut dengan menggunakan kain yang telah dicelupkan ke dalam campuran penghilang karat. Bersihkan cat body mobil yang telah terkelupas dan kemudian gosoklah dengan kertas gosok (amplas) hingga karat benar-benar bersih.

2. Setelah noda karat hilang, berikan tiner pembersih primer (bukan penghilang cat) dengan menggunakan sikat gigi bekas. Gosoklah pada bagian yang berkarat dan sekitarnya. Kemudian biarkan tiner tersebut mengering.

3. Gunakan pisau yang tumpul untuk memuluskan kembali permukaan selulose dari body mobil yang telah Anda gosok tadi. Cobalah membuat area yang terkena karat tak meninggalkan bekas.

4. Setelah itu, ambil kertas gosok dengan permukaan yang sedikit lebih kasar, untuk memperhalus permukaan yang telah dibersihkan tadi. Jangan terlalu lama, yang penting area yang telah dibersihkan tadi sudah sama keadaannya dengan area sekitarnya.

5. Jika pembersihan karat itu mengakibatkan cat mobil rusak, sehingga meninggalkan bekas. Maka setelah pembersihan karat, gunakan warna cat mobil dengan yang sama dengan body mobil Anda, untuk 'menutupnya'. Kocoklah dahulu cat, kemudian oleskan cat tersebut dengan menggunakan kawat tebal atau semprotkan cat ke area yang berkarat tadi, dengan perlahan. Kemudian tunggu cat mengering hingga 24 jam, dan kemudian berikan cat pelapis.

Area yang sangat rentan terhadap karat pada mobil Anda adalah area di sekitar roda. Anda bisa mencegah pengkaratan dengan memasang pelapis atau penahan lumpur, yang biasanya dipasang pada body mobil di bagian belakang roda. Selain itu, sekitar pintu dan kunci pintu juga termasuk gampang berkarat.


Source : indonesiaindonesia.com

 
Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action