Tampilkan postingan dengan label car rental hire. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label car rental hire. Tampilkan semua postingan

Selasa, 15 Juli 2008

Hidden Car Hire Costs

Renting a car is sometimes dangerous if you are not careful enough. For example car hire companies abroad will try to flog you all sorts of unnecessary extras when you arrive at the airport, and it’s easy to be caught out - particularly if you’re jet-lagged or have fractious children in tow.

The hidden costs starts with the car itself. Some companies will try to persuade you to upgrade or fob you off with one you did not order. When you book online you will usually have to choose the size of car, but holidaymakers can be told the car may not be big enough and they will be advised to get a bigger model at extra cost. If you don’t get what you paid for then the car hire firm is breaching the contract. You are entitled to claim back any extra costs of getting what you were initially promised.

Most car rentals include some level of insurance - usually called a ‘collision damage waiver’ - but will carry an excess that you must pay yourself if you make a claim.

Many companies will offer you added insurance to cut your liability to a much smaller amount - typically between £50 and £100. This can be called the ’super collision damage waiver’ or ‘damage excess insurance’.

According to a recent report, this will cost up to £10 a day for a small or compact car, but even if you pay this, the windscreen, wheels, tyres, roof or undercarriage of the vehicle may not be covered. ‘You need to make a judgment call,’ adds Mr Crowder. ‘You may feel that paying an extra amount to protect yourself in the unlikely event of making a claim may not be worth it.’

You’ll also pay through the nose for fuel if you’re not careful. Some car rental firms give you the option of buying a full tank from them and returning it empty, or paying for the petrol you use. Both of these can work out much more expensive. The best option is taking a full tank of petrol and filling it up when you return the car. You may need to plan to have enough time to full the tank.

And then there is damage to the car. Less scrupulous rental firms will try to make you cough up for damage you didn’t cause, so make sure you check the condition of the car before you drive off.


We recommend you mark any damage - no matter how small - on the car diagram that comes with the contract and get the salesman to agree with your notes. If there is more than one driver make sure you specify this when booking, as some firms charge high rates if you add more at the airport.

In short, when you get home check your credit card to make sure extra charges haven’t been slipped on to your bill.


Source : budgetcarrentalreview.com


Senin, 14 Juli 2008

Bisnis Transportasi Nyaman Liburan dengan Mobil Rental

Sebagian besar keluarga sudah menyusun agenda liburan bagi putra- putrinya yang datang setahun sekali ini. Tak ayal, orangtua mempersiapkan jauh-jauh hari rencana ini, dari tujuan, lama liburan, anggaran yang dihabiskan, hingga akomodasi yang dibutuhkan.

Angkutan dan sarana transportasi adalah hal yang pasti dibutuhkan pelancong. Terlebih bila ada beberapa lokasi yang dituju, dan waktu berlibur terbatas. "Orang liburan biasanya inginnya santai. Mereka tidak mau capek dan pusing. Makanya mereka sewa mobil saja," ujar Ferry Anthoni (46), sopir di Cipaganti Rental Mobil, Minggu (2/7), di Bandung.

Kenyamanan menikmati liburan merupakan kehendak para orangtua yang berlibur membawa anak-anaknya. Hal-hal yang merepotkan akan dihindari, seperti mobil mogok di jalan, lelah mengemudi, hingga kurang istirahat.

Menurut Ferry, konsumen merasa lebih aman meninggalkan mobilnya karena ada sopir yang menjaga dan mengawasi mobil selama mereka bersantai. Anggota keluarga tidak perlu bingung membaca peta mencari alamat yang dituju, sebab itu sudah menjadi tanggung jawab sopir mobil rental.

"Mereka tinggal duduk sampai tempat tujuan. Kita juga bisa antar- jemput mereka di stasiun, atau hotel, hingga ke tempat wisata. Sewa mobil bukan berarti tidak punya mobil," ujar Ferry.

Emmy Kemisari Warman, Humas Hotel Panghegar, mengatakan, pengunjung hotel yang menyewa mobil biasanya dari luar Jakarta, seperti Palembang dan Surabaya. Mereka berangkat ke Bandung naik pesawat, dan selama di Bandung berkeliling kota untuk belanja dan wisata kuliner menggunakan mobil sewaan atau penyedia jasa sewa mobil.

Pelancong yang ingin berkeliling kota menyewa untuk enam jam saja. Tetapi jika tujuannya ke luar kota, seperti Garut, menyewa selama sehari. "Mereka merasa aman dan lebih praktis menggunakan mobil rental," ujar Emmy. Kemudahan pemesanan menjadi salah satu jurus andalan pengusaha rental untuk meningkatkan pelayanan. Cipaganti Rental Mobil, misalnya, membuka pemesanan melalui telepon dan menjemput pelanggan di kediamannya. Konsumen tidak harus membayar di gerai rental, bisa melalui sopir yang melayaninya.

"Pelayan paling utama, ditunjang sikap profesionalitas sopir mengantarkan pelanggan. Setiap keluhan konsumen harus diperhatikan," kata Lulu Umiatun, Pegawai Pelayanan Pelanggan Cipaganti Rental Mobil.

Menurut Ferry, perubahan tujuan sering dilakukan pelanggan di tengah jalan. Selama perubahan itu wajar, tidak mencurigakan, sopir melayani keinginan konsumen. Sebelum transaksi, tujuan dan lama sewa disepakati lebih dahulu.

Biaya rental di Bandung bervariasi, bergantung jenis mobil dan jarak tujuan. Umumnya sekitar Rp 250.000-Rp 500.000 per hari, termasuk sopir dan bensin. Bagi pelancong, harga bukanlah kendala untuk mendapatkan kenikmatan dan kepuasan berlibur. (Timbuktu HarThana)

Sumber : Kompas

Baca juga Tips melakukan sewa mobil

Membeli atau Sewa Mobil ?

MAHALNYA harga mobil dan tingginya ongkos pemeliharaannya, membuat banyak orang berpendapat bahwa menyewa mobil lebih menguntungkan daripada membeli. Pendapat seperti itulah yang membuat bisnis jasa penyewaaan mobil semakin marak. Walaupun ada orang yang menyewa mobil untuk keperluan pribadi, tetapi jumlahnya tidak signifikan dan biasanya hanya untuk jangka pendek.

Penggunaan jasa penyewaan mobil sebagian besar adalah perusahaaan, terutama perusahaan-perusahaan besar. Dan, biasanya penyewaan itu dilakukan untuk jangka panjang, yakni dua sampai empat tahun. Hal itu disebabkan banyak perusahaan besar mempekerjakan tenaga-tenaga ahli, baik domestik maupun asing (expatriate), yang masa kontraknya dua sampai empat tahun. Kepada mereka diberikan fasilitas mobil berikut dengan sopirnya.

Membeli mobil hanya untuk keperluan dua sampai empat tahun dianggap tidak efisien. Karena, setelah kontrak dengan tenaga ahli berakhir, mobil dan sopirnya tidak diperlukan lagi. Mobil dengan mudah bisa dijual, walaupun harganya telah jatuh. Tetapi, bagaimana dengan nasib sopirnya?

Pertimbangan-pertimbangan seperti itulah yang membuat banyak perusahaan menggunakan jasa penyewaan kendaraan. Dengan membayar uang sewa, semua urusan selesai. Sebab, tarif sewa mobil yang ditetapkan itu sudah mencakup segala sesuatunya. Mulai dari biaya ganti oli, perbaikan, perawatan rutin, sampai asuransi. Dan, karena tarif sewa itu juga mencakup asuransi, maka segala risiko yang mungkin terjadi pada mobil yang disewa, seperti kecelakaan atau hilang, akan ditanggung oleh perusahaan asuransi.

Sebuah perusahaan minuman yang tergolong besar di kawasan Jakarta Barat, misalnya, memanfaatkan perusahaan jasa sewa mobil untuk para manajernya. Untuk mobil Toyota Kijang tahun 1996, misalnya, perusahaan ini menyewa sekitar Rp 4 juta per bulan tanpa pengemudi. Dengan pengemudi tarifnya tentu lebih mahal lagi.

TARIF sewa mobil yang ditetapkan bervariasi, tergantung pada jenis kendaraan, lama sewa, jumlah unit yang disewa, dan lain sebagainya. Antara satu perusahaan jasa sewa dengan lainnya, tarif yang dipasang hampir sama, dan jika ada perbedaan tidak terlampau mencolok. Beberapa karyawan perusahaan sewa mobil yang sering beriklan di media cetak menuturkan, biasanya untuk perusahaan biaya sewa lebih murah dibandingkan perorangan. Alasannya, di samping alasan keamanan, juga ada beberapa faktor lain seperti misalnya pembayaran akan lebih mudah jika dengan perusahaan.

Berbagai persyaratan yang ditetapkan oleh perusahaan jasa sewa mobil pada umumnya sama. Untuk perusahaan harus ada fotokopi Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), Kartu Tanda Penduduk (KTP), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dan Surat Izin Mengemudi (SIM). Sekilas persyaratan itu mudah dipenuhi, namun dalam praktiknya juga diperlukan survei.

Sebagian besar perusahaan jasa sewa ini lebih memilih perusahaan sebagai mitranya, karena pada umumnya mobil yang disewakan dalam kondisi lepas kunci (tanpa pengemudi). Sedangkan untuk perorangan dibutuhkan surat referensi dari perusahaan, dan selanjutnya harus melalui survei yang sangat ketat dari perusahaan jasa sewa mobil. Apalagi jika penyewaan mobil itu dilakukan tanpa pengemudi. Survei ketat sebelum menyewakan mobil kepada perorangan, dilakukan karena tidak selalu orang yang menyewa mobil mempunyai itikad baik. Tidak jarang terjadi, mobil yang disewa itu disewakan lagi kepada orang lain, atau bahkan mobil itu digadaikan.

Sebagai gambaran, tarif sewa untuk Toyota Kijang ditetapkan sekitar Rp 350.000 per hari (berikut pengemudi, di luar bahan bakar) dan berbagai pengeluaran seperti karcis tol, parkir, dan lain sebagainya. Sedangkan untuk luar Jakarta dipatok sekitar Rp 400.000 per hari.

Untuk jenis sedan seperti Toyota Soluna tahun 2000, harga sewa sekitar Rp 400.000 per hari. Untuk sewa perusahaan biasanya harga dapat dinegosiasikan, tergantung lama sewa dan lain sebagainya. Biasanya untuk sewa bulanan tanpa sopir, harganya bisa lebih rendah sekitar 10 persen dibanding sewa harian.

***

SITUASI ekonomi yang tidak menentu akhir-akhir ini mengakibatkan penyewaan kendaraan harian menurun 40-50 persen. Sembiring, seorang bagian transpor penyewaan mobil di kawasan Jalan Kramat Kwitang, Jakarta Pusat, mengatakan, jika sebelumnya dalam satu hari bisa keluar sekitar 10 unit kendaraan, baik sedan maupun minibus, dalam dua-tiga bulan ini hanya keluar empat sampai lima mobil. "Malahan kadang-kadang hanya dua sampai tiga unit," tambahnya.

Hal yang sama juga dikemukakan oleh Ida, bagian penerimaan pesanan kendaraan pada sebuah perusahaan penyewaan mobil di kawasan Klender, Jakarta Timur. Namun, ia menambahkan, untuk sewa bulanan keadaannya lebih baik, karena umumnya penyewanya adalah perusahaan. (Gunawan Setiadi)

Sumber : Kompas

Baca juga Tips melakukan sewa mobil

5 Tips melakukan sewa mobil (5)

Tips sewa mobil terakhir yang dapat kami berikan untuk anda setelah anda menanyakan mengenai asuransi apakah termasuk untuk pengemudi mobil dan pihak ketiga, dll yang sudah dibahas pada 5 Tips melakukan sewa mobil (4).

Pastikan anda membaca kontrak atau perjanjian sewa kendaraan dengan teliti, tanyakan mengenai hal-hal yang tidak anda mengerti, ini ditujukan agar anda memperoleh informasi yang jelas dari perusahaan rental mobil. Perjanjian sewa mobil tersebut baiknya anda simpan baik-baik dan catat nomor telepon jasa rental mobil yang dapat dihubungi setiap saat, hal ini berguna jika terjadi sesuatu dengan anda selama di perjalanan.

Selamat menikmati perjalanan anda dengan menyewa kendaraan aman & terpercaya

Silahkan lihat 5 Tips melakukan sewa mobil berikut ini dari awal

 
Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action