Tampilkan postingan dengan label Bunga Mawar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bunga Mawar. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 Mei 2008

BUNGA MAWAR, SI BUNGA ROMANTIS


Hampir semua orang mengenal dan menyukai mawar (Rosaceae). Tanaman dari ordo Rosanales ini pantas dijuluki "ratu bunga". Rupanya yang cantik dengan warna beragam, membuat suasana taman jadi hidup dan semarak.
Pesona mawar kian bertambah dengan tebaran aroma yang semerbak. Anda ingin mengenal lebih dekat dengan si lambang cinta ini?

Sejak dulu bunga mawar mempunyai banyak varietas. Itulah sebabnya orang menyebutnya Rosaceae atau keluarga mawar-mawaran. Seiring dengan kemajuan teknologi budidaya keluarga mawar semakin beragam. Warna-warnanya pun semakin bervariasi dari merah, ungu, hitam hingga campuran beberapa warna. Tampilan kelopak bunga juga semakin bervariasi, dari yang berkuntum tunggal, ganda hingga bertumpuk.
Mawar dikelompokkan berdasarkan perawakan dan sifat pertumbuhannya. Secara umum, ada 4 kelompok besar. Pertama, mawar semak yang banyak ditanam sebagai pagar. Kedua, mawar kerdil berupa tanaman dalam pot. Ketiga, mawar pohon dan terakhir mawar liana yang tumbuh merambat.

Berkebun Mawar
Menanam mawar sangat mudah karena bunga ini tidak memerlukan perawatan yang khusus. Mawar bisa tumbuh di daerah beriklim panas, sedang hingga dingin.
Mawar membutuhkan media tanam tanah berhumus dan drainase/pengairan yang baik. Mawar kurang subur jika ditanam pada media yang terlalu gembur dan berpasir. Jangan lupa, pilih lokasi tanam yang cukup sinar matahari agar pohon rajin berbunga dan tumbuh subur.
Menanam mawar banyak caranya, Anda bisa memperbanyak tanaman lewat biji, setek, okulasi, cangkokan dan membelah anakan. Lebih praktisnya, lakukan dengan cara setek. Agar mawar rajin berbunga, lakukan pemangkasan secara berkala supaya muncul tunas baru dan jangan lupa, beri pupuk perangsang bunga secara teratur.
Satu hal yang perlu diingat, pemangkasan sebaiknya dilakukan pada musim hujan karena tunas akan segera tumbuh dan kuntum bunga baru akan bermunculan.


Menanam Dalam Pot
Jika Anda tidak punya lahan cukup, tanamlah mawar di pot. Memang untuk cara yang satu ini perlu perlakuan khusus dan sedikit ketelatenan.
* Gunakan pot dari tanah liat/tembikar atau dari semen cor. Pot plastik kurang disarankan karena tidak berpori dan lembab sehingga akar mudah busuk dan suplai oksigen kurang.
* Terapkan media tanam dengan perbandingan 1:1:1/4 antara tanah, pupuk kandang dan pasir halus. Jika memungkinkan, kukus lebih dulu media tanam agar mikroorganisme pembusuk mati dan mawar terbebas dari penyakit.
* Tambahkan potongan batu bata atau batu kecil di dasar pot agar kelebihan air siraman dapat keluar.
* Jangan lupa, lakukan pemotongan akar dan penggantian media setiap 1-2 tahun sekali agar tanaman tumbuh subur. Jika Anda merawat dengan baik dan penuh kasih sayang, si cantik ini dapat berbunga sepanjang tahun dan bisa bertahan hidup hingga 15-20 tahun.

Mawar Potong Tahan Lama
Keindahan mawar di jambangan akan sirna seiring dengan masa layu bunga. Agar bunga potong lebih tahan lama, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan.
* Umumnya bunga layu karena pembusukan pada bekas pemotongan tangkai bunga. Kondisi ini akan menyebabkan bakteri pembusuk berkembang biak dan menyumbat saluran vaskuler. Akibatnya bunga cepat layu karena suplai makanan terhambat. Tambahkan asam benzoate pada air agar bakteri mati dan pembusukan dapat diperlambat. Cara lain, tambahkan 3 tetes cairan pemutih kain per 1 liter air.
* Bunga potong juga memerlukan nutrisi untuk memperpanjang kesegarannya. Tambahkan 1 sdt gula pada 1 liter air perendam. Jika tersedia, Anda bisa menggunakan nutrisi khusus bunga potong yang tersedia di toko bunga potong.
* Biasanya bunga potong akan menyerap air secara maksimal pada pH 3,5-4,5. Agar tidak menimbulkan dehidrasi, turunkan air pada pH ideal dengan menambahkan asam sitrat 200 mg per 1 liter air.
* Gunakan vas dari kaca, keramik atau plastik dan hindari penggunaan vas bunga yang terbuat dari logam karena bunga biasanya sensitif terhadap ethylene dalam kandungan logam.
* Potong pangkal batang menyerong agar penampang batang lebih besar dan serapan air lebih maksimal sehingga bunga lebih tahan lama.
* Luruhkan daun yang tidak diperlukan agar bunga potong mendapat suplai makanan cukup.


Bunga Simbol Kasih Sayang
Ada banyak arti di balik setangkai mawar, mulai rasa tulus, sukacita, kasih sayang bahkan dukacita. Namun di balik semua itu, ada makna cinta yang tersirat di dalam mawar.
Keanekaragaman warna bunga mawar seringkali mengungkapkan banyak arti. Agar tak terjadi salah pengertian, sebelum memberi kenali arti warna dibalik keelokan bunga mawar.
Merah: cinta, keberanian, penghargaan
Kuning: kegembiraan, kebahagiaan, kebebasan
Pink/peach: terima kasih, syukur, kekaguman, penghargaan dan simpati
Putih: penghormatan, kesucian hati, kerahasiaan, pertunangan
Merah & Putih: kebersamaan


Nikmat, Aman & Menyehatkan
Bila suatu ketika Anda jalan-jalan di Bangkok, jangan kaget kalau disuguhi makanan yang terbuat dari bunga mawar.
Di Ibukota Thailand ini banyak restoran menyuguhkan menu andalan dari bahan bunga mawar. Di Indonesia pun kita sudah terbiasa mengkonsumsi sirup mawar, atau air mawar untuk aroma kue.
Selain aman dikonsumsi, bunga mawar juga memiliki beragam khasiat. Dalam minyak asirinya terkandung geraniol dan limonene yang berfungsi sebagai antiseptik, pembunuh jamur candida albican penyebab keputihan dan menambah daya tahan tubuh.
Aromanya yang harum juga sering digunakan sebagai aromaterapi yang bersifat menenangkan dan meningkatkan mood.
Jika Anda punya waktu luang, buatlah esen mawar. Caranya: pilih varietas mawar yang beraroma sangat harum seperti jenis Papa Meilland atau Buff Beauty. Keringkan bunga, ambil daun kelopak bunga dan buang putik bunga yang berwarna putih karena akan memberi rasa pahit. Masukkan daun kelopak bunga ini ke dalam botol, tambahkan sedikit vodka atau Brandy agar aroma lebih keluar. Biarkan di tempat tertutup selama enam minggu atau hingga aroma mawar tercium tajam. Saring dan simpan di tempat tertutup. Kini Anda memiliki esen mawar yang siap digunakan untuk campuran minuman atau membuat kue.
Daun kelopak bunga kering juga dapat digunakan untuk mengharumkan teh. Rebus kelopak mawar dengan teh dan air, saring. Tambahkan gula, madu dan sedikit air jeruk lemon. Nikmati teh mawar dalam keadaan hangat, sembari mereguk kesegarannya Anda dapat menghirup aromanya.

Visit our category :

- Flowers
- Gifts
- Hampers
- International Florists
- Roses
- Wine & Spirits

Senin, 19 Mei 2008

mawar


Mawar adalah tanaman semak dari genus Rosa sekaligus nama bunga yang dihasilkan tanaman ini. Mawar liar yang terdiri lebih dari 100 spesies kebanyakan tumbuh di belahan bumi utara yang berudara sejuk. Spesies mawar umumnya merupakan tanaman semak yang berduri atau tanaman memanjat yang tingginya bisa mencapai 2 sampai 5 meter. Walaupun jarang ditemui, tinggi tanaman mawar yang merambat di tanaman lain bisa mencapai 20 meter.

Sebagian besar spesies mempunyai daun yang panjangnya antara 5-15 cm, dua-dua berlawanan (pinnate). Daun majemuk yang tiap tangkai daun terdiri dari paling sedikit 3 atau 5 hingga 9 atau 13 anak daun dan daun penumpu (stipula) berbentuk lonjong, pertulangan menyirip, tepi tepi beringgit, meruncing pada ujung daun dan berduri pada batang yang dekat ke tanah. Mawar sebetulnya bukan tanaman tropis, sebagian besar spesies merontokkan seluruh daunnya dan hanya beberapa spesies yang ada di Asia Tenggara yang selalu berdaun hijau sepanjang tahun.

Bunga terdiri dari 5 helai daun mahkota dengan perkecualian Rosa sericea yang hanya memiliki 4 helai daun mahkota. Warna bunga biasanya putih dan merah jambu atau kuning dan merah pada beberapa spesies. Ovari berada di bagian bawah daun mahkota dan daun kelopak.

Buah mawar (rose hips) dari Rosa canina

Bunga menghasilkan buah agregat (berkembang dari satu bunga dengan banyak putik) yang disebut rose hips. Masing-masing putik berkembang menjadi satu buah tunggal (achene), sedangkan kumpulan buah tunggal dibungkus daging buah pada bagian luar. Spesies dengan bunga yang terbuka lebar lebih mengundang kedatangan lebah atau serangga lain yang membantu penyerbukan sehingga cenderung menghasilkan lebih banyak buah. Mawar hasil pemuliaan menghasilkan bunga yang daun mahkotanya menutup rapat sehingga menyulitkan penyerbukan. Sebagian buah mawar berwarna merah dengan beberapa perkecualian seperti Rosa pimpinellifolia yang menghasilkan buah berwarna ungu gelap hingga hitam.

Pada beberapa spesies seperti Rosa canina dan Rosa rugosa menghasilkan buah rose hips yang sangat kaya dengan vitamin C bahkan termasuk di antara sumber vitamin C alami yang paling kaya. Buah rose hips disukai burung pemakan buah yang membantu penyebaran biji mawar bersama kotoran yang dikeluarkan. Beberapa jenis burung seperti burung Finch juga memakan biji-biji mawar.

Pada umumnya mawar memiliki duri berbentuk seperti pengait yang berfungsi sebagai pegangan sewaktu memanjat tumbuhan lain. Beberapa spesies yang tumbuh liar di tanah berpasir di daerah pantai seperti Rosa rugosa dan Rosa pimpinellifolia beradaptasi dengan duri lurus seperti jarum yang mungkin berfungsi untuk mengurangi kerusakan akibat dimakan binatang, menahan pasir yang diterbangkan angin dan melindungi akar dari erosi. Walaupun sudah dilindungi duri, rusa kelihatannya tidak takut dan sering merusak tanaman mawar. Beberapa spesies mawar mempunyai duri yang tidak berkembang dan tidak tajam.

Mawar dapat dijangkiti beberapa penyakit seperti karat daun yang merupakan penyakit paling serius. Penyebabnya adalah cendawan Phragmidium mucronatum yang menyebabkan kerontokan daun. Penyakit yang tidak begitu berbahaya seperti Tepung Mildew disebabkan cendawan Sphaerotheca pannosa, sedangkan penyakit Bercak Hitam yang ditandai timbulnya bercak-bercak hitam pada daun disebabkan oleh cendawan Diplocarpon rosae. Mawar juga merupakan makanan bagi larva beberapa spesies Lepidoptera.

Visit our category :

- Flowers
- Gifts
- Hampers
- International Florists
- Roses
- Wine & Spirits

Jumat, 16 Mei 2008

Rosaceae


Suku mawar-mawaran atau Rosaceae adalah sebuah keluarga tumbuhan yang besar, terdiri dari 3.000—4.000 spesies di dalam 100—120 marga. Mawar termasuk di dalam suku ini, demikian pula apel, pir, arbei, prem, persik, ceri, lokat, dan sebagainya. Daun pada suku ini selalu tersusun bersilangan dan biasanya disetai daun penumpu, semacam kuncup pada pangkal daun. Bunganya selalu berkelamin ganda, dan berisi banyak benang sari serta putik. Sangat sedikit anggota suku ini yang beracun. Akan tetapi semak mawar yang berbunga bisa berbahaya, karena pada batangnya terdapat duri-duri tajam yang merupakan pelindung dirinya.

Beberapa jenis suku mawar-mawaran yang terkenal antara lain Sarfajal Jepang (Chaenomeles japonica) yang disukai para pekebun karena bunganya yang merah dan indah. Arbei India (Duschenia indica) memiliki bunga berwarna kuning dan buah yang tidak berasa. Lokat (Eriobotrya japonica) adalah perdu hijau abadi kecil daerah subtropis. Bunganya berwarna kuning-putih dan mekar pada musim dingin. Pada musim semi buahnya sudah masak, kuning dan dapat dimakan.


Visit our category :

- Flowers
- Gifts
- Hampers
- International Florists
- Roses
- Wine & Spirits

 
Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action