Tampilkan postingan dengan label gambar stiker motor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gambar stiker motor. Tampilkan semua postingan

Kamis, 26 Juni 2008

Motif Tribal dan Animal Jadi Tren Stiker Mobil

Tren modifikasi mobil memang terus berkembang, tidak hanya modifikasi mesin ataupun body, sekarang modifikasi stiker mobil pun banyak diminati. Tidak heran karena dengan menepel stiker di mobil, akan memunculkan kesan tersendiri terhadap mobil. Tentu kesan tersebut muncul dari pilihan desain stiker yang dikehandaki pemilik mobil. Ingin kesan sporty, garang, atau pun feminim tinggal pilih desain dan warna stiker yang cocok.

Untuk sekarang ini motif stiker yang banyak diminati adalah motif tribal dan animal. Hal itu diungkapkan oleh Hardjo Susanto, pemilik Rainbow, pusat stiker dan bahan stiker yang berada di Jl. MT Haryono. Menurutnya, untuk motif tribal dan animal sendiri banyak variasinya, terserah pembeli mau memilih vasiasi yang mana. “Motif animal dan tribal desainnya berupa gabungan. Ada yang desainnya berbentuk elang dengan latar belakang nyala api,” jelas Hardjo Susanto.

Proses pembuatan stiker sendiri tidaklah rumit. Pelanggan bisa membawa desain atau rancangan desainnya sendiri, tapi bisa juga sekalian pesan desain. Jika desain selesai, maka selanjutnya adalah proses produksi pembuatan striker di mesin produksi. Setelah itu stiker siap dipasang di mobil sesuai dengan bentuk desainnya. Proses yang dibutuhkan untuk semua itu sekitar 3 hari sampai seminggu, tergantung desainnya.

“Di sini ada dua macam stiker, yaitu sticker cutting dan printing. Stiker cutting lebih ke seni memotong bahan stiker. Karena itu stiker cutting menggunakan warna yang solid atau warna asli striker tersebut. Sedangkan stiker printing lebih ke seni desain gambar, karena stiker printing berupa hasil printing dari gambar yang didesain,” papar Hardjo Susanto.

Selain cutting dan printing ada jenis stiker lainnya yaitu one way vision, stiker ini sebenarnya variasi dari stiker printing tapi berbeda media dan fungsinya. One way vision biasanya ditempel di kaca mobil, sesuai dengan namanya jika ditempel one way vision maka kaca hanya bisa tembus pandang dari dalam mobil sedangkan dari luar mobil tidak bisa melihat yang di dalam mobil.

“One way vision biasanya digunakan untuk media promosi. Banyak produk-produk yang menggunakan one way vision sebagai media promosi. Selain itu banyak juga perserta pilkada ataupu pilgub yang menggunakannya. Jika melihat stiker kaca yang berlubang-lubang kecil, itulah one way vision,” jelas Hardjo Susanto.

Untuk daya tahan stiker relatif bertahan lama, untuk stiker cutting misalnya mampu bertahan 5 tahun lebih. Sedangkan untuk stiker printing daya tahannya 1,5 tahun lebih. Jika ingin lebih bertahan lama bisa menggunakan pelapis. Sedangkan untuk kelekatannya, anda juga tidak perlu kuatir, karena sekarang sebagian besar stiker telah menggunakan lem kering. Dengan lem kering stiker tidak akan lengket dengan cat body sehingga tidak akan merusak cat jika dilepas dari body.

Harga stiker pun relatif terjangkau. “Biasanya pesanan stiker mobil meningkat ketika ada perlombaan, sekali even biasanya sampai empat mobil yang pasang stiker di sini. Untuk hari-hari biasa setidaknya dalam seminggu satu sampai dua mobil,” jelas Hardjo Susanto.

Kamis, 12 Juni 2008

Mencopot Stiker Body Motor

Bagi anda yang suka modifikasi motor tentu tidak asing dengan stiker body motor. bagi anda yang jarang melakukannya, terkadang kita akan membuka stiker yang berada di badan kendaraan kita, tetapi sisa lemnya masih melekat kuat dan susah untuk dihilangkan. Untuk menghilangkan bekas lem tersebut, kita bisa menggunakan minyak kayu putih dan selembar kain bersih untuk mengelapnya, niscaya sisa lem yang tadi susah dihilangkan sekarang tidak ada bekasnya lagi.

Tips mencopot stiker bodi motor

Desain body motor yang terlalu simpel kayaknya udah nggak bisa diapa-apain lagi kalo pengen dimodifikasi. Saking simpelnya pernak-pernik yang ada di bodi juga nggak banyak. Paling cuma ditempelin stiker-stiker doang sama pabriknya. Yah, mungkin biar ada sedikit aksen aja kali. Tapi kalo nggak suka stiker motor yang ada di bodi standar pabrik, mending dilepas aja. Entah itu pengen ngeganti sama desain stiker yang lebih keren, atau pengen bodi dibikin polos aja tampilannya.

Tapi nyabut stiker itu nggak boleh sembarangan. Salah-salah bisa bikin bodi rusak atau kebaret. Ikutin deh langkah-langkah aman buat nyopot stiker bodi motor berikut ini!

1. Identifikasi stiker

Sebelum mulai mencopot, pertama identifikasi dulu stiker yang pengen dibuang. Ini penting jack! Pasalnya ada stiker yang emang penting dan harus ada di motor. Contohnya kayak sticker cara perawatan motor. Sebaliknya yang nggak penting, kayak gambar sticker di bodi, boleh-boleh aja dicopot.

2. Prioritas

Setelah proses identifikasi selesai, berikutnya cari sticker mana yang susah dan yang gampang dicopot. Yang susah tuh kalo sticker yang nempel dilapisi pake clear coat. Yang gampang tentu aja sticker yang ditempel begitu aja tanpa dilapisi apapun. Dari sini bisa ditentuin mana yang pengen dikerjain lebih dulu.

3. Mencopot sticker tanpa clear coat

Yang ini agak cepet ngerjainnya, apalagi kalo motornya masih baru. Biasanya tuh sticker belum nempel-nempel banget, lantaran lemnya belum rekat banget. Bisa aja langsung dicopot setelah mencungkil bagian ujung-ujungnya pake kuku. Tapi saat mencungkil harus hati-hati, bisa-bisa cat body ikutan terkelupas. Biar lebih aman, panasi dulu sticker pake hair dyer. Panas dari hair dryer bakal mengurangi kerekatan lemnya.

4. Mencopot sticker dengan clear coat

Bagian ini agak susah lantaran harus 2 kali kerja. Pertama adalah mencopot dulu pelapisnya. Setelah itu baru mencopot stickernya. Biar gampang, caranya sih nggak jauh beda dengan cara sebelumnya. Panasin dulu sticker dan pelapisnya yang pengen dicopot, setelah itu baru dikerjain pencopotannya. Biasanya nggak cukup sekali aja pemanasan dengan hair dryer-nya. Pemanasan pertama adalah buat mencopot pelapis, dan pemanasan kedua buat mencopot stickernya.

5. Panasi berulang-ulang

Sebenernya pemanasan nggak cukup dilakuin sekali aja di awal sebelum nyopot sticker. Selama pencopotan kalo bisa pemanasan dilakuin terus-menerus, soalnya siapa tau lemnya cepat mengeras lagi. Lakuin terus pemanasan dengan hair dryer sampai sticker tercopot semua.

6. Semprot cairan pembersih

Setelah sticker berhasil dicopot semua pake cara tadi, biasanya jarang ada bekas lem yang tertinggal. Tapi nggak ada salahnya buat ngebersihin tempat bekas sticker nempel. Caranya bisa memakai semprotan pembersih, misalnya WD-40.

Source : mr2die04.multiply.com

 
Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action