Tampilkan postingan dengan label Pakaian Anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pakaian Anak. Tampilkan semua postingan

Jumat, 18 Juli 2008

Tips Menyimpan Busana

Tak jarang kita sembarangan dalam menyimpan koleksi busana yang kita miliki. Padahal masing-masing jenis bahan busana perlu perawatan tersendiri, kalau tidak ingin busana kesayangan kita itu cepat rusak.

Nah, agar hal itu tidak terjadi pada koleksi busana kita, ada baiknya mengikuti tips menyimpan busana di bawah ini, tentunya sesuai dengan jenis bahan pakaian:

1. Busana jas, blazer, dan jaket yang terbuat dari bahan sejenis katun, drill, wol, linen, atau polyester sebaiknya disimpan dalam keadaan tergantung. Sebaiknya, gunakan hanger yang terbuat dari kayu atau yang memiliki bantalan busa untuk menjaga bentuk busana khususnya bagian pundak.

2. Busana pesta seperti ball gown, stola, selendang, dan koleksi kebaya wajib digantung. Beri jarak antar hanger, sehingga busana tidak mudah kusut.

3. Busana seperti kain songket jangan dilipat, tetapi digulung bersama selapis kertas roti, atau bisa juga digantung dengan hanger.

4. Bahan pakaian yang terbuat dari rajutan seperti cardigan atau sweater, atau busana berbahan stretch lebih baik dilipat saja. Pasalnya jika digantung, daya tarik bumi dapat membuat rajutan menjadi melar dan berubah bentuk.

5. Busana-busana santai seperti kaos atau celana pendek, sebaiknya dilipat saja untuk menghemat tempat. Dan perlu diingat, jumlah lapisan susunan pakaian tidak lebih dari 10 susun. Tentu ini akan memudahkan kita saat mengambil baju di antara tumpukan.

6. Pakaian dalam sebaiknya diletakkan di dalam laci saja. Contohnya laci berukuran panjang 55 cm, bisa memuat dua deret pakaiaan dalam. Meletakkan pakaian dalam pada laci memudahkan kita mengambil yang berada di deretan belakang karena laci dapat ditarik keluar seluruhnya.

7. Untuk kaus kaki dan stocking sebaiknya dilipat saja, jangan digulung seperti bola supaya tidak berubah bentuk.

8. Menyimpan dasi sebaiknya jangan digulung, karena dapat dipastikan bekas gulungan akan membekas. Kita dapat memakai gantungan dasi yang dipasang di dinding lemari pakaian dan dapat ditarik keluar.

9. Bagi yang memiliki kerudung simpan saja dalam keadaan terlipat atau boleh juga digantung dalam keadaan terlipat.

Jadi, coba sekarang lihat lagi lemari Anda, siapa tahu koleksi busana kesayangan Anda belum disimpan sebagaimana mestinya.

Rabu, 16 Juli 2008

Tips Belanja Pakaian dg Harga Murah


Tips lain membeli pakaian:

o Harus mempunyai perencanaan apakah membeli di toko pakaian, butik pakaian atau di
grosir pakaian. Periksa dulu lemari pakaian kita. Apa yang ada, apa yang kurang. Misalnya baju berleher tinggi belum ada pasangannya, dll.
o Anggarkan belanja Anda. Bila kita pergi ke toko dengan jatah seratus ribu rupiah untuk kemeja, kita lebih gampang mencarinya. Pergilah ke kelompok display kemeja seratus ribuan.
o Berbelanjalah lebih awal. Untuk keperluan acara reuni sekolah misalnya, kita pasti akan lebih lama memikirkan dan mengobrak abrik jenis pakain yang cocok di toko.
o Kenakan pakaian yang cocok waktu berbelanja. Bila mau mencari pakaian untuk acara khusus, sesuaikan pakaian belanja kita. Misalnya mencari gaun dengan pasangan pakaian dalam (bra) tertentu, maka bawalah jenis bra yang sama supaya ketika di coba di kamar pas sudah sesuai benar.


o Belanjalah sendiri. Bila benar-benar ingin minta second opinion, taruhlah barangnya di rak tertentu atau titipkan kepada pramuniaganya, lalu kembalilah lagi dengan mengajak teman Anda untuk memberikan pendapatnya.
o Tutup mata terhadap barang promosi. Jika kita hanya butuh pakaian tertentu, jangan lihat kiri-kanan lagi. Barang promosi (
pakaian murah ) akan membuat kita berbelanja barang yang tak dibutuhkan.
o Minta bantuan pramuniaga. Tak ada salahnya minta bantuan pramuniaga untuk mencari barang yang dibutuhkan. Berikan saja intruksinya atau keinginan kita. Kita bakal banyak menghemat waktu. Hati-hati jangan membeli barang yang tak diperlukan.
o Coba, cobalah dulu. Membeli pakaian harus teliti dengan memeriksanya secara cermat. Cobalah dipakai untuk berjalan, duduk, jongkok. Apakah ada jahitan yang putus, keliman mengerut, ritsleting macet atau kancingnya hilang? Semuanya harus berfungsi normal.
o Gunakan cermin 3 sisi. Lihatlah dari semua sudut, kiri-kanan, atas-bawah.


o Perikas label informasi. Untuk pakaian tertentu kadang digantungkan juga label aturan pemeliharaan. Misalnya sebaiknya dicuci dry clean, Jangan dimasukkan mesin cuci, atau bagaimana aturan menyetrikanya, dll.
o Kalau perlu, tanyakan juga aturan meretur barang jika ada problem nanti.
o Waktu berbelanja, bawalah tas gantung jangan tas jinjing, untuk memudahkan gerakan kita.
o Gunakan baju dan sepatu yang praktis, untuk memudahkan kita sewaktu mencoba pakaian di kamar pas.

Pakaian Anak.

Untuk pakaian anak, di bawah ini diberikan beberapa tips nya.
Over-size. Belilah pakaian yang satu nomor lebih besar dibanding size pakainnya saat ini, asal jangan kedodoran. Harus diingat, tubuh anak itu cepat perkembangannya. Kalau diberikan ukuran yang pas betul, takutnya tak bisa dipakai lagi 3 bulan mendatang.
Suka dan mau. Sebisa mungkin ajak dan libatkanlah si anak saat membeli baju. Baju yang menurut kita bagus, menarik, belum tentu disukainya. Sayang kan kalau habis membeli lalu dianggurkan si anak. Paling tidak, kenali tokoh kegemarannya, gambar kesukaannya, warna pakaian favoritnya. Pokoknya sesuaikanlah dengan seleranya.
Sesuaikan harganya. Kalau dana kita terbatas, jangan pergi ke mal kelas mahal. Carilah mal yang sesuai dengan jatah belanjanya. Bakal malu kita kalau si anak menangis gara-gara tak jadi beli, karena duitnya kurang.

source : http://tipspraktis.blogspot.com/

 
Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action