Tampilkan postingan dengan label Antena TV. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Antena TV. Tampilkan semua postingan

Senin, 22 September 2008

Memasang Antena Parabola / Antena TV?

Bagaimana cara memasang antena parabola dengan cara yang baik dan benar? Agar frekuensi sinyal yang kita dapatkan untuk menonton siaran TV atau sebagai peralatan interface internet dengan menggunakan antena parabola baik? Berikut langkah-langkah yang perlu diperhatikan pada saat pemasangan antena parabola tersebut :

1. Posisi Parabola :
Letakkan parabola di bidang ( tempat terbuka ) tidak ada halangan ke langit bebas ( bebas dari rintangan seperti : pepohonan, gedung, dll ) serta datar. Untuk menentukan kedatarannya, bisa dengan cara menuang air ke baskom. Bila air penuh tepat lurus di bibir baskom berarti bidang cukup datar terhadap bumi. Bila posisinya miring, gunakan papan yang diganjal untuk mendapatkan bidang yang datar.

2. Penentuan Posisi Parabola :
Buatlah garis vertikal dan horizontal pada parabola untuk membantu penentuan posisinya. Titik temu garis ini harus berada tepat di dasar parabola ( gunakan gundu, tempat di mana gundu diam itulah titik dasar parabola ). Setelah digaris, berikan penanda empat arah mata angin seperti gambar berikut:

kompas.jpg

Arahkan piringan parabola ke arah mata angin menggunakan kompas yang diletakkan di dasar parabola ( yaitu titik pertemuan garis vertikal dan garis horizontal tersebut). Atur agar keempat arah mata angin itu sesuai dengan yang ditunjukkan di kompas.

3. Pemasangan LNBF :
Pasanglah LNBF pada bracket yang disediakan LNBF pada parabola. Untuk menentukan tinggi bracket yang tepat, bisa dengan cara menggunakan rumus berikut :

rumus.jpg

4. Pengaturan Sinyal :
Jika antena parabola sudah terpasang ( termasuk kabel-kabel konektornya ), kemudian aturlah agar sinyal diterima sebesar mungkin dengan mengkoreksi dudukan ( posisi ) piringan parabola. Kekuatan sinyal yang diperlukan >= 60% dan kualitas >= 70% dengan indikator warna hijau pada receiver yang artinya sudah cukup stabil menerima sinyal. Pada STB, gambar akan tampak baik bila sinyal ada di atas 60%, kualitas di atas 70% dan bar persentase menunjukkan warna hijau ( bisa berbeda di tiap STB ).

Untuk lebih jelasnya trik dan tips memasang antena parabola ini, bisa referensi ke situs ini dan search dengan Google aja dech. Semoga bermanfaat! ;)

5. siaran tv online

keuntungan mengunnakan antena parabola adalah kita dapat memperoleh siaran tv online dari setiap negara, sehingga memudahkan dan membuat waktu kita lebih hemat.

Sebelum memutuskan untuk membeli 1 set peralatan antena parabola, sebaiknya kita pikirkan dulu kebutuhan kita dalam “menonton” sampai dimana. Apakah kita hanya perlu menonton televisi gratis atau FTA (Free to Air) saja, atau kita berencana untuk sekaligus berlangganan televisi berbayar atau PayTV misalnya Astro, Indovision, dan Telkomvision.

Perhatikan betul-betul kebutuhan kita dalam siaran TV / menonton tv tersebut. Sehingga kita bisa menentukan jenis peralatan yang sesuai.

Peralatan parabola dalam 1 set adalah: Dish (Antena Parabola), LNB (Low Noise Block Converter), Kabel Coaxial (menghubungkan LNB ke Receiver), Receiver (selanjutnya kita sebut saja dengan Rx), dan yang terakhir adalah televisi tentunya (yang ini pasti udah siap sebelumnya).

Dish, atau cukup kita sebut dengan parabola terdiri dari 2 (dua) jenis yaitu Dish Mesh dan Dish Solid. Dish mesh bentuk reflektornya adalah “jaring-jaring”, sedangkan dish solid reflektornya terbuat dari logam tanpa lobang atau sepenuhnya logam. Besar atau kecilnya dish sangat berpengaruh dalam menentukan penerimaan signal televisi satelit. Samakin besar semakin bagus. Jika anda berada di daerah dengan “beam” sinyal satelit yang kuat, dish dengan diameter 6 ft bentuk jaring saja sudah cukup. Tetapi jika anda berada di daerah yang jauh dari beam atau bahkan kadang-kadang “di luar” (Satellite Yamal 202 misalnya), sebuah dish besar akan sangat menentukan dalam menangkap sinyal yang dipancarkan satelit ini (sangat bagus lagi jika dalam bentuk solid).


source : http://devry.wordpress.com/

Temukan informasi lain mengenai Busana & Pakaian Wanita : Butik Baju Wanita Online - Koleksi & Model Baju Wanita hanya di 88DB.com

Jumat, 25 Juli 2008

Cara Memasang Antena Parabola / Antena TV?

Bagaimana cara memasang antena parabola dengan cara yang baik dan benar? Agar frekuensi sinyal yang kita dapatkan untuk menonton siaran TV atau sebagai peralatan interface internet dengan menggunakan antena parabola baik? Berikut langkah-langkah yang perlu diperhatikan pada saat pemasangan antena parabola tersebut :

1. Posisi Parabola :
Letakkan parabola di bidang ( tempat terbuka ) tidak ada halangan ke langit bebas ( bebas dari rintangan seperti : pepohonan, gedung, dll ) serta datar. Untuk menentukan kedatarannya, bisa dengan cara menuang air ke baskom. Bila air penuh tepat lurus di bibir baskom berarti bidang cukup datar terhadap bumi. Bila posisinya miring, gunakan papan yang diganjal untuk mendapatkan bidang yang datar.

2. Penentuan Posisi Parabola :
Buatlah garis vertikal dan horizontal pada parabola untuk membantu penentuan posisinya. Titik temu garis ini harus berada tepat di dasar parabola ( gunakan gundu, tempat di mana gundu diam itulah titik dasar parabola ). Setelah digaris, berikan penanda empat arah mata angin seperti gambar berikut:

kompas.jpg

Arahkan piringan parabola ke arah mata angin menggunakan kompas yang diletakkan di dasar parabola ( yaitu titik pertemuan garis vertikal dan garis horizontal tersebut). Atur agar keempat arah mata angin itu sesuai dengan yang ditunjukkan di kompas.

3. Pemasangan LNBF :
Pasanglah LNBF pada bracket yang disediakan LNBF pada parabola. Untuk menentukan tinggi bracket yang tepat, bisa dengan cara menggunakan rumus berikut :

rumus.jpg

4. Pengaturan Sinyal :
Jika antena parabola sudah terpasang ( termasuk kabel-kabel konektornya ), kemudian aturlah agar sinyal diterima sebesar mungkin dengan mengkoreksi dudukan ( posisi ) piringan parabola. Kekuatan sinyal yang diperlukan >= 60% dan kualitas >= 70% dengan indikator warna hijau pada receiver yang artinya sudah cukup stabil menerima sinyal. Pada STB, gambar akan tampak baik bila sinyal ada di atas 60%, kualitas di atas 70% dan bar persentase menunjukkan warna hijau ( bisa berbeda di tiap STB ).

Untuk lebih jelasnya trik dan tips memasang antena parabola ini, bisa referensi ke situs ini dan search dengan Google aja dech. Semoga bermanfaat! ;)

5. siaran tv online

keuntungan mengunnakan antena parabola adalah kita dapat memperoleh siaran tv online dari setiap negara, sehingga memudahkan dan membuat waktu kita lebih hemat.

Sebelum memutuskan untuk membeli 1 set peralatan antena parabola, sebaiknya kita pikirkan dulu kebutuhan kita dalam “menonton” sampai dimana. Apakah kita hanya perlu menonton televisi gratis atau FTA (Free to Air) saja, atau kita berencana untuk sekaligus berlangganan televisi berbayar atau PayTV misalnya Astro, Indovision, dan Telkomvision.

Perhatikan betul-betul kebutuhan kita dalam siaran TV / menonton tv tersebut. Sehingga kita bisa menentukan jenis peralatan yang sesuai.

Peralatan parabola dalam 1 set adalah: Dish (Antena Parabola), LNB (Low Noise Block Converter), Kabel Coaxial (menghubungkan LNB ke Receiver), Receiver (selanjutnya kita sebut saja dengan Rx), dan yang terakhir adalah televisi tentunya (yang ini pasti udah siap sebelumnya).

Dish, atau cukup kita sebut dengan parabola terdiri dari 2 (dua) jenis yaitu Dish Mesh dan Dish Solid. Dish mesh bentuk reflektornya adalah “jaring-jaring”, sedangkan dish solid reflektornya terbuat dari logam tanpa lobang atau sepenuhnya logam. Besar atau kecilnya dish sangat berpengaruh dalam menentukan penerimaan signal televisi satelit. Samakin besar semakin bagus. Jika anda berada di daerah dengan “beam” sinyal satelit yang kuat, dish dengan diameter 6 ft bentuk jaring saja sudah cukup. Tetapi jika anda berada di daerah yang jauh dari beam atau bahkan kadang-kadang “di luar” (Satellite Yamal 202 misalnya), sebuah dish besar akan sangat menentukan dalam menangkap sinyal yang dipancarkan satelit ini (sangat bagus lagi jika dalam bentuk solid).

Kamis, 17 Juli 2008

Cara Memasang Antena Televisi


Waktu mendengarkan siaran gelombang menengah dari jarak dekat, hampir tidak perlu memasang antena, akan tetapi untuk menangkap siaran gelombang pendek yang lemah dari luar negeri yang jauh, biar bagaimanapun perlu memasang antena. Terutama di ruangan di dalam gedung yang terbuat dari beton, yang bagi arus listrik merupakan kamar yang dibatasi atau dihalangi oleh tembok, biar bagaimanapun perlu untuk memasang antena di luar gedung.

Kalau tidak dapat memasangnya di luar gedung, gantungkanlah kawat antena yang panjangnya kira-kira 4 sampai 5 meter di luar jendela, tetapi jangan sampai menyentuh gedung. Kalau rumah dari kayu, dengan antena dalam ruangan pun sudah cukup besar efisiensi penangkapannya. Untuk memasang antena, kita mendirikan tiang atau menggunakan bangunan yang tinggi, pohon-pohon, dan sebagainya. Tiang atau pohon yang digunakan untuk memasang antena, makin tinggi, makin baik.

Yang paling baik adalah di atas 10 m, akan tetapi kalau dalam keadaan terpaksa, lebih rendah dari itu pun tidak apa-apa. Baik kawat bungkus maupun kawat yang biasa, yang tidak dibungkus, kedua duanya dapat dipergunakan. Hanya saja, pada waktu memasang kawat yang biasa, bagian yang ditarik ke dalam rumah harus disekat atau dibungkus oleh sesuatu. Kalau memasang antena dengan menggunakan kawat yang tidak dibungkus, untuk bagian yang dipasang di dalam rumah, lebih baik pakai kawat bungkus, bagian sambungan kawatnya harus disambung dengan sekuat mungkin.

Dan di kedua ujung antena yang dipasang perlu dimasukkan insulator yang berbentuk telur. Untuk menangkap siaran gelombang pendek tidaklah suatu keharusan untuk memasang penangkal petir, akan tetapi untuk mencegah bahaya kilat, sebaiknya dipasang penangkal petir, dan memasukkan single pole double throw switch di antara kawat antena dan kawat penangkal petir, lihat gambar 5.

Untuk penangkal petir, dapat dipergunakan tiang tembaga atau papan tembaga yang dikuburkan dalam tanah sedalam mungkin. Pada waktu memasang antena, harap diperhatikan peraturan setempat, karena di beberapa negara di Asia dan Afrika, terdapat larangan untuk memasang antena di luar rumah. Di Indonesia boleh dipasang, hanya tingginya jangan sampai melebihi kira-kira dua meter.

Jenis-jenis Antena

Selain tiga jenis antena yang akan kami kemukakan, banyak jenis antena yang lainnya, akan tetapi semuanya mempunyai prinsip yang sama. Kawat antena yang bagaimanapun dapat dipakai, asal saja terbuat dari logam. Pilihlah yang paling mudah diperoleh di antara bermacam-macam kawat antena, seperti kawat biasa, kawat baja biasa, kawat yang dipilin, kawat aluminium, feeder untuk televisi, dan sebagainya.

1. Antena kawat panjang (longwire antenna) atau antena miring

Antena yang sangat sederhana, seperti dalam gambar 2, yang dipasang dengan mempergunakan bangunan-bangunan dan pohon yang tinggi, atau tiang yang ada di dekat rumah kita.

2. Antena bentuk L terbalik

Seperti dalam gambar nomor 3, pasanglah bagian atasnya sejajar dengan permukaan tanah. Makin tinggi, makin baik. Panjang bagian antena yang sejajar dengan permukaan tanah, cukup 10 sampai 15 m.

3. Antena doublet

Antena yang menangkap jalur getaran yang tertentu saja, seperti dalam gambar 4, sebagaimana yang terlihat pada gambar, elemennya adalah seperempat (1/4) dari panjang arus getaran yang ditangkap. Jadi, kalau menangkap siaran pada jalur getaran 99 MHz, riak gelombang 31 m, panjangnya adalah seperempat (1/4) dari 31 m, yaitu kira kira 7,75 m. Tetapi, kalau dengan ini saja yang dapat ditangkap hanya jalur getaran yang tertentu saja, kadang-kadang dipakai juga antena twin doublet, yang merupakan 2 antena doublet yang disatukan.

Karena antena bentuk ini memiliki dua buah, pada waktu dipergunakan harus disambungkan pada terminal antena dengan memakai kabel koaksial 75 ohm, yang disebut 3C-2V. Pada waktu memasang antena doublet perlu dipikirkan arahnya, karena antena ini memiliki direktivitas. Pendek kata, harus dipasang dengan sudut yang lurus ke arah dari mana arus listrik datang.

4. Antenna wifi

Antena yang dapat menangkap gelombang televisi yang sangat minim, antena ini juga dapat mencapai gelombang terjauh sehingga gelombang terkecilpun dapat di tangkap oleh jenis antenna ini.

source : http://dirgantara.idxc.org/

Sabtu, 12 Juli 2008

Cara Memasang Antena Parabola / Antena TV?


Bagaimana cara memasang antena parabola dengan cara yang baik dan benar? Agar frekuensi sinyal yang kita dapatkan untuk menonton siaran TV atau sebagai peralatan interface internet dengan menggunakan antena parabola baik? Berikut langkah-langkah yang perlu diperhatikan pada saat pemasangan antena parabola tersebut :

1. Posisi Parabola :
Letakkan parabola di bidang ( tempat terbuka ) tidak ada halangan ke langit bebas ( bebas dari rintangan seperti : pepohonan, gedung, dll ) serta datar. Untuk menentukan kedatarannya, bisa dengan cara menuang air ke baskom. Bila air penuh tepat lurus di bibir baskom berarti bidang cukup datar terhadap bumi. Bila posisinya miring, gunakan papan yang diganjal untuk mendapatkan bidang yang datar.

2. Penentuan Posisi Parabola :
Buatlah garis vertikal dan horizontal pada parabola untuk membantu penentuan posisinya. Titik temu garis ini harus berada tepat di dasar parabola ( gunakan gundu, tempat di mana gundu diam itulah titik dasar parabola ). Setelah digaris, berikan penanda empat arah mata angin seperti gambar berikut:


Arahkan piringan parabola ke arah mata angin menggunakan kompas yang diletakkan di dasar parabola ( yaitu titik pertemuan garis vertikal dan garis horizontal tersebut). Atur agar keempat arah mata angin itu sesuai dengan yang ditunjukkan di kompas.

3. Pemasangan LNBF :
Pasanglah LNBF pada bracket yang disediakan LNBF pada parabola. Untuk menentukan tinggi bracket yang tepat, bisa dengan cara menggunakan rumus berikut :


4. Pengaturan Sinyal :
Jika antena parabola sudah terpasang ( termasuk kabel-kabel konektornya ), kemudian aturlah agar sinyal diterima sebesar mungkin dengan mengkoreksi dudukan ( posisi ) piringan parabola. Kekuatan sinyal yang diperlukan >= 60% dan kualitas >= 70% dengan indikator warna hijau pada receiver yang artinya sudah cukup stabil menerima sinyal. Pada STB, gambar akan tampak baik bila sinyal ada di atas 60%, kualitas di atas 70% dan bar persentase menunjukkan warna hijau ( bisa berbeda di tiap STB ).

Untuk lebih jelasnya trik dan tips memasang antena parabola ini, bisa referensi ke situs ini dan search dengan Google aja dech. Semoga bermanfaat! ;)

5. siaran tv online

keuntungan mengunnakan antena parabola adalah kita dapat memperoleh siaran tv online dari setiap negara, sehingga memudahkan dan membuat waktu kita lebih hemat.

Sebelum memutuskan untuk membeli 1 set peralatan antena parabola, sebaiknya kita pikirkan dulu kebutuhan kita dalam “menonton” sampai dimana. Apakah kita hanya perlu menonton televisi gratis atau FTA (Free to Air) saja, atau kita berencana untuk sekaligus berlangganan televisi berbayar atau PayTV misalnya Astro, Indovision, dan Telkomvision.

Perhatikan betul-betul kebutuhan kita dalam siaran TV / menonton tv tersebut. Sehingga kita bisa menentukan jenis peralatan yang sesuai.

Peralatan parabola dalam 1 set adalah: Dish (Antena Parabola), LNB (Low Noise Block Converter), Kabel Coaxial (menghubungkan LNB ke Receiver), Receiver (selanjutnya kita sebut saja dengan Rx), dan yang terakhir adalah televisi tentunya (yang ini pasti udah siap sebelumnya).

Dish, atau cukup kita sebut dengan parabola terdiri dari 2 (dua) jenis yaitu Dish Mesh dan Dish Solid. Dish mesh bentuk reflektornya adalah “jaring-jaring”, sedangkan dish solid reflektornya terbuat dari logam tanpa lobang atau sepenuhnya logam. Besar atau kecilnya dish sangat berpengaruh dalam menentukan penerimaan signal televisi satelit. Samakin besar semakin bagus. Jika anda berada di daerah dengan “beam” sinyal satelit yang kuat, dish dengan diameter 6 ft bentuk jaring saja sudah cukup. Tetapi jika anda berada di daerah yang jauh dari beam atau bahkan kadang-kadang “di luar” (Satellite Yamal 202 misalnya), sebuah dish besar akan sangat menentukan dalam menangkap sinyal yang dipancarkan satelit ini (sangat bagus lagi jika dalam bentuk solid).


source : http://devry.wordpress.com/

 
Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action